Bale Bandung

Pemkab Bandung Dorong Percepatan Desa SBS

×

Pemkab Bandung Dorong Percepatan Desa SBS

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M.Naser, SH, S.Ip, M. Ip menandatangani Penguatan Komitmen Dalam Rangka Kab Bandung SBS dan Rembug Desa Pojok Si Cepot, di Halaman Kantor Desa Cibodas Kec Pasirjambu, Jumat (28/12/18). by Humas Pemkab
Bupati Bandung H. Dadang M.Naser, SH, S.Ip, M. Ip menandatangani Penguatan Komitmen Dalam Rangka Kab Bandung SBS dan Rembug Desa Pojok Si Cepot, di Halaman Kantor Desa Cibodas Kec Pasirjambu, Jumat (28/12/18). by Humas Pemkab

PASIRJAMBU – Pemkab Bandung terus berupaya mendorong percepatan Desa SBS (Stop Buang air besar Sembarangan) di wilayah Kabupaten Bandung.

“Ditargetkan tahun 2019, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung sudah SBS,” kata Bupati Bandung H. Dadang M.Naser, SH, S.Ip, M. Ip di sela Penguatan Komitmen Dalam Rangka Kab Bandung SBS dan Rembug Desa Pojok Si Cepot, di Halaman Kantor Desa Cibodas Kecamatan Pasirjambu, Jumat (28/12/18).

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung menunjukan sampai tahun 2018 ini, sudah 150 desa SBS, 36 desa sudah dideklarasikan pada tahun sebelumnya, dan di tahun ini sebanyak 114 desa/kelurahan sudah SBS.

Bupati mengakui sampai saat ini sebagian masyarakat Kabupaten Bandung belum mempunyai akses jamban keluarga yang memenuhi syarat kesehatan. Menurutnya kondisi tersebut berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian diare di Indonesia termasuk di Kabupaten Bandung.

Kondisi ini lanjut Dadang harus segera dikendalikan untuk mengubah prilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan. Hal itu dilakukan melalui intervensi terpadu dengan pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Ia menyebutkan berdasarkan kajian WHO tahun 2007, dengan STBM dapat menurunkan angka kejadian diare sampai 94% yang dapat dicapai dengan adanya modifikasi lingkungan mencakup pengurangan BAB sembarangan, Cuci Tangan Pake Sabun (CTPS), pengelolaan air minum rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga dan limbah cair.

“Dengan STBM diharapkan mampu menurunkan angka kejadian penyakit menular berbasis lingkungan. Hal ini tentunya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat terutama kesehatan ibu anak dan kualitas kehidupan masyarakat”, imbuhnya.

Dalam proses kegiatannya, Dadang bilang tetap membutuhkan kerjasama dengan semua pihak. “Perlu dibangun pula kemitraan, termasuk dengan swasta agar bisa menjalankan program ini secara terpadu dan STBM bisa jadi budaya masyarakat”, tandasnya.

Kepala Dinkes Kab Bandung, drg.Grace Mediana Purnami, M.Kes menjelaskan penerapan STBM di Kab Bandung sudah dilaksanakan sejak tahun 2007 dan hingga kini masih berproses.

Tercatat beberapa upaya yang telah dilakukan antara lain mengeluarkan regulasi tentang penyelenggaraan STBM yang dituangkan dalam Peraturan Bupati Bandung Nomor 53 Tahun 2014, kemudian pemberian bantuan keuangan program PSPM (Program Sabilulungan Pemberdayaan Masyarakat) Raksa Desa.

Upaya lainnya dilakukan pemicuan dari unsur Dinas Kesehatan, PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), pramuka, desa dan kecamatan dan telah dibentuk pula Kelompok Wirausaha Sanitasi (KWS).

“KWS ini yang menjadi pelaksana dalam pembuatan jamban melalui kredit sanitasi melalui PT. BPR Kertaraharja Kabupaten Bandung”, ungkap Grace Mediana.

Tak hanya itu, Disperkimtan (Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) juga turut menyediakan sarana sanitasi dengan membangun MCK (Mandi Cuci Kakus).

Untuk lebih menguatkan, imbuh Grace, STBM disinergikan dengan desa siaga, strategi sanitasi Kab Bandung, Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat), membuat link data STBM dengan Pusdatin Kemenkes, Nawasis (PPSP) Pamsimas serta menjajaki peluang akses pendanaan dengan pihak swasta (CSR).

“Semua upaya ini dilakukan untuk mendukung percepatan desa dan kelurahan SBS di Kabupaten Bandung”, pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.om – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki menyoroti serius insiden robohnya plafon ruang kelas di SMKN 1 Soreang yang menyebabkan sejumlah siswa menjadi korban. Ia meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat untuk bersikap terbuka dan transparan terkait pihak pelaksana proyek pembangunan tersebut, mengingat bangunan tersebut diketahui baru sekitar enam bulan digunakan. “Saya […]

Bale Bandung

KATAPANG, balebandung.com – Kondisi Jembatan Junti Hilir di Jalan Raya Katapang–Andir Baleendah, tepatnya di Kampung Junti Hilir, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, kini mengkhawatirkan. Jalan di sisi jembatan mulai ambles dan pondasi terancam tergerus aliran Sungai Cikasungka, namun hingga kini belum terlihat penanganan nyata dari Dinas PUTR Kabupaten Bandung. Air sungai yang terus mengikis badan jalan […]

Bale Bandung

BALEENDAH, balebandung.com – Jembatan Hijau Cijeruk yang menghubungkan Kecamatan Bojongsoang dan Baleendah kembali menjadi sorotan warga. Belum genap beberapa bulan sejak diresmikan Bupati Bandung Dadang Supriatna pada 9 Januari 2026, akses masuk jembatan itu justru harus diperbaiki karena dinilai terlalu curam, sempit, dan menyulitkan pengendara sepeda motor. Padahal saat peresmian, jembatan sepanjang 60 meter tersebut […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali menorehkan prestasi tingkat nasional dengan menerima Outstanding Achievement in Free Nutritious Meals & Food Security Award di Food Summit 2026 di Jakarta, Senin (27/4/2026). Penghargaan ini diberikan atas pencapaian luar biasa Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Dalam […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian atas prestasinya meraih predikat “Berkinerja Tinggi” dalam hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) tahun 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan diberikan dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 yang digelar secara hybrid dan dipusatkan di Kantor […]

Bale Bandung

KERTASARI, balebandung.com – Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat Nahdlatul Ulama, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Kabupaten Bandung menggelar giat penanaman 1.000 bibit pohon kopi, di Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Minggu 26 April 2026. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara Kelompok Tani Fatayat Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung. Ketua PC Fatayat Kabupaten […]