Bale Jabar

Fanny Sabila; “Yang Penting Terus Berkarya”

×

Fanny Sabila; “Yang Penting Terus Berkarya”

Sebarkan artikel ini
Fanny Sabila

BANDUNG – Penyanyi pop sunda muda belia Fanny Sabila (18) sedang menyiapkan albumnya yang kelima dengan salah satu single “Hareupeun Eunteung”.

Siswi kelas 3 SMA Negeri 1 Cimahi Bandung ini memang sedang naik daun dengan beberapa hits lagu pop sunda dan makin banyak fansnya. Akun Instagramnya diikuti 60.3 k followers.

Seperti lagu Iraha Kawin, Tepung Salangkung, Ukur Titipan dan lagu lainnya. Sebelumnya Fanny baru membereskan album keempat “Tepung Salangkung”.

“Selain sekolah, aktifitas Fanny banyak jadwal manggung, endorse barang, makanan dan lain-lain. Sekarang lagi bikin album kelima,” kata Fanny kepada Balebandung.com.

Di tengah padatnya jadwal manggung, Fanny terus berupaya menghasilkan karya melalui lagu-lagu pop sunda. Prinsipnya bagi Fanny, menjadi artis bukan tujuan utama, tapi ia lebih fokus untuk terus berkarya.

“Yang penting terus berkarya. Karena obsesi Fanny tiada lain pengen punya suatu karya yang bisa menghibur dan dinikmati semua kalangan masyarakat, khususnya bagi urang sunda. Untuk jadi artis sebetulnya bukan tujuan utama Fanny. Tapi sekarang sudah banyak yang menyebut Fanny artis pop sunda, ya ngga apa-apa lah,” kata mojang Bandung kelahiran 8 Juni 2000 ini.

Fanny yang kini tinggal bersama orangtuanya H Sopandi Wijaya dan Ny Hj Imas Jubaedah, di Jalan Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung ini memang sejak kecil suka musik khususnya musik pop sunda. Itu juga karena darah seni mengalir dari ayahnya, yang sejak Fanny lahir sering diperdengarkan dengan lagu pop sunda.

Lagu “Ukur Titipan” yang diciptakan ayahnya sendiri H. Sopandi di youtube sudah dikilk 170,172 views, cekidot gan;

https://www.youtube.com/watch?v=TaNjVUc-Ot4

Fanny mulanya belajar otodidak, kemudian didukung oleh ayahnya. Dengan dukungan ayahnya, selanjutnya Fanny dilatih pupuh oleh Asep Wahyudin sewaktu SD, sehubungan ada lomba pupuh tingkat SD se-Kota Cimahi, se-Kota Bandung, maupun se-Jawa Barat. Dari perlombaan pupuh itu, Fanny meraih juara pertama sejak SD, maupun tingkat SMP hingga SMA.

Lebih dari itu, untuk memperdalam pengetahuan vocal sunda, terutama kawih dan tembang, Fanny pun berguru kepada ibunya Ny Elis di Manglayang, Cileunyi, Kabupaten Bandung.

“Sejak kecil Fanny suka nyanyi, sampai suatu saat ada hajatan tetangga di situ Fanny juga ingin tampil nyanyi. Ceritanya kaul. Dari situ Fanny mendapat dukungan orangtua untuk berlatih menyanyi, dilatih pupuh dan vokal, sampai akhirnya dibikinkan lagu ciptaan ayah Fanny sendiri saat masih di SMP,” tuturnya.

Selain penyanyi, mojang ini rupaya juga bobotoh Persib. Sejak SD kelas 5, Fanny memang suka dibawa nonton Persib sama ayahnya di Stadion Jalak Harupat Soreang. “Dari situ, saya mulai suka Persib, walaupun waktu itu belum ngerti sepakbola,” kata dia.

Sekarang Fanny sudah kelas tiga SMA, mau lanjut kuliah di mana? “Insya Allah, mau lanjut ke ISBI Bandung,” tutupnya. [iwa]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]

Bale Jabar

balebandung.com – Yayasan Bakti Keberagaman Indonesia (YBKI) akan menggelar Bakti Indonesia: Gerakan Derma Sosial dalam Keberagaman Indonesia selama tiga hari, 6–8 Agustus 2026, di Klenteng Agung Sam Poo Kong, Semarang, Jawa Tengah. Ketua YBKI, Mulia Jayaputri, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat semangat keberagaman melalui pelayanan kesehatan dan kegiatan […]