SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengajak generasi muda mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah, terutama dalam penanganan persoalan sampah dan penciptaan lapangan kerja melalui kewirausahaan.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS (KDS) saat membuka kegiatan Bupati Sapa Pemuda 2026 yang digelar secara hybrid dan dipusatkan di Gedung Moh Toha Soreang, Kamis 4 Juni 2026.
Menurut KDS, Kabupaten Bandung saat ini tengah menikmati bonus demografi dengan jumlah penduduk usia produktif mencapai lebih dari 53 persen. Kondisi tersebut akan menjadi keuntungan apabila generasi muda memiliki kompetensi, keterampilan, kreativitas, dan kemandirian.
“Jangan hanya menjadi penonton perubahan. Pemuda harus menjadi pelaku pembangunan dan mengambil peran dalam kemajuan Kabupaten Bandung,” kata KDS.
Salah satu persoalan yang menurutnya membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda adalah pengelolaan sampah. Dengan jumlah penduduk sekitar 3,9 juta jiwa, Kabupaten Bandung saat ini menghasilkan sekitar 1.820 ton sampah per hari. Sementara kuota pembuangan ke TPA Sarimukti hanya sekitar 280 ton per hari.
Menurut KDS, kondisi tersebut tidak bisa sepenuhnya diselesaikan pemerintah sehingga membutuhkan partisipasi masyarakat, termasuk kalangan pemuda.
“Saya mengajak para pemuda untuk membangun budaya hidup bersih, mengurangi sampah dari sumbernya, serta menghadirkan berbagai inovasi dan gerakan kreatif untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
KDS menegaskan sampah tidak selalu menjadi masalah, tetapi juga dapat memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik. Karena itu, ia mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha muda yang bergerak di bidang ekonomi sirkular dan pengelolaan lingkungan.
Pada kesempatan tersebut, KDS juga memotivasi para pemuda agar tidak hanya bercita-cita menjadi aparatur sipil negara (ASN), tetapi berani membangun usaha sendiri dan menciptakan lapangan kerja.
“Jangan berpikir hanya ingin menjadi PNS. Pemuda harus berani menjadi pengusaha, kreatif, mandiri, dan terus meningkatkan kapasitas dirinya,” katanya.
Ia mengatakan keberanian, kejujuran, dan tanggung jawab merupakan modal penting bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan. Pemerintah Kabupaten Bandung, lanjutnya, akan terus membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan organisasi kepemudaan untuk mendukung tumbuhnya wirausaha muda serta penciptaan lapangan kerja baru.
“Saya yakin pemuda Kabupaten Bandung mampu menjadi generasi yang kreatif, inovatif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar KDS.***







