Bale Bandung

Januari 2021, Geo Dipa Energi Bor 4 Sumur Geothermal

×

Januari 2021, Geo Dipa Energi Bor 4 Sumur Geothermal

Sebarkan artikel ini
Managemen PT Gio Dipa, Hefi Hendri,bersama PWI Kab Bandung dan IJTI Bandung Raya di Soreang, Kab Bandung, Rabu (23/12/20). by PWI
Managemen PT Gio Dipa, Hefi Hendri,bersama PWI Kab Bandung dan IJTI Bandung Raya di Soreang, Kab Bandung, Rabu (23/12/20). by PWI

SOREANG, Balebandung.com – PT Geo Dipa Energi berencana menggali empat sumur panas bumi atau geothermal di Kabupaten Bandung pada Januari 2021.

Untuk itu Geo Dipa harus menyiapkan lahan seluas 5,2 hektar, sebagai lahan pengganti proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit 2, di Kecamatan Pasirjambu dan Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Lahan seluas itu untuk mengganti lahan Perhutani yang akan digunakan untuk areal pengeboran empat sumur baru dari 16 sumur, pengembangan proyek PLTP Patuha 2.

“Yang 12 sumur lahannya sudah tersedia, yaitu lahan milik Geo Dipa. Sedangkan empat sumur lagi menggunakan lahan baru. Karena berada di kawasan lahan milik pemerintah, maka penggantinya harus dua kali lipat,” kata Hefi Hendri, HSE & Social Safeguard Manager PT Gio Dipa, saat acara Coffee Morning bersama PWI Kabupaten Bandung dan IJTI Korda Bandung Raya, di Grand Sunshine Resort, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (23/12/20).

Menurut Hefi Hendri, untuk pengeboran empat sumur PLTP Patuha 2 membutuhkan lahan seluas 2,8 hektar. Sedangkan lahan penggantinya seluas 5,6 hektar.

“Lahan penggantinya sudah ada di wilayah Ciwidey, saat ini sedang disurvei dan dalam proses negoisasi dengan pihak terkait,” kata dia. Hefi menuturkan, proyek pengembangan PLTP Patuha 2 ini, harus dalam satu area, agar lebih memudahkan pengawasan pihak Perhutani.

Pemerintah melalui PT Geo Dipa Energi akan membangun PLTP Patuha Unit 2. Menurut Project Manager Patuha 2, Budi Sutrisno, proyek yang saat ini masih dalam tahap persiapan itu, akan dimulai awal Januari 2021 dan harus rampung tahun 2023.

Proyek PLTP berkapasitas 55 MW ini, papar Budi, mendapat kucuran dana sebesar USD 200 juta dari Asian Development Bank (ADB) dan suntikan PMN (Penyertaan Modal Negara).

Saat ini, tutur Budi, pihak Geo Dipa Energi, telah melakukan sosialiasi terkait rencana pelaksanaan proyek PLTP tersebut, baik dengan Bupati Bandung, Forkompinda, pihak kecamatan sampai desa dan tokoh masyarakat sekitar.

“Kami juga siap menerima pengaduan dari masyarakat, dampak aktivitas dari proyek ini, kami membuka layanan pengaduan secara online,” ungkapnya.

Sementara terkait penyerapan tenaga kerja, menurut Hefi, akan melibatkan tenaga kerja sampai 20 persen tenaga kerja lokal dari sekitar 1.000 tenaga kerja yang akan terserap dalam proyek ini.

“Kalau total yang terserap 1.000 orang, berarti 200 orang merupakan tenaga lokal. Karena proyek ini menggunakan dana ADB, maka selalu dalam pengawasan Bank Dunia, termasuk tenaga kerja yang disyaratkan harus 20 persen merupakan tenaga lokal,” jelasnya.

Selain akan menyerap tenaga lokal, ucap Hefie, aktifitas pengerjaan proyek ini tetap akan memperhatikan dampak lingkungan, termasuk antisipasi bila terjadi bencana gempa bumi saat melakukan pengeboran.

“Kita melakukan mitigasi dalam bentuk pengamanan terhadap dinding sumur bersama pihak geologi. Insyaa Allloh, bila dalam kordinat engenering bisa aman, resiko yang ada sangat minim,” ucap Hefie.

“Keluhan-keluhan dari masyarakat dan lingkungan yang terdampak oleh aktivitas operasional tambang pasti ada. Untuk itu kita menyediakan mekanisme penanganan keluhan dan setiap kali ada keluhan itu harus segera ditindaklanjuti dan harus dilaporkan sampai ke pimpinan,” kata Project Manager Patuha 2 PT Geo Dipa Energi. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]