Bale Bandung

Pejabat Kab Bandung Ramai-ramai Ziarah ke Demak Tuai Polemik

×

Pejabat Kab Bandung Ramai-ramai Ziarah ke Demak Tuai Polemik

Sebarkan artikel ini

SOREANG – Kegiatan “Mulang ka Indung Nyaah ka Bandung” yang dilakukan Pemkab Bandung dalam rangkaian acara memperingati Hari Jadi Kabupaten Bandung setiap tanggal 20 April, menuai kontroversi.

Bagaimana tidak, di saat warga Kabupaten Bandung ada yang kebanjiran akibat luapan Sungai Citarum, para pejabat Pemkab Bandung beserta 300 pegawai Pemkab Bandung pergi ziarah ke ke makam para wali di Cirebon dan Demak.

Bupati Bandung Dadang M Naser bersama ratusan tokoh masyarakat, alim ulama dan para pimpinan organisasi masyarakat (Ormas) Islam turut serta dalam kegiatan ziarah ini. Sebelumnya kegiatan serupa juga dilakukan tahun 2018 lalu dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-377.

Namun kali ini dengan jumlah peserta yang lebih besar hingga mencapai 300 orang, yang dibiayai APBD Kab Bandung. Hal ini membuat netizen berkomentar di media sosial.

“Mirissss..tradisi tiap tahun hanya untuk ziarah, yang walauhualam peruntukannya…alangkah baiknya anggarannya dipakai untuk memberangkatkan umrah para pengurus mesjid di tiap kecamatan se-Kab Bandung secara bergiliran..mungkin ada berkah buat Kabupaten Bandung insyaallah. Sesuatu yang dicontohkan. Gak tau mungkin beda pemahaman dan beda kepentingan…mudah mudahan pemangku kebijakan yg baru nanti menghilangkan tradisi ini,” tulis Bah Ewok di laman facebook.

Pengamat pemerintahan yang juga dosen di STIA LAN RI Bandung, Drs. H. Djamu Kertabudi, M.Si mengatakan jika memang kegiatan ziarah kubur ke makam para wali di Cirebon dan Demak tersebut dalam rangka rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung, menurutnya kurang tepat.

“Kegiatan tersebut sah-sah saja, apabila dikaitkan dengan visi Kabupaten Bandung yang religius. Soal dikaitkan dengan bencana banjir yang melanda di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Bandung, hal ini sebagai bentuk kontrol sosial dari unsur publik yang perlu diapresiasi,” ungkap Djamu kepada Balebandung.com, Rabu (13/3/19).

Namun ia mengaku yang membuatnya tergelitik untuk berkomentar, saat ziarah ke Demak dikaitkan dengan sejarah Kabupaten Bandung. Padahal tidak ada kaitan langsung antara sejarah Kabupaten Bandung dengan Kesultanan Demak.

Eksistensi Kesultanan Demak, kata Djamu, sebelum lahirnya Kesultanan Mataram. Baru setelah Kesultanan Demak runtuh akibat konflik keluarga istana, maka lahirlah Kesultanan Mataram yang berpusat di Bantul Yogyakarta.

“Dan pada saat Sultan Agung sebagai Raja Mataram, maka dibentuklah Kabupaten Bandung yang ditandai dengan dilantiknya Wira Angun-angun atau yang dikenal dengan Ki Astamanggala sebagai Bupati Bandung yang pertama pada Bulan Muharram Tahun Alif (20 April 1641). Sehingga baru ada kaitan sejarah apabila berziarah ke makam Sultan Agung di Yogyakarta,” tutur Djamu.

Namun demikian, imbuhnya, apabila dilihat dari sudut pandang politik, dapat dikatakan bahwa sebagian besar wilayah Jawa Barat yang berada di wilayah kekuasaan Kerajaan Mataram, dihasilkan dari ekspansi Raja Mataram.

“Secara politik, sebenarnya dulu Kabupaten Bandung itu masuk wilayah jajahan Kerajaan Mataram. Dengan demikian seyogyanya perlu ditumbuhkan pemahaman bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung bukanlah pestanya Pemda, tapi pestanya masyarakat Kabupaten Bandung,” pungkas Djamu.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, KH. Dr. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Al-Fathu, Soreang Jumat (6/11/2026). Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah memahami hakikat keberuntungan dan kesuksesan hidup berdasarkan tuntunan Al-Qur’an. Mengangkat Surah Al-‘Ashr dan Surah Al-Mu’minun ayat 1–10, ia menjelaskan bahwa kesuksesan sejati tidak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebadung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS) meminta Galih Hendrawan yang terpilih sebagai Ketua DPC APDESI Merah Putih Kabupaten Bandung periode 2026–2031 untuk merangkul seluruh kepala desa dan menjaga soliditas organisasi. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bandung. Pesan tersebut disampaikan KDS seusai […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kepala Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Galih Hendrawan, terpilih sebagai Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Merah Putih (APDESI MP) Kabupaten Bandung periode 2026–2031. Galih meraih kemenangan telak dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI yang digelar di Gedung Moh. Toha, Soreang, Jumat (6/11/2026). Berdasarkan hasil rekapitulasi dan penghitungan suara, Galih yang […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan komitmen negara untuk memenuhi seluruh hak keluarga prajurit yang gugur saat menjalankan tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Komitmen tersebut disampaikan Agus saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pemakaman militer Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bandung, Kamis (5/11/2026). Agus menyebut […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengukuhkan kepengurusan Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS) periode 2026–2030 sekaligus menghadiri rapat koordinasi bersama jajaran pengurus dan pemangku kepentingan terkait, di Gedung M Toha Soreang, Kamis (5/11/2026). Dalam sambutannya, KDS menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus FKBS yang telah dikukuhkan. Ia menegaskan pembangunan Kabupaten Sehat tidak dapat hanya […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Perkembangan pasar modal Indonesia belakangan ini menjadi perhatian publik, terutama setelah munculnya berbagai isu terkait Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dinamika tersebut tidak hanya menjadi perhatian investor, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai kondisi ekonomi nasional dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis […]