Bale Kab Bandung

Pemkab Bandung Manfaatkan Bambu untuk Konservasi Lingkungan

Wabup Bandung Gun Gun Gunawan saat penanaman 360 pohon bambu di Sektor 8 Sungai Citarum, Desa Mekar Rahayu, Kec Margaasih, Kab Bandung. by Humas Pemkab

MARGAASIH, Balebandung.com – Dalam upaya memperbaiki kualitas lingkungan, Pemerintah Kabupaten Bandung bersama PT. PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Jawa Bagian Tengah (JBT) dan Komunitas Bambu Juara Bambu Jawa Barat (Baju Baja), menanam 360 pohon bambu di Sektor 8 Sungai Citarum, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melaksanakan investasi kebaikan untuk masa yang akan datang. Bersama PLN dan Komunitas Baju Baja, pada 27 Oktober kemarin kita telah melakukan konservasi lingkungan di bantaran Sungai Citarum,” ungkap Wakil Bupati (Wabup) Bandung Gun Gun Gunawan dirilis Humas Pemkab Bandung, Senin (2/10/20).

Wakil Bupati berharap, sinergitas yang terjalin ini bisa terus dijaga. “Bagaimana pun, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan tanggung jawab kita bersama, baik itu perusahaan, komunitas maupun masyarakat itu sendiri,” imbuhnya.

Wabup menjelaskan, sampai saat ini masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui manfaat pohon bambu bagi lingkungan. Padahal, lanjut Gun Gun, Negara Cina dan India telah menggunakan bambu sebagai tanaman konservasi.

“Selain dapat meningkatkan kualitas baku mutu air, akar bambu yang rapat dan menjalar ke segala arah dapat mengikat tanah agar tidak longsor. Sehingga, penanaman pohon di bantaran sungai seperti ini adalah pilihan yang tepat,” jelas Gun Gun.

Tidak hanya konservasi, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan sosialisasi manfaat pohon bambu untuk meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat.

“Selain bermanfaat bagi lingkungan, pohon bambu juga bernilai ekonomis. Masyarakat bisa mengolahnya menjadi kerajinan tangan, seperti lampu hias, vas bunga hingga tumbler berbahan dasar bambu. Dengan begitu, citra pohon bambu yang geueumeun (angker) akan berubah menjadi peluang usaha,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Baju Baja Oki Hikmawan menuturkan, ada enam jenis pohon bambu yang di tanam di Sektor 8 Sungai Citarum, antara lain Awi Bitung (Dendrocalamus Asper) dan Haur Koneng (Bambusa vulgaris).

“Yang lebih fenomenal lagi, kami akan hadirkan empat jenis bambu di luar Jawa Barat. Seperti Bambu Nagin, dan jenis Guadua yang diameternya 40-50 cm,” sebut Oki.

Lebih dalam Oki menerangkan, guna mengembangkan Bambu Jabar, pihaknya telah memberikan stimulan bantuan dana usaha untuk pengembangan bambu di Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih.

“Hingga saat ini, kami telah melatih 40 desa di sembilan kabupaten dan kota di Jabar. 12 desa diantaranya kami beri bantuan sarana usaha berbentuk mesin industri menengah kecil. Sedangkan delapan desa lainnya, kami berikan bantuan modal usaha sebesar Rp 15 juta untuk pengembangan bambu di Jawa Barat,” tutup Oki.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close