Bale Bandung

Soal Pengurangan TKD, Waka DPR RI Siapkan Skema Fleksibilitas APBN 2026

×

Soal Pengurangan TKD, Waka DPR RI Siapkan Skema Fleksibilitas APBN 2026

Sebarkan artikel ini
Waka DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat pembukaan Festival Qasidah LASQI NJ se-Kab Bandung, di Gedung M Toha Soreang, Jumat (10/10/25).

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menilai pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari Rancangan Undang-undang APBN 2026 merupakan upaya mendisiplinkan anggaran oleh Kementerian Keuangan, yang selama ini menganggap ada idle dana yang masih mengendap di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

Sebagai solusinya bagi daerah, kata Cucun, perlu disampaikan suatu skema keuangan daerah yang harus dipahami Kemenkeu dan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, terkait dana belanja modal dan belanja pegawai.

“Jadi, uang yang disimpan di RKUD itu bukan idle (mengendap) dana. Itu uang gaji pegawai yang disimpan untuk satu tahun karena tidak mungkin gaji dicairkan semua sekaligus pada bulan Januari,” ungkap Cucun kepada wartawan di Gedung M Toha Soreang Kabupaten Bandung, Jumat 10 Oktober 2025.

Sedangkan dana untuk belanja modal, tukas Cucun, justru ini yang harus ditekankan. Karena itu pihaknya tengah menyiapkan skema terkait flexibility dari UU APBN 2026.

“Kalaupun ternyata ada daerah yang dipangkas TKD-nya, tapi dia memberikan supporting growth terhadap pertumbuhan ekonomi daerahnya sendiri dan nasional, kami berharap Menteri Keuangan maupun Kementerian/Lembaga (K/L) lainnya, bisa mempertimbangkan pemangkasan TKD-nya melalui skema cadangan fiskal dana Bendahara Umum Negara (BUN),” jelas Waka DPR RI dari Fraksi PKB ini.

Untuk itu Cucun menayarankan kepada kepala daerah untuk menjalankan terlebih dahulu anggaran yang sudah ada. Ia pun berharap TKD tidak ditransferkan secara bertahap melainkan sekaligus untuk percepatan pertumbuhan ekonomi.

“Khususnya untuk keperluan belanja modal daerah agar proses belanja modal seperti proses lelang, proses petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) sudah bisa berjalan di awal tahun di tahun anggaran baru,” ujar Cucun.

Ia juga berharap kepada kepala daerah untuk pandai-pandai berinovasi guna mengantisipasi dampak dari pemangkasan TKD ini.

Sementara itu Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan pemangkasan TKD ke Kabupaten Bandung yang nilainya nyaris mencapai Rp1 triliun sebenarnya dikonversi ke dalam bentuk program, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kalau kita hitung konversi Program MBG dengan pengurangan anggaran TKD, sebenarnya transfer dari pemerintah pusat untuk Program MBG itu lebih besar ketimbang anggaran TKD yang dikurangi,” papar Bupati Kang DS.

Bayangkan saja, kata bupati, penyerapan potensi perputaran perekonomian dari Program MBG saja di Kabupaten Bandung setiap tahunnya mencapai Rp5,4 triliun, dibandingkan dengan pemangkasan TKD yang sekitar Rp1 triliun.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong percepatan proses persetujuan lingkungan sebagai salah satu persyaratan perizinan berusaha atau kegiatan di Kabupaten Bandung. Percepatan tersebut dinilai penting untuk mendukung pengembangan investasi sekaligus meningkatkan potensi pendapatan asli daerah (PAD). Hal itu disampaikan bupati yang akrab disapa KDS, saat memimpin Rapat Koordinasi Proses Persetujuan Lingkungan sebagai Persyaratan […]

Bale Bandung

SOREANGl, balebandung.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat melaksanakan entry meeting Pemeriksaan Pendahuluan Kepatuhan atas Pengadaan Barang dan Jasa Infrastruktur Layanan Publik Tahun 2026 di Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Bandung di Soreang, Rabu (9/9/2026). Pemeriksaan pendahuluan ini merupakan bagian dari upaya BPK menindaklanjuti sejumlah […]

Bale Bandung

CILEUNYI, balebandung.com – Setiap orang memiliki masa lalu, tetapi tidak seorang pun seharusnya kehilangan kesempatan untuk memperbaiki masa depannya. Pesan itu mengemuka ketika Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menghadiri Program Layanan Hapus Tato Gratis Tahap III di Pondok Pesantren Anak Jalanan At-Tamur, Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi Indonesia (AKKOPSI) mendorong pengelolaan limbah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi bagian dari agenda ketahanan pangan nasional. Usulan tersebut disampaikan Ketua Umum AKKOPSI yang juga Bupati Bandung, Dadang Supriatna, dalam audiensi bersama Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) dengan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bandung bergerak merespons sebaran abu vulkanik yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah. BTB membagikan masker kepada pengendara di kawasan Lampu Merah Al Fathu, Soreang, Senin, 7 September 2026. Pembagian masker dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan. BAZNAS mengingatkan masyarakat […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Sebanyak 4.737 peserta ambil bagian dalam Bandung Bedas Run 2026 yang digelar di kawasan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (6/9/2026). Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan sejumlah warga negara asing. Mereka turun dalam dua kategori lomba, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Bupati Bandung Dadang Supriatna […]