Bale Jabar

2021 Situasi Politik Indonesia Akan Diwarnai Tujuh Klaster Ini

×

2021 Situasi Politik Indonesia Akan Diwarnai Tujuh Klaster Ini

Sebarkan artikel ini
Guru Besar Unpad Bandung Bidang Keamanan Dalam Negeri, Prof Muradi.
Guru Besar Unpad Bandung Bidang Keamanan Dalam Negeri, Prof Muradi.

BANDUNG, Balebandung.com – Guru Besar Universtias Padjajaran (Unpad) Bandung Bidang Keamanan Dalam Neger, Prof Muradi menyatakan situasi politik Indonesia di tahun 2021 tak akan jauh berbeda dengan tahun 2020.

Dalam prediksinya saat diskusi Outlook Politik dan Keamanan Indonesia 2021, Prof Muradi menilai ada tujuh klaster yang mewarnai situasi politik tahun ini.

“Fenomena politik tahun ini (2021) tak jauh berbeda dengan tahun 2020. Ada beberapa yang akan menghangat, ” papar Prof Muradi Bandung, Senin (4/1/21).

Menurutnya, akan ada tujuh klaster situasi politik di tahun 2021. Antara lain legislasi politik, kebebasan sipil, kejahatan siber dan digitalisasi, pelembagaan politik, politik identitas, radikalisme dan teroris, lalu separatisme Papua. “Legislasi politik ini akan memanas, karena di tahun 2021 akan ada pembahasan UU Pemilu,” ungkapnya.

Dalam pembahasan UU Pemilu, akan memperdebatkan soal pelaksanaan pemilu lokal dan nasional. “Apakah UU Pemilu akan memutuskan pelaksanaan pemilu secara serentak di 2022 atau 2024,” jelasnya.

Muradi menatakan pembahasan UU Pemilu ini terus berulang setiap menjelang pelaksanaan pemilu nasional. “Hemat saya harusnya parpol dilibatkan dalam pembahasan UU Pemilu ini. Karena parpol sebagai aktor pemilu juga harus mengetahui perkembangan mengenai parlementary treshold yang dibahas dalam UU Pemilu,” jelasnya.

Dipastikan, pembahasan ambang batas suara parpol, akan memanas dalam pembahasan UU Pemilu. “Hal ini karena setiap parpol memiliki kepentingan, sehingga akan ada perdebatan mengenai ambang batas ini,” pungkas Guru Besar Unpad ini.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]