Bale Bandung

Kader BBBS Embrio Warga Peduli Kelola Sampah

×

Kader BBBS Embrio Warga Peduli Kelola Sampah

Sebarkan artikel ini

SOREANG, Balebandung.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Asep Kusumah menyatakan, berbicara pengelolaan sampah dibutuhkan banyak upaya, strategi dan keterlibatan banyak pihak.

“Bicara sampah, bicara peradaban dan bicara prilaku karena ini persoalan bersama. Kita harus jujur, bahwa sampah dihasilkan oleh kita semua dengan jumlah penduduk Kabupaten Bandung mencapai 3,7 juta jiwa menjadi persoalan tersendiri,” kata Asep kepada wartawan, Sabtu (28/8/21).

Hingga kini masih ada warga yang buang sampah sembarangan. “Nah, Pak Bupati memerintahkan dan memberikan arahan kepada kita, bagaimana melakukan penguatan edukasi kepada masyakat Kabupaten Bandung. Termasuk melakukan edukasi di titik-titik sampah liar,” kata Asep.

Salah satu bentuk edukasi yang dilakukan Pemkab Bandung melalui Dinas Lingkungan Hidup, yakni melahirkan ratusan kader Bandung Bedas Bersih Sampah (BBBS) yang di-launching beberapa waktu silam di Kabupaten Bandung. Kini terbentuk di 31 kecamatan.

“Dimana tugasnya para kader Bandung Bedas Bersih Sampah itu tidak hanya membantu penanganan sampah di titik-titik liar saja di antaranya di jalan-jalan protokol. Tetapi sekaligus sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat,” terangnya.

Dengan kehadiran para kader Bandeng Bedas Bersih Sampah itu, ia berharap masyarakat segan membuang sampah sembarangan. Karena sebagian oknum warga atau masyarakat yang setiap hari membuang sampah sembarangan, kata dia, begitu melihat setiap hari para kader itu membersihkan sampah, ada efek edukasi yang membuat warga sadar, malu dan tidak lagi buang sampah sembarangan.

“Program kita sudah jelas, bahkan undang-Undang sudah memerintahkan setiap orang wajib mengelola dan menangani sampah rumah tangga yang dihasilkannya dengan berwawasan lingkungan,” kata Asep.

“Kebijakan kita sudah cukup jelas, bahwa setiap orang harus mengurangi dan menangani, baik di pribadi maupun rumah tangga,” imbuhnya.

Di rumah tangga, kata Asep, sampah organiknya yang dihasilkan ditangani melalui lubang cerdas organik. Selain itu, sampah anorganiknya bisa ditangani melalui pengelolaan bank sampah terdekat.

“Kalau semua ini sudah bisa dilakukan, tentu sampah liar akan semakin berkurang karena sampah ditangani sejak dini di rumah tangga masing-masing,” katadia.

Asep juga turut mengucapkan terima kasih kepada para kader Bandung Bedas Bersih Sampah, karena masuk tim ini tidak mudah karena butuh komitmen, butuh kepedulian, rasa mencintai wilayah untuk menumbuhkan spirit berbagi kepada masyaakat lain.

“Mudah-mudahan para kader tetap sehat, dan bisa menjadi spirit edukasi untuk berbagi dan mengedukasi tenaga-tenaga lainnya. Tentunya ini harapan ke depan, semua menjadi kader edukasi untuk pengelolaan sampah,” ucap Asep.

Ia menuturkan, intinya ketika berbicara sampah, yang sebelumnya mereka fokus pada pengelolaan sampah di jalur-jalur atau jalan protokol yang menjadi pintu depan rumah.

“Harapannya, jalur protokol bersih, memotivasi untuk dijaga karena banyak tamu, pemandangannya bisa dilihat di mana-mana. Dan tentu di titik-titik lain menjadi salah satu garapan, sesuai dengan dinamika di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

Asep pun berharap dengan lahirnya kader Bandung Bedas Bersih Sampah ini sebagai embrio agar semua warga nanti memiliki kepedulain sebagai kader.

Ia mengatakan, kader Bandung Bedas Bersih Sampah ini sudah dibentuk di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. Di kluster utama yaitu di jalur protokol disiapkan 15 kader dan satu koordinator. Dan di kluster kedua disiapkan 10 kader dan satu koordinator dan kluster ketiga disiapkan delapan kader dan satu kordinator

“Jadi kita ukur beban di jalur protokol. Harapan ke depan, Pak Bupati bisa menambah jumlah kader. Semakin banyak kader lingkungan sampai ke RT dan RW, akan semakin bedas dan semakin berenergi untuk kolaborasi dengan kita dalam penanganan atau pengelolaan sampah,” kata Kadis LH Kab Bandung.

Sementara Koordinator Wilayah BBBS Kecamatan Ciparay, Ahmad Fauzi mengatakan, setiap hari dirinya bersama 15 kader menyisir ke tiap desa di Ciparay untuk membersihkan TPS liar.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong percepatan proses persetujuan lingkungan sebagai salah satu persyaratan perizinan berusaha atau kegiatan di Kabupaten Bandung. Percepatan tersebut dinilai penting untuk mendukung pengembangan investasi sekaligus meningkatkan potensi pendapatan asli daerah (PAD). Hal itu disampaikan bupati yang akrab disapa KDS, saat memimpin Rapat Koordinasi Proses Persetujuan Lingkungan sebagai Persyaratan […]

Bale Bandung

SOREANGl, balebandung.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat melaksanakan entry meeting Pemeriksaan Pendahuluan Kepatuhan atas Pengadaan Barang dan Jasa Infrastruktur Layanan Publik Tahun 2026 di Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Bandung di Soreang, Rabu (9/9/2026). Pemeriksaan pendahuluan ini merupakan bagian dari upaya BPK menindaklanjuti sejumlah […]

Bale Bandung

CILEUNYI, balebandung.com – Setiap orang memiliki masa lalu, tetapi tidak seorang pun seharusnya kehilangan kesempatan untuk memperbaiki masa depannya. Pesan itu mengemuka ketika Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menghadiri Program Layanan Hapus Tato Gratis Tahap III di Pondok Pesantren Anak Jalanan At-Tamur, Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi Indonesia (AKKOPSI) mendorong pengelolaan limbah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi bagian dari agenda ketahanan pangan nasional. Usulan tersebut disampaikan Ketua Umum AKKOPSI yang juga Bupati Bandung, Dadang Supriatna, dalam audiensi bersama Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) dengan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bandung bergerak merespons sebaran abu vulkanik yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah. BTB membagikan masker kepada pengendara di kawasan Lampu Merah Al Fathu, Soreang, Senin, 7 September 2026. Pembagian masker dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan. BAZNAS mengingatkan masyarakat […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Sebanyak 4.737 peserta ambil bagian dalam Bandung Bedas Run 2026 yang digelar di kawasan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (6/9/2026). Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan sejumlah warga negara asing. Mereka turun dalam dua kategori lomba, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Bupati Bandung Dadang Supriatna […]