Bale Bandung

Kang DS Minta Dinkes Gas Program Cek Kesehatan Gratis

×

Kang DS Minta Dinkes Gas Program Cek Kesehatan Gratis

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat ekspos program Dinkes 2026 , Kamis (8/1/26)

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyatakan kesiapannya memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk 3,8 juta warganya secara menyeluruh di semua fasilitas layanan kesehatan yang ada.

Mulai dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Puskesmas, hingga Poliklinik Desa (Polindes), seluruh warga akan mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan program ini merupakan bentuk dukungan penuh Pemkab Bandung terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan.

Menurutnya, meskipun program pemeriksaan kesehatan gratis telah berjalan, implementasinya dinilai belum maksimal dan perlu percepatan.

“Salah satu program Pak Presiden melalui Kemenkes adalah mendeteksi sejak dini tentang kesehatan masyarakat. Tapi saya melihat program pengecekan kesehatan di Kabupaten Bandung belum maksimal, padahal gratis,” ujar Bupati Dadang Supriatna saat ekspos Program Kerja Dinas Kesehatan tahun 2026, di Kantor Dinkes Kabupaten Bandung, Kamis (8/1/2026).

Untuk mempercepat realisasi program ini, Bupati yang akrab disapa Kang DS itu meminta Kadinkes Kabupaten Bandung segera melakukan pemetaan detail. Pemetaan ini meliputi jumlah fasilitas kesehatan yang tersedia dan data sebaran penduduk agar 3,8 juta jiwa penduduk Kabupaten Bandung terlayani oleh fasilitas kesehatan yang tersedia.

“Bagaimana caranya agar 3,8 juta jiwa ini dapat dibagi habis oleh seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Bandung untuk pemeriksaan kesehatan gratis ini. Nanti dari situ akan diketahui penyakit apa saja yang diderita masyarakat,” ungkap Kang DS.

“Ini sangat penting. Sebab maksud dan tujuan Pak Presiden kenapa mengeluarkan program ini adalah untuk meningkatkan indeks kesehatan di negara kita,” tambah Bupati.

Kang DS menyebut kesehatan adalah hak dasar masyarakat yang merupakan investasi penting bagi kemajuan daerah. Dengan pemeriksaan kesehatan gratis, menurutnya, dapat mendeteksi dini berbagai penyakit dan memberikan penanganan yang tepat.

“Anggap saja kita belanja kasus. Karena semakin ke sini, semakin banyak jenis penyakit,” ungkapnya.

Kang DS menargetkan, program pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat diselesaikan pada tahun 2026.

Tak hanya itu, Bupati Bandung juga meminta agar para Direktur RSUD Bedas maupun para Kepala Puskesmas hingga Polindes untuk dapat terus meningkatkan layanan kepada masyarakat. Ia juga meminta agar layanan kesehatan selalu mengutamakan senyum, salam, sapa, sopan dan santun (5S).

“Tapi alhamdulillah saya tidak mendengar lagi ada masyarakat yang ditolak Rumah Sakit. Saya ingatkan jangan sampai ada yang menolak pasien. Jangan dulu ngmong duit dan urusan administrasi, tapi utamakan keselamatan pasien,” tuturnya.

Guna meningkatkan pelayanan kesehatan sekaligus mendekatkan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, Pemkab Bandung akan segera membangun satu unit RSUD baru yang berlokasi di Kecamatan Cimenyan.

Kang DS meminta agar RSUD Bedas Cimenyan yang melayani masyarakat di dua kecamatan yakni Kecamatan Cimenyan dan Cilengkrang, dapat mulai ditenderkan pada Januari ini.

“Saya minta RSUD Bedas Cimenyan dapat ditender Januari ini karena ini sangat ditunggu masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Kang DS juga berencana akan menambah puluhan Puskesmas mulai tahun ini. Sebab berdasarkan kajian, kata Bupati, idealnya Kabupaten Bandung yang terdiri dari 31 kecamatan dan 270 desa dan 10 kelurahan membutuhkan 145 Puskesmas. Sementara saat ini, Kabupaten Bandung baru memiliki 62 Puskesmas.

“Selain itu, kami akan terus tambah Puskesmas secara bertahap,” kata dia. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Komitmen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong dalam memperluas akses pendidikan dan mendorong pemberdayaan masyarakat kembali mendapatkan predikat Platinum melalui program Sinergi Jejak Baik untuk Negeri (SIJEBI), serta predikat Gold melalui program SARtiKa BERDAYA (Sahabat Perempuan Kepala Keluarga Berdaya) dalam ajang Indonesian SDGs Award (ISDA) 2026 di Binakarna Hall, Bidakara Jakarta, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendeklarasikan komitmen bersama menolak judi online dan judi konvensional di lingkungan aparatur negara. Deklarasi itu dibacakan langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti 100 peserta dari ASN, pegawai BUMD, serta aparatur pemerintahan desa, di Grand Sunshine […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) semakin aktif menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah desa. BPD dinilai memiliki posisi penting dalam mengawal pemerintahan, pembangunan, serta kepentingan masyarakat di tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, saat mengukuhkan 435 anggota BPD dari 55 desa yang […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com –  Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat komitmen percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai instrumen penting dalam memberikan kepastian pemanfaatan ruang, mengarahkan pembangunan, sekaligus mendukung kemudahan berusaha dan investasi di daerah. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan RDTR Region I Tahun 2026 oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam Rapat Koordinasi […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna memberikan kesaksian dalam persidangan perkara PT Bandung Daya Sentosa (BDS) di Pengadillan Negeri Kota Bandung, Selasa (29/9/2026). Kehadiran bupati yang akrab disapa KDS ini merupakan bagian dari proses hukum yang sedang berjalan dan bentuk pemenuhan kewajibannya untuk memberikan keterangan sesuai pengetahuan dan kapasitasnya. Dalam konteks kepemilikan Pemerintah Kabupaten […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bandung yang menargetkan 4.718 unit pada 2026 dinilai perlu diperkuat dari sisi kualitas agar bantuan benar-benar menghasilkan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki mengatakan, program Rutilahu tidak cukup hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki. Menurut dia, pemerintah […]