Bale Jabar

Militer Indonesia Terkuat di Asia Tenggara

×

Militer Indonesia Terkuat di Asia Tenggara

Sebarkan artikel ini

Balebandung.com – Global Firepower (GFP), situs yang menyediakan analisis kekuatan militer negara di dunia merilis data terbaru 100 negara dengan militer terkuat meliputi 50 faktor berbeda. Indonesia menjadi negara dengan militer terkuat ke-12 di dunia.

Di tahun 2015, negara dengan militer terkuat di dunia masih dipegang Amerika Serikat, diikuti Rusia dan China di posisi kedua dan ketiga. Untuk posisi selanjutnya, peringkat keempat dan kelima, ditempati India dan Inggris. Negara Asia lain yang menduduki posisi 10 besar adalah Korea Selatan (7) dan Jepang (9).

Menariknya, Indonesia menjadi negara dengan militer terkuat ke-12 di dunia. Posisi Indonesia tepat di bawah Israel (11) dan di atas Australia (13). Bahkan lebih kuat dibanding beberapa negara Eropa, seperti Belanda (37) dan Spanyol (38).

Dari posisi ke-12 ini berarti secara militer Indonesia merupakan negara terkuat di Asia Tenggara. Mengalahkan Thailand (20), Vietnam (21), Singapura (26) dan Malaysia (35).

Dalam penilaian kekuatan militer sebuah negara yang dilakukan (GFP) meliputi beberapa aktor-faktor, seperti jumlah penduduk, usia warga yang bisa menjadi personel militer, anggaran militer, jumlah peralatan militer.

Agar penilaian ini adil, negara yang mengembangkan dan memiliki persenjataan nuklir tidak menjadi faktor penilai. Semua penilaian merujuk pada kemampuan militer sebuah negara jika terjadi perang konvensional baik perang darat, udara, maupun laut. ***(dream)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]