Bale Jabar

Usung Sawelas Asih, Hasanah Didukung Budayawan

×

Usung Sawelas Asih, Hasanah Didukung Budayawan

Sebarkan artikel ini
Cawagub Jabar no urut 2 Anton Charliyan saat Gelar Seni Buhun, Milangkala Ka VI DPP Paku Padjadjaran, Sabtu (3/3/18) malam. by HMC

BANDUNG – Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Paku Padjajaran Jabar, Moch Kahfi Nurdiman mengapresiasi gagasan Sawelas Asih yang diusung pasangan Hasanah (Tubagus Hasanuddin – Anton Charliyan), sebagai basis untuk membangun Jawa Barat.

Sawelas Asih yang berarti 11 gagasan pondasi membangun Jawa Barat di mana menjadikan budaya lokal sebagai pondasi dalam membangun mental dan karakter generasi bangsa.

“Saya apresiasi itikad Kang Hasan dan Kang Anton dalam menjaga kelestasrian budaya Sunda,” ucap Kahfi dalam acara Gelar Seni Buhun, Milangkala ka-VI DPP Paku Padjadjaran, Sabtu (3/3/18) malam.

Kahfi menilai pasangan Kang Hasan dan Kang Anton adalah calon yang paling berkomitmen dalam menjaga nilai-nilai budaya Sunda. Di matanya, kiprah Kang Hasan dan Kang Anton sudah sejak lama membangun kebudayaan sunda.

Ia juga beharap pasangan Hasanah dapat terpilih dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jabar mendatang, agar mampu membawa kebudyaan Jawa Barat lebih maju.

“DPP Paku Padjajaran Jabar siap mendukung program Hasanah dalam mewujudkan budaya yang santun dan bertatakrama,” tandas Kahfi.

Dalam kesemepatan tersebut, Kang Anton mengungkapkan pentingnya mempertahankan budaya sunda. Menurutnya, di Jabar masih sangatlah kental dengan kultur budaya serta memiliki karakter tatakrama dan sopan santun.

Calon Wakil Gubernur pasangan nomor dua ini menambahkan Suku Sunda merupakan cikal-bakal berdirinya peradaban di Nusantara. Sudah sepatutnya diletakkan sebagai pondasi untuk membangun pembangunan daerah Jawa Barat.

“Budaya Sunda itu menjadi magnet orang-orang luar negeri untuk mempelajarinya. Karena itulah kita harus bangga dengan Budaya Sunda yang kita miliki,” seru Kang Anton.

Salah satu karakter budaya Sunda, sebut Anton, adalah silih asih, silih asah dan silih asuh. Ungkapan itu memiliki arti saling mengasihi, memiliki sifat welasasih antara sesama.

Dengan alasan itu pihaknya akan serius dalam mempertahankan kebudayaan Sunda yang ramah tersebut dengan menggulirkan program Turkamling (Infrastruktur Keamanan dan Lingkungan) serta Budaya.

Pembangunan sektor kebudayaan menurut Anton sama pentingnya seperti membangun infrastruktur, menciptakan keamanan dan membangun lingkungan yang kondusif. “Kami akan menggulirkan pembangunan kebudayaan ini sebagai program unggulan,” tandasnya.

Pasangan Hasanah sendiri memiliki gagasan Sawelas Asih yang diusung untuk membangun Jawa Barat. Dalam Sawelas Asih terdapat 7 program unggulan, yakni BogaGawe, JabarSebeuh, ImahRempeg, SakolaGratis, JabarCageur, Turkamling& Budaya, Molotot.com. []

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]