Bale Bandung

Produksi Padi Organik Kab Bandung Capai 131.759 Ton Per Musim Panen

×

Produksi Padi Organik Kab Bandung Capai 131.759 Ton Per Musim Panen

Sebarkan artikel ini
Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Suandi didampingi Bupati Bandung H. Dadang M. Naser dan Kadistan Kab Bandung A. Tisna Umaran, saat Gerakan Panen Padi Organik di Desa Bumiwangi Kecamatan Ciparay, Jumat (20/9/19). by Humas Pemkab
Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Suandi didampingi Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, saat Gerakan Panen Padi Organik di Desa Bumiwangi Kecamatan Ciparay, Jumat (20/9/19). by Humas Pemkab

CIPARAY, Balebandung.com – Kabupaten Bandung telah melakukan budidaya padi organik sejak tahun 2007, dengan luas lahan sekitar 13,7 hektar (ha).

“Tahun 2019, dengan luas lahan mencapai sekitar 204,7 ha, Kab Bandung mampu memproduksi sebanyak 131.759 ton padi organik per musim panen, atau 263.508 ton per tahun,” kata Bupati Bandung H. Dadang M. Naser saat Gerakan Panen Padi Organik di Desa Bumiwangi Kecamatan Ciparay, Jumat (20/9/19).

Dari luas lahan 204,7 ha, kata bupati, sudah tersertifikasi sekitar 107 ha dan dalam proses sertifikasi seluas 97,7 ha. Selain ada di Ciparay, juga di kecamatan lain seperti Banjaran, Cimaung, Bojongsoang dan Solokanjeruk.

Dengan tag line ‘Pertanian Terpadu Berbasis Organik’, kata Dadang, pihaknya terus mendorong dijalankannya pola pertanian ini. Menurutnya, pola tersebut sangat berdampak pada kesejahteraan petani.

“Terpadunya padi dan ternak, selain dengan sapi kita juga kembangkan pola mina padi. Di musim hujan diselingi dengan menanam ikan, 25 hari bisa panen. Ini kita kembangkan di beberapa tempat. Pertanian terpadu berbasis organik nantinya berdampak pada kualitas, produktivitas dan harga, yang akan meningkatkan kesejahteraan para petani,” tutur bupati didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung A. Tisna Umaran.

Bupati mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian (Kementan) dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat (Jabar), yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada para petani Kabupaten Bandung.

“Selama ini petani kami mendapat bantuan alat-alat pertanian dari pusat, juga bersinergi dengan dinas provinsi dalam mengembangkan pola tani organik. Mudah-mudahan laboratorium atau balai penelitian semakin diperkuat lagi, tidak hanya padi tapi komoditas lainnya juga, dan petani tinggal menjalankan. Sehingga negeri ini bisa menghambat impor berbagai komoditas pangan, kita balikkan dari impor menjadi ekspor,” harap Dadang Naser.

Baca juga; Kab Bandung Tetapkan 31 Ribu Ha Sawah Abadi dengan Perda

Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementan RI Suandi mengatakan, terdapat 104 ha padi organik di Desa Bumiwangi. Dengan pola tanam yang ramah lingkungan, dapat direplikasi di tempat lain.

“Di Bumiwangi ini padi organik baik merah maupun putih, harganya Rp 20-22 dengan produktivitas 7 ton per ha, artinya kondisinya bagus. Pola tanam ramah lingkungan, berkelanjutan dan menguntungkan petani, ini dapat direplikasi di tempat lain,” ucap Dirjen.

Menurut Suandi, pasar untuk jenis usaha padi organik sudah bagus karena mengintegrasikan sapi dengan padi. “Dengan rasio kotoran 3 ekor sapi untuk 1 ha sawah, dan panen jerami 1 ha untuk pakan 3 ekor sapi per tahun, jadi polanya sustain (berkelanjutan). Selain sapi bisa juga dengan domba atau ayam. Kami juga mengajak beberapa pelaku usaha dan eksportir, bisa masuk pasar dan super market,” terang Suandi.

Limbah jerami yang tidak terpakai pun dapat dikembalikan ke tanah, sehingga cacing, belut atau mikroba dapat tumbuh dan menyuburkan tanah. “Tahun lalu Jabar mengekspor beras organik sebanyak 3.500 ton antara lain ke Eropa, Amerika Serikat, Malaysia dan secara rutin ke Singapura. Semua yang diekspor sudah bersertifikat,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna melontarkan kritik terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), khususnya dalam penataan jaringan utilitas telekomunikasi dan implementasi ducting. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) mempertanyakan masih ditemukannya kabel telekomunikasi yang melintang dan tidak tertata dan semrawut, sementara Pemerintah Kabupaten Bandung telah memiliki regulasi yang mengatur pipa bersama […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) atau Basic Class Korps Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Bandung Angkatan XV diduga diwarnai praktik perpeloncoan dan kekerasan fisik terhadap peserta. Dugaan tersebut disampaikan salah seorang orang tua peserta berinisial Yn warga Kabupaten Bandung. Kepada balebandung.com, Yn mengaku anaknya mengalami trauma setelah mengikuti Diklatsar yang berlangsung sekitar setahun […]