Bale Bandung

Penanganan Banjir Bojongsoang Libatkan Kejaksaan, Pemkab Siapkan Relokasi Warga dan Danau Retensi

×

Penanganan Banjir Bojongsoang Libatkan Kejaksaan, Pemkab Siapkan Relokasi Warga dan Danau Retensi

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna di sela kegiatan olahraga bersama Forkopimda Kabupaten Bandung di Lanud Sulaiman, Kec Margahayu, Selasa (23/6/26).

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan.

Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, terutama dalam pengawalan aspek hukum, relokasi warga, pembebasan lahan, hingga pemanfaatan lahan bekas permukiman untuk pembangunan danau retensi.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, gagasan relokasi mengemuka setelah adanya komunikasi dengan Kejati Jabar terkait solusi permanen penanganan banjir di kawasan Bojongsoang.

“Saya sudah mendapat kabar dari Pak Kajati. Salah satu solusi yang didorong adalah relokasi warga di kawasan yang setiap musim hujan selalu terendam banjir,” kata bupati di sela kegiatan olahraga bersama Forkopimda Kabupaten Bandung di Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Selasa 23 Juni 2026.

Menurut bupati yang akrab disapa Kang DS (KDS) itu, pemerintah daerah siap menyiapkan lahan relokasi apabila masyarakat bersedia dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan layak huni.

Relokasi tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk melindungi warga dari ancaman banjir yang terus berulang, tetapi juga menjadi bagian dari skenario besar pengendalian banjir di wilayah hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

“Alhamdulillah, sebagian besar warga juga sudah menyampaikan kesediaannya. Pemerintah daerah siap menyiapkan lokasi relokasi yang aman dan nyaman,” ujarnya.

KDS menjelaskan, lahan yang ditinggalkan warga nantinya tidak akan dialihfungsikan menjadi kawasan permukiman baru. Sebaliknya, kawasan tersebut direncanakan menjadi embung atau danau retensi untuk menampung limpasan air saat musim hujan.

Langkah tersebut dinilai lebih efektif karena selama ini sebagian kawasan Bojongsoang berada pada cekungan yang hampir setiap tahun terendam banjir.

“Nanti lahan yang selama ini menjadi titik genangan bisa dimanfaatkan menjadi embung atau danau. Ini akan menjadi bagian dari sistem pengendalian banjir di Bojongsoang dan sekitarnya,” kata KDS.

Selain mengawal proses relokasi, keterlibatan kejaksaan juga diperlukan dalam pengamanan aspek hukum berbagai proyek penanganan banjir, mulai dari pembebasan lahan, pembangunan kolam retensi, normalisasi saluran air hingga pemanfaatan aset yang berkaitan dengan program pengendalian banjir.

Menurut KDS, penanganan banjir tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah daerah sendiri. Karena itu, Pemkab Bandung menerapkan pendekatan pentahelix dengan melibatkan pemerintah, aparat penegak hukum, TNI, Polri, akademisi, dunia usaha dan masyarakat.

“Gerakan pentahelix ini sudah berjalan. Kami bersama Forkopimda terus mengawal penanganan banjir, terutama di wilayah-wilayah rawan yang selama ini menjadi langganan genangan,” ujarnya.

Saat ini sedikitnya hampir 10 kecamatan menjadi fokus penanganan banjir di Kabupaten Bandung, termasuk Bojongsoang, Dayeuhkolot, Baleendah, Solokanjeruk, Majalaya serta beberapa wilayah lainnya yang berada di kawasan cekungan Bandung selatan.

Selain relokasi warga, Pemkab Bandung juga tengah mematangkan rencana pembangunan kolam retensi di kawasan Lanud Sulaiman serta mengusulkan pembangunan infrastruktur pengendali banjir di wilayah Tegalluar dan Sukamanah kepada Kementerian Pekerjaan Umum.

“Kita ingin penanganan banjir ini tidak lagi parsial. Harus ada solusi permanen, mulai dari pengendalian tata ruang, kolam retensi, danau, hingga relokasi warga yang memang berada di kawasan paling rawan,” pungkas KDS.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, KH. Dr. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Al-Fathu, Soreang Jumat (6/11/2026). Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah memahami hakikat keberuntungan dan kesuksesan hidup berdasarkan tuntunan Al-Qur’an. Mengangkat Surah Al-‘Ashr dan Surah Al-Mu’minun ayat 1–10, ia menjelaskan bahwa kesuksesan sejati tidak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebadung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS) meminta Galih Hendrawan yang terpilih sebagai Ketua DPC APDESI Merah Putih Kabupaten Bandung periode 2026–2031 untuk merangkul seluruh kepala desa dan menjaga soliditas organisasi. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bandung. Pesan tersebut disampaikan KDS seusai […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kepala Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Galih Hendrawan, terpilih sebagai Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Merah Putih (APDESI MP) Kabupaten Bandung periode 2026–2031. Galih meraih kemenangan telak dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI yang digelar di Gedung Moh. Toha, Soreang, Jumat (6/11/2026). Berdasarkan hasil rekapitulasi dan penghitungan suara, Galih yang […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan komitmen negara untuk memenuhi seluruh hak keluarga prajurit yang gugur saat menjalankan tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Komitmen tersebut disampaikan Agus saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pemakaman militer Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bandung, Kamis (5/11/2026). Agus menyebut […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengukuhkan kepengurusan Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS) periode 2026–2030 sekaligus menghadiri rapat koordinasi bersama jajaran pengurus dan pemangku kepentingan terkait, di Gedung M Toha Soreang, Kamis (5/11/2026). Dalam sambutannya, KDS menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus FKBS yang telah dikukuhkan. Ia menegaskan pembangunan Kabupaten Sehat tidak dapat hanya […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Perkembangan pasar modal Indonesia belakangan ini menjadi perhatian publik, terutama setelah munculnya berbagai isu terkait Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dinamika tersebut tidak hanya menjadi perhatian investor, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai kondisi ekonomi nasional dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis […]