Bale Bandung

Nih, Alasan Disparbud Batalkan Bantuan Alat Kesenian ke Desa

×

Nih, Alasan Disparbud Batalkan Bantuan Alat Kesenian ke Desa

Sebarkan artikel ini

SOREANG – Kekecewaan yang dialami para kepala desa (Kades) atas pembatalan bantuan alat kesenian, diakui oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung. Kepala Disparbud Drs. H. Agus Firman Zaini.,M.Si mengatakan, pembatalan tersebut dilakukan karena sesuai dengan arahan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menilai ada kerancuan, pada pengelolaan kegiatan pengadaan alat kesenian untuk desa.

“BPK memang tidak melarang. Namun dilihat dari segi administrasi pengajuan saat musrenbang, ada beberapa hal yang tidak sesuai saat verifikasi dilakukan. Untuk itu, pada perubahan anggaran tahun 2018 kita alihkan pada kegiatan yang lebih prioritas yakni pagelaran seni budaya,” ungkap Agus Firman di ruang kerjanya, Senin (15/10/18).

Lebih lanjut dia menjelaskan, kegiatan pagelaran seni dan budaya akan dilakukan di tingkat desa dan kecamatan dengan tujuan meningkatkan potensi industri kreatif para pelaku seni di wilayah. Dengan nilai anggaran yang signifikan dari tahun sebelumnya, kata Agus, perihal ketelitian penyerapan anggaran menjadi pertimbangan tersendiri bagi Disparbud.

“Kita upayakan dulu untuk mengkomodir potensi para seniman yang ada di wilayah, supaya penyerapan lebih efektif, tepat sasaran dan lebih prioritas. Seni itu kan harus bisa dipertunjukan dan diperkenalkan, maka kita dorong untuk industri kreatifnya dulu, “ imbuhnya.

Atas pembatalan pengadaan alat kesenian, Kepala Disparbud menyampaikan permohonan maaf kepada para Kadesa yang telah ditetapkan sebagai penerima. Kemudian pihaknya sudah melakukan evaluasi internal mengenai perencanaan program kegiatan prioritas, khususnya kegiatan usulan kewilayahan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang).

“Saya sampaikan permohonan maaf atas pembatalan ini. Kami sudah melakukan evaluasi internal terkait penetapan perencanaan untuk program prioritas Disparbud,” ucap Agus Firman didampingi Kepada Bidang kebudayaan Dr.Aten.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH,S.Ip.,M.Ip mengimbau kepada seluruh Perangkat Daerah (PD) agar lebih berhati-hati dan selektif dalam penyusunan perencanaan pembangunan tahun depan.

“Kejadian ini jangan sampai terulang lagi, bukan untuk Disparbud saja, tapi saya imbau kepada seluruh PD supaya lebih selektif menentukan prioritas program yang akan dilaksanakan,” ungkapnya.

Selain itu lanjutnya, dalam mengalokasikan usulan program kegiatan, pemerintah sudah memiliki aplikasi SIMCAN (Sistem Manajemen Informasi Daerah untuk Perencanaan), sebagai suatu sistem yang akan mendeteksi segala usulan, perencanaan, perubahan program kegiatan PD.

“Aplikasi ini harus digunakan sebaik mungkin, supaya PD bisa menyusun program dan kegiatan yang lebih penting secara terintegrasi hingga kecamatan dan desa, sebagai pihak yang lebih paham kebutuhan di wilayahnya masing-masing,” pungkas Bupati.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]