Bale Jabar

Keuangan Syariah Tumbuhkan Semangat Berekonomi

×

Keuangan Syariah Tumbuhkan Semangat Berekonomi

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat Kick-Off kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa, di Bale Asri Pusdai Bandung, Rabu (14/9). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat Kick-Off kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa, di Bale Asri Pusdai Bandung, Rabu (14/9). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengungkapkan ekonomi syariah bisa menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Gubernur menilai ekonomi berbasis wahyu Illahiah ini, berpotensi menumbuhkan semangat berekonomi bagi masyarakat Jabar.

Aher menuturkan, ekonomi syariah merupakan sistem ekonomi berbasis keyakinan kepada Allah SWT, dengan berpedoman pada Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW.

“Ini urusan ekonomi yang bersumber pada wahyu. Perundang-undangannya langsung dari Allah SWT,” ungkap Ahmad Heryawan pada Kick-Off kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2017 bertema ‘Mewujudkan Jawa sebagai Poros Pemberdayaan Ekonomi Syariah Nasional’, di Bale Asri Pusdai Bandung, Rabu (14/9/17).

Aher pun menyebut ekonomi merupakan pilar sebuah peradaban. Bahkan separuh dari unsur penciptaan manusia merupakan unsur materi dan fisik, yang menjadi modal dasar dalam menjalankan proses perekonomian. Aher mengungkapkan peradaban perekonomian pun telah berjalan pada zaman Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah seorang ‘Saudagar’ yang jadi contoh utama dalam menjalankan bisnis dengan asas-asas syariah.

“Jadi seharusnya orang yang beriman itu maju luar biasa. Karena iman membawa paradigma baru tentang kehidupan, paradigma kemajuan. Benci akan kemiskinan, benci akan kebodohan, benci akan segala urusan keterbelakangan, yang dia cintai karena keimanannya adalah kemajuan, dan kemajuan dalam konteks iman dan takwa kepada Allah swt,” kata Aher.

Lebih lanjut, Aher menjelaskan prinsip ekonomi dalam Islam yaitu sebuah pasar yang berkeadilan yang non-ribawi, non-gharar, dan non-keserakahan.

Tak hanya itu, Aher juga menjelaskan dalam Islam juga dikenal suatu bentuk pemerataan perekonomian yang disebut dengan zakat. Adapun distribusi pemerataan harta yang tidak wajib, atau bersifat sukarela disebut sebagai infaq dan sedekah.

“Ternyata, menurut matematika Ketuhanan, infaq sedekah bukan mengurangi harta, tapi menambah harta,” kata Aher.

Dengan sistem pemerataan, ataupun bisa dikatakan sebagai pemberdayaan masyarakat miskin ini (zakat, infaq, dan sedekah), harta tidak akan bertumpuk di suatu golongan saja. Tapi harta akan terdistribusikan mengalir kepada pihak lain yang membutuhkan, sehingga akan mengurangi tingkat kesenjangan sosial masyarakat yang saat ini dibahasakan sebagai ‘Gini Rasio’.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]