Bale Bandung

Dalam Setahun, Pemkab 4 Kali Pantau Peredaran Daging Celeng

×

Dalam Setahun, Pemkab 4 Kali Pantau Peredaran Daging Celeng

Sebarkan artikel ini
Satgas Pangan Kab Bandung mengecek peredaran daging celeng. by Humas Pemkab
Satgas Pangan Kab Bandung mengecek peredaran daging celeng di pasar. by Humas Pemkab

SOREANG, Balebandung.com – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Bandung rutin melakukan monitoring dan pengawasan distribusi kebutuhan bahan pokok. Kegiatan yang dilakukan minimal empat kali dalam setahun tersebut, salah satunya memprioritaskan pengawasan pada peredaran daging celeng (babi hutan).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung Popi Hopipah, menyikapi beredarnya daging babi yang dioplos menyerupai daging sapi di pasaran.

“Dalam kegiatan pengawasan rutin yang kami lakukan, tidak ditemukan adanya penjualan daging celeng, terutama yang berasal dari daerah sekitar Kabupaten Bandung. Namun di luar dugaan, ada penjualan daging babi ternak dari luar Kabupaten Bandung,” ungkap Kepala Disperindag (Kadisperindag) di Soreang, Jumat (15/5/20).

Popi menjelaskan daging babi ternak yang berasal dari daerah Solo, yang dioplos dengan daging sapi itu, merupakan temuan kasus baru. Metode pemasarannya dilakukan pelaku dengan menjual kepada pengecer. “Pengecer ini berjualan di lapak luar pasar, jauh dari lokasi UPT (Unit Pelayanan Teknis) Pasar. Sehingga sulit dilakukan pengawasan, selain itu juga berada di luar kewenangan kami,” jelasnya.

Berdasarkan pengakuan dari pelaku, beber Popi, sebanyak 60 ton daging babi didistribusikan ke seluruh wilayah Bandung Raya. Temuan kasus daging babi di Kabupaten Bandung, merupakan sebuah prestasi dari Satgas Pangan Kabupaten Bandung.

“Satgas di bawah pimpinan Pak Kapolresta ini, telah mengungkap penjualan daging babi di Kabupaten Bandung. Pengawasan yang kami lakukan secara rutin, adalah salah satu upaya untuk memberikan kenyamanan. Meyakinkan kepada masyarakat, bahwa kios daging yang ada di pasar tradisional Kabupaten Bandung, aman dari daging babi,” beber Popi.

Rapid test pada daging di semua kios dan lapak daging di pasar tradisional telah dilakukan. Antara lain di Pasar Soreang, Baleendah, Majalaya dan Banjaran. “Kami bekerjasama dengan Balai Besar Veteriner Subang dan Kementerian Pertanian RI, melakukan rapid test daging di seluruh kios dan lapak daging di empat pasar. Dan hasilnya, semua dinyatakan negatif,” terang Popi.

Sementara untuk lokasi pasar lainnya, pihaknya akan menjadwalkan pada kegiatan tes berikutnya. Hal itu dilakukan guna memberikan kenyamanan dan perlindungan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung.

Pada kesempatan itu, ia menguraikan perbedaan antara daging sapi, babi ternak dan celeng. Daging sapi berwarna merah tua, berserat kasar dan rapat, bertekstur kenyal, lemak dagingnya tebal dan keras, serta memiliki aroma khas bau sapi.

“Daging babi ternak warnanya merah pucat, serat dagingnya halus dan renggang, bertekstur lunak, lemak dagingnya tebal dan lunak, serta memiliki aroma amis. Lain lagi dengan daging celeng, dia punya warna merah muda, serat dagingnya agak kasar tapi teksturnya lunak, lemak dagingnya tipis, dan beraroma amis dan anyir,” urainya.

Pihaknya mengimbau seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Bandung, untuk cermat, waspada dan hati-hati saat membeli daging sapi. Salah satunya dengan tidak tergiur harga murah di bawah harga pasar.

“Belilah daging sapi di kios resmi, jangan membeli daging sapi di luar pasar atau kaki lima. Apalagi jika ada yang tiba-tiba berjualan, dengan selisih harga yang jauh lebih murah. Bila ditemukan pedagang yang mencurigakan seperti itu, cepat laporkan kepada kami atau pihak berwajib,” kata Popi.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]