Bale Bandung

Viral Tarif Wisata, Hailuki Dorong Standar Harga Destinasi Swasta

×

Viral Tarif Wisata, Hailuki Dorong Standar Harga Destinasi Swasta

Sebarkan artikel ini

SOREANG, balebandung.com — Viral tarif vlog di destinasi wisata Rumah Pengabdi Setan di
Kampung Kertamanah, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, menjadi perhatian DPRD Kabupaten Bandung. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki menilai persoalan tersebut perlu dilihat lebih luas sebagai momentum untuk membenahi tata kelola tarif destinasi wisata di Kabupaten Bandung.

Hailuki mendorong adanya standar tarif wisata berupa batas bawah dan batas atas bagi destinasi wisata milik non-Pemerintah Kabupaten Bandung.

“Perlu ada standar tarif yang dikeluarkan berupa penentuan batas tarif bawah dan batas tarif atas destinasi wisata milik non-Pemda yang disepakati stakeholder pariwisata di Kabupaten Bandung,” ujar Hailuki di Soreang, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, standar tersebut diperlukan untuk menjaga persaingan usaha tetap sehat di antara pengelola destinasi wisata. Tarif yang terlalu rendah berpotensi memicu praktik banting harga, sementara tarif yang terlalu tinggi dapat menimbulkan persepsi negatif dan mengganggu iklim pariwisata.

Luki yang juga Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bandung ini mengatakan, pengaturan tarif wisata dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pajak dan Retribusi Daerah saat ini lebih berkaitan dengan destinasi wisata yang dikelola pemerintah daerah.

Sementara destinasi wisata milik swasta maupun BUMN tidak diatur secara rinci mengenai standar tarif karena telah menjadi objek pajak daerah melalui Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).

“Karena itu diperlukan langkah untuk mengisi kekosongan aturan mengenai standar tarif wisata swasta dan BUMN,” katanya.

Luki mengusulkan pemerintah daerah menerbitkan Surat Edaran Bupati Bandung atau melalui Dinas Pariwisata yang berisi imbauan kepada pengelola destinasi wisata untuk melakukan rasionalisasi tarif secara mandiri.

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak harus dimaknai sebagai intervensi pemerintah terhadap penetapan harga oleh pelaku usaha. Sebaliknya, forum bersama stakeholder pariwisata dapat menjadi ruang untuk menyepakati kewajaran tarif sekaligus menjaga daya saing antar-destinasi.

“Rasionalisasi tarif ini perlu melibatkan stakeholder pariwisata sehingga ada kesepahaman dalam menjaga iklim pariwisata di Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Ia berharap persoalan tarif vlog yang menjadi perhatian publik tidak berkembang menjadi persepsi negatif terhadap seluruh destinasi wisata di Kabupaten Bandung.

Hailuki menilai Kabupaten Bandung memiliki banyak destinasi wisata yang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah. Karena itu, persoalan tarif di satu destinasi sebaiknya tidak sampai berdampak terhadap minat masyarakat untuk berwisata ke Kabupaten Bandung.

“Semoga persoalan tarif vlog di semua destinasi wisata ini tidak mempengaruhi angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bandung,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

DAYEUHKOLOT, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau KDS menegaskan pentingnya integritas, kapasitas, dan pemahaman terhadap aturan bagi kepala desa dalam mengelola pemerintahan dan keuangan desa. Menurut KDS, besarnya anggaran yang dikelola pemerintah desa harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Hal tersebut penting agar anggaran desa benar-benar memberikan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 963/B/O/2026 Telkom University (Tel-U) secara resmi membuka Fakultas Kedokteran (FK Tel-U) sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan layanan kesehatan nasional yang terus berkembang. Bertempat di Gedung N kampus Tel-U Bandung, pada Selasa (1/9/2026), peresmian ini menandai era baru pendidikan kedokteran di Indonesia […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat mengecam keras aksi seorang oknum yang mengaku wartawan dan mengamuk di SDN 2 Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Ketua PWI Jawa Barat Terpilih Tantan Sulthon Bukhawan menegaskan, tindakan tersebut tidak mencerminkan perilaku seorang wartawan dan telah mencederai marwah profesi kewartawanan. “PWI Jawa Barat mengecam keras tindakan oknum yang […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prakarsa DPRD tentang pencegahan pembuatan, penyebarluasan dan penggunaan pornografi serta penanganan terhadap anak yang menjadi korban pornografi. Menurut Dadang, regulasi tersebut memiliki arti penting di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin terbuka. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS mendorong seluruh sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Kabupaten Bandung tidak hanya meningkatkan kompetensi medis, tetapi juga memperkuat kemampuan komunikasi, empati, sikap, dan etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurut KDS, kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis tenaga kesehatan. Sikap […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyiapkan skema insentif bagi pemilik lahan yang mempertahankan sawahnya sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Salah satunya berupa pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi lahan yang telah ditetapkan sebagai LP2B. Kebijakan tersebut disiapkan seiring proses penetapan LP2B Kabupaten Bandung yang mencakup sekitar 24.200 hektare atau 87 persen dari […]