BANDUNG, balebandung.com — Telkom University dan Universitas Padjadjaran (Unpad) meluncurkan Program Double Degree Master of Cyber Forensics Law untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia di bidang keamanan siber, forensik digital, dan hukum teknologi yang terus meningkat seiring percepatan transformasi digital.
Program tersebut diperkenalkan dalam forum AIlex Classroom bertema “Keamanan Siber di Era Kecerdasan Buatan: Perspektif Hukum, Regulasi, dan Kedaulatan Digital” yang digelar di Fakultas Hukum Unpad, Selasa (2/6/2026).
Program magister gelar ganda ini menggabungkan keunggulan Fakultas Informatika Telkom University di bidang keamanan siber dan forensik digital dengan kekuatan Fakultas Hukum Unpad dalam kajian hukum, regulasi, dan tata kelola digital.
Dekan Fakultas Informatika Telkom University, Dr. Kemas Muslim Lhaksmana, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan talenta yang mampu menjawab tantangan keamanan siber yang semakin kompleks.
“Melalui keunggulan masing-masing institusi, kami berkolaborasi untuk saling melengkapi dan mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan keamanan siber di masa depan,” kata Kemas.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Unpad R. Achmad Gusman Catur Siswandi menilai pendekatan multidisiplin menjadi kebutuhan di tengah berkembangnya berbagai persoalan hukum yang muncul akibat kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan.
Menurut dia, program tersebut tidak hanya membekali mahasiswa dengan pemahaman hukum, tetapi juga kemampuan teknis di bidang forensik digital dan keamanan siber sehingga mampu melihat persoalan secara lebih komprehensif.
Program Master of Cyber Forensics Law dirancang dengan kurikulum terintegrasi yang memadukan aspek hukum, teknologi informasi, keamanan siber, tata kelola data, hingga investigasi forensik digital.
Lulusan program ini diproyeksikan memiliki peluang karier di berbagai sektor, mulai lembaga pemerintah, aparat penegak hukum, regulator, perusahaan teknologi, industri keamanan siber, hingga konsultan tata kelola data dan kepatuhan digital.
Melalui kolaborasi tersebut, Telkom University dan Unpad berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat ekosistem keamanan siber nasional sekaligus menghadirkan model pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja di era kecerdasan buatan dan transformasi digital.
Program ini juga menjadi salah satu upaya kedua perguruan tinggi dalam menyiapkan talenta yang tidak hanya memahami perkembangan teknologi, tetapi juga mampu memastikan pemanfaatannya berjalan sesuai prinsip hukum, etika, dan kedaulatan digital Indonesia.







