Bale Bandung

Si Jalak Harupat (8): Menuju Republik

×

Si Jalak Harupat (8): Menuju Republik

Sebarkan artikel ini

balebandung.com – Tahun 1942 menjadi titik balik bagi Hindia Belanda. Dalam waktu singkat, pemerintahan kolonial yang selama puluhan tahun menguasai Nusantara runtuh setelah Jepang masuk. Perubahan itu mengguncang hampir seluruh kehidupan politik, termasuk jaringan organisasi yang selama ini menjadi ruang perjuangan Oto Iskandar di Nata.

Selama bertahun-tahun Oto bergerak melalui pendidikan, organisasi, dan politik. Ia mengenal cara kerja pemerintahan kolonial sekaligus memahami keterbatasan yang dihadapi kaum bumiputra. Ketika Belanda tumbang, ruang gerak yang sebelumnya tertutup mulai terbuka.

Jepang datang dengan slogan Asia untuk bangsa Asia. Sebagian tokoh pergerakan melihatnya sebagai peluang, sebagian lain memilih berhati-hati. Pengalaman hidup di bawah kolonialisme membuat mereka sadar bahwa setiap kekuasaan selalu membawa kepentingannya sendiri.

Di berbagai kota, perubahan berlangsung cepat. Simbol-simbol Belanda diturunkan. Struktur pemerintahan disesuaikan. Organisasi-organisasi mencari cara bertahan dalam situasi baru yang belum sepenuhnya mereka pahami.

Oto tetap aktif berhubungan dengan tokoh-tokoh pergerakan dari berbagai daerah. Pertemuan berlangsung untuk membahas masa depan Indonesia dan kemungkinan yang dapat muncul dari perubahan politik yang sedang terjadi. Untuk pertama kalinya, pembicaraan tidak lagi berkisar pada perbaikan nasib bumiputra di bawah pemerintahan kolonial, tetapi tentang bagaimana bangsa ini akan mengatur dirinya sendiri.

Perdebatan berlangsung panjang. Pendidikan, pemerintahan, hubungan pusat dan daerah, hingga bentuk negara menjadi bahan pembicaraan. Tidak semua tokoh memiliki pandangan yang sama, tetapi mereka sepakat bahwa masa depan Indonesia harus dipersiapkan sejak sekarang.

Bagi Oto, perjuangan memasuki babak baru. Selama ini ia dikenal sebagai tokoh organisasi, pendidik, dan juru bicara kepentingan rakyat. Kini perhatian para pemimpin pergerakan mulai tertuju pada satu tujuan yang lebih besar: kemerdekaan.

Situasi perang membuat semua rencana berjalan dalam ketidakpastian. Kabar dari luar negeri berubah dari waktu ke waktu. Tidak ada yang tahu kapan perang akan berakhir atau bagaimana nasib Jepang. Namun pembicaraan tentang Indonesia merdeka semakin sering terdengar di berbagai forum.

Nama-nama yang kelak tercatat dalam sejarah mulai terlibat dalam pertemuan-pertemuan penting. Oto berada di antara mereka. Pengalamannya dalam organisasi dan politik membuat pandangannya diperhitungkan, terutama ketika pembahasan menyangkut hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Perjalanan panjang yang dimulai dari ruang kelas, organisasi Sunda, hingga Volksraad membawanya ke fase yang berbeda. Untuk pertama kalinya, kemungkinan lahirnya sebuah negara merdeka tidak lagi terdengar sebagai cita-cita yang terlalu jauh.

Di berbagai daerah, semangat yang sama mulai tumbuh. Orang-orang membicarakan masa depan dengan cara yang berbeda dibanding beberapa tahun sebelumnya. Kemerdekaan belum diumumkan, tetapi gagasannya sudah menyebar ke mana-mana.

Oto memahami bahwa kesempatan seperti ini belum tentu datang dua kali. Karena itu ia memilih tetap berada di tengah proses yang sedang berlangsung. Perdebatan boleh berbeda, strategi boleh berubah, tetapi tujuannya semakin jelas.

Indonesia sedang bergerak menuju sebuah babak baru, dan Oto Iskandar di Nata ikut berada di dalamnya.*** bersambung

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Paduan suara FatNU Voice yang diinisiasi Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Bandung melalui Bidang Seni dan Budaya tampil perdana dalam Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kabupaten Bandung di Lapang Upakarti, Soreang, Kamis (22/10/2026). Kehadiran FatNU Voice menjadi langkah awal PC Fatayat NU Kabupaten Bandung dalam mengembangkan potensi kader perempuan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Polresta Bandung menggelar operasi penindakan premanisme dan pelanggaran penyakit masyarakat di wilayah Kecamatan Banjaran dan Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Kamis (22/10/2026). Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB tersebut, petugas mengamankan 21 orang yang diduga melakukan aktivitas berkedok pedagang asongan, juru parkir liar, dan pak ogah, serta menyita sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Sebagai bentuk komitmen dalam membangun generasi Qur’ani, BAZNAS Kabupaten Bandung turut mendukung kesejahteraan 1.012 guru ngaji melalui program bisyarah BAZNAS. Dukungan ini menjadi wujud kepedulian terhadap para pendidik Al-Qur’an yang selama ini berperan penting dalam membimbing anak-anak dan masyarakat mempelajari kitab suci. Di tengah besarnya tantangan pendidikan keagamaan, keberadaan guru ngaji menjadi […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 menjadi momentum memperkuat peran santri sebagai calon pemimpin bangsa, penjaga nilai-nilai keislaman, dan benteng moralitas masyarakat Indonesia. BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya mendukung kemajuan santri melalui penguatan pendidikan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat. Komitmen tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Dr. Yusuf Ali Tantowi, Lc., […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung KDS mendorong sekitar 160.000 santri di Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kapasitas diri, berani tampil, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan. Santri dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin, pengusaha, aparat negara, hingga profesional yang berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. Pesan tersebut disampaikan KDS saat menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Sebanyak 11 perusahaan menyediakan lebih dari 300 lowongan kerja dalam Job Fair ke-4 Tahun 2026 yang digelar Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung bersama SMKN 1 Majalaya, Rabu (21/10/2026). Bursa kerja ini menjadi kesempatan bagi pencari kerja untuk mengakses peluang rekrutmen sekaligus mempertemukan kebutuhan industri dengan kompetensi tenaga kerja. Ratusan pencari kerja dari Majalaya […]