Bale Jabar

Wagub Ajak Komunitas Motor Kebut Gerakan Citarum Bestari

×

Wagub Ajak Komunitas Motor Kebut Gerakan Citarum Bestari

Sebarkan artikel ini
Wagub Jabar Deddy Mizwar bersama komunitas saat Sosialiasai Percepatan Gerakan Citarum Bestari di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Rabu (30/11). by Humas Pemprov Jabar
Wagub Jabar Deddy Mizwar bersama komunitas motor saat Sosialiasai Percepatan Gerakan Citarum Bestari di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Rabu (30/11). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengajak komunitas-komunitas otomotif yang ada di Bandung Raya untuk turut serta mensukseskan Gerakan Citarum Bestari (Bersih Sehat Indah dan Lestari).

Gerakan Citarum Bestari yang telah dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejak 22 Juni 2014 lalu perlu percepatan dengan melibatkan seluruh komponen termasuk komunitas masyarakat. Ini sesuai dengan konsep pembangunan Jabar Masagi di mana komunitas menjadi salah satu unsur yang harus terlibat selain pemerintah, akademisi dan pengusaha.

Dalam acara Sosialiasai Percepatan Gerakan Citarum Bestari dan Pembangunan Desa Berbudaya Lingkungan di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Rabu (30/11/16), Wagub mengapresiasi hadirnya puluhan komunitas motor yang siap membantu mewujudkan gerakan budaya Citarum Bestari.

“Saya apresiasi kehadiran para komunitas yang siap untuk melakukan gerakan Citarum Bestari. Ini pekerjaan besar yang mustahil bisa diselesaikan sendiri-sendiri,” ucap Deddy.

Demiz berharap para komunitas dari berbagai varian motor ini bisa jadi inisiator atau penggerak secara terus menerus untuk mengedukasi masyarakat khususnya yang berada di bantaran Sungai Citarum untuk sadar gerakan “5T”. Sikap atau gerakan 5T ini yakni tidak menebang hutan di hulu sungai Citarum, tidak membuang limbah ternak, tidak membuang limbah rumah tangga, tidak membuang limbah industri dan tidak membuang sampah apapun ke sungai.

“Komunitas maupun hobbies dimanapun berada harus bisa menjadi penggerak secara budaya bagi lingkungan setidaknya di daerahnya masing-masing untuk sadar gerakan 5T,” kata Demiz.

Wagub menambahkan, Gerakan 5T inipun dapat terwujud bila ada kerjasama dengan pihak lain seperti pemerintah. “Kita bilang jangan buang sampah, tapi tempat sampahnya engga ada, truk sampahnya engga ada, karena itulah mari kita jalin kerjasama yang baik,” tuturnya.

Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jawa Barat, Anang Sudarna menerangkan, Citarum adalah sungai terbesar dan terpanjang di Jawa Barat, meliputi 12 kabupaten/kota dan hampir 20 Juta warga Jabar bergantung kepada sumber daya air yang ada di Sungai Citarum ini, bahkan 85% warga DKI Jakarta juga bergantung pada air tersebut.

Saat itu kualitas Sungai Citarum sangat memprihatinkan. Pembangunan industri dan infrastruktur terus berkembang sangat pesat dalam pembangunan ekonomi. “Tetapi sayangnya pembangunan tersebut mengakibatkan pencemaran dan kerusakan lingkungan,” sesal Anang.

Karena itulah sejak 2 Juli 2016 Pemprov Jabar bersama TNI, Polri dan FKPD telah mencanangkan revitalisasi gerakan gotong royong bebersih Citarum. “Alhamdulillah, hari ini walapun belum mencapai hasil maksimal, tren positif sudah terlihat yaitu kualitas air Citarum sudah mulai ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]