Bale Bandung

Seluruh Caleg PKB Kab Bandung Diwajibkan Sahur Pertama di Rumah Warga Miskin

×

Seluruh Caleg PKB Kab Bandung Diwajibkan Sahur Pertama di Rumah Warga Miskin

Sebarkan artikel ini
Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna bersama Ketum PKB Muhaimin Iskandar. by PKB

BALEENDAH, Balebandung.com – Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna mewajibkan kepada seluruh calon anggota legislatif (caleg) dan pengurus PKB Kabupaten Bandung untuk melakukan sahur pertamanya di rumah-rumah warga miskin.

Kewajiban itu tertuang dalam surat perintah DPC PKB Bandung nomor Nomor: 1513/DPC-22.04/01/III/2023, perihal Instruksi Pemasangan Spanduk\Baligo serta Melaksanakan Sahur Pertama di Rumah Warga Miskin.

”Surat yang mewajibkan seluruh caleg sahur pertama di rumah-rumah warga miskin ini sebagai wujud kesungguhan PKB untuk mengetahui sekaligus menyerap aspirasi warga dengan memanfaatkan bulan suci Ramadhan ini,” kata Dadang Supriatna kepada pers di Bandung, Selasa (21/3/2023).

Menurut Kang DS, panggilan akrab Dadang Supriatna yang juga Bupati Bandung itu, dengan melakukan sahur di rumah-rumah warga miskin itu mereka diharapkan memiliki kepekaan  dan kepedulian sosial yang tinggi. Apalagi mereka mau menjadi wakil rakyat.

“Bagaimana mau jadi wakil rakyat kalau mereka tak mengerti dan tak peka terhadap berbagai kesulitan rakyatnya. Para calon wakil rakyat itu harus tahu, apakah pada malam perdana sahur ramadhan itu ada warga yang mungkin beras saja tak punya. Atau mungkin punya beras, tapi tak punya lauknya,” ungkapnya.

Dijelaskan Kang DS, idealnya sahur bersama warga miskin itu bisa dilakukan berkali-kali, tak harus hanya sahur pertama saja.  Termasuk, pada saat buka puasa bersama. Para wakil rakyat harus tahu dan merasakan bagaimana warga-warga miskin itu saat buka puasa.

“Yang pasti, ramadhan ini momen yang tepat buat mereka. Selain dalam rangka membawa misi PKB, juga dalam rangka ikut mengisi keagungan Ramadhan ini dengan berbagai amal sosial yang baik. Selain tentu saja lebih meningkatkan juga amal ubudiyah kita. Sebab, tak ada jaminan kita bisa sampai pada bulan ramadhan berikutnya,” tandasnya.

Menanggapi surat perintah Kang DS tersebut, sejumlah caleg yang mau maju  untuk DPRD II Kabupaten Bandung mengaku siap melaksanakannya.

“Saya kira, ini perintah yang sangat mulia dari Pak Ketua, Kang DS buat kami. Tak ada alasan untuk tidak melaksanakan perintah ini. Apalagi di momen Ramadhan yang harusnya, tanpa ada surat perintah pun, seluruh caleg punya keterpanggilan yang sama,” kata H. Tarya Witarsa, S.Ag bacaleg PKB dari dapil 6.

Pernyataan senada diungkapkan Hadiat, S.Pd.I caleg dari dapil 1 “Terimakasih Kang DS sebagai ketua kami. Saya senang dan bangga dapat perntah ini, karena itulah sebenarnya misi wakil rakyat dari PKB. Yaitu lebih memiliki kepekaan sosial terhadap rakyat yang diwakilinya,” ucap Hadiat.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

CIMENYAN, balebandung.com – Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak angin puting beliung di Kampung Cibanteng, Desa Mandalamekar, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung yang terjadi pada Senin 11 Mei 2026. Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada lebih dari 60 kepala keluarga yang rumah maupun penghidupannya terdampak bencana. Ketua PC Fatayat NU […]

Bale Bandung

balebandung.com – Perang Bubat bukan akhir Kerajaan Sunda. Yang gugur di Lapangan Bubat adalah rombongan kerajaan, bukan negara Sunda-Galuh. Setelah tragedi itu, Sunda-Galuh justru berlanjut di bawah Pangeran Niskala Wastu Kancana, Putra dari Prabu Wangi Linggabuana dan Kerajaan Sunda mencapai kegemilangan baru pada masa Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi. Sebaliknya, Majapahit membawa noda politik […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnamastu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]