MAJALAYA, balebandung.com – Sebanyak 11 perusahaan menyediakan lebih dari 300 lowongan kerja dalam Job Fair ke-4 Tahun 2026 yang digelar Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung bersama SMKN 1 Majalaya, Rabu (21/10/2026). Bursa kerja ini menjadi kesempatan bagi pencari kerja untuk mengakses peluang rekrutmen sekaligus mempertemukan kebutuhan industri dengan kompetensi tenaga kerja.
Ratusan pencari kerja dari Majalaya dan sekitarnya antusias mendatangi kegiatan bertema “Wujudkan Kariermu, Raih Peluang Kerjamu” tersebut. Pemerintah Kabupaten Bandung berharap kegiatan ini tidak hanya mempertemukan perusahaan dan pelamar, tetapi juga mendorong penempatan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung, Dadang Komara, yang diwakili Sekretaris Dinas DA Hidayat, mengatakan persoalan ketenagakerjaan membutuhkan kolaborasi pemerintah, dunia pendidikan, perusahaan, lembaga pelatihan kerja, dan masyarakat.
“Permasalahan ketenagakerjaan masih menjadi salah satu tantangan penting yang harus kita hadapi bersama. Masyarakat membutuhkan akses informasi lowongan pekerjaan yang mudah, cepat, transparan, dan terpercaya. Sementara itu, perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” ujar Hidayat dalam sambutan yang disampaikan pada pembukaan kegiatan.
Menurutnya, Job Fair menjadi sarana strategis untuk memperluas akses informasi pasar kerja, mempermudah proses rekrutmen, serta mempertemukan kualifikasi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan. Karena itu, pelamar diminta mencermati persyaratan setiap lowongan, menyesuaikan pilihan dengan kompetensi, pendidikan, dan minat, serta menyiapkan dokumen lamaran secara lengkap.
Selain melalui bursa kerja tatap muka, Disnaker Kabupaten Bandung mendorong pemanfaatan platform digital DASHNAKER+ yang dapat diakses melalui dashnaker.bandungkab.go.id. Platform tersebut menjadi sarana untuk memperluas akses informasi lowongan agar masyarakat dapat mencari peluang kerja tanpa bergantung pada waktu dan lokasi penyelenggaraan Job Fair.
Dadang juga meminta perusahaan peserta memastikan lowongan yang ditawarkan telah dipublikasikan dan berstatus online di DASHNAKER+, sehingga pencari kerja dapat mengakses informasi dan mengajukan lamaran melalui sistem yang tersedia.
Alumni SMKN 1 Majalaya Ikuti Seleksi Schneider Indonesia
Rangkaian Job Fair turut diisi work interview bersama PT Schneider Indonesia, Cikarang Plant, yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom dari aula SMKN 1 Majalaya. Seleksi tersebut secara khusus ditujukan bagi alumni kompetensi keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) dan Teknik Elektronika Industri (TEI).
Dadang menilai kegiatan tersebut menjadi contoh kolaborasi dunia pendidikan dan industri dalam mendekatkan lulusan dengan kebutuhan tenaga kerja. Kerja sama semacam ini diharapkan terus dikembangkan agar lulusan memiliki akses lebih luas terhadap pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya.
Ia menegaskan, keberhasilan Job Fair tidak cukup diukur dari jumlah perusahaan peserta atau banyaknya lowongan yang tersedia. Hal yang lebih penting adalah tindak lanjut proses seleksi, kesesuaian kompetensi pelamar dengan kebutuhan industri, dan realisasi penempatan tenaga kerja.
Karena itu, koordinasi antara Disnaker, perusahaan, dan pihak sekolah perlu berlanjut setelah kegiatan berakhir. Sekolah juga diharapkan memperkuat penyelarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri serta melaksanakan tracer study untuk memantau perkembangan alumni setelah menyelesaikan pendidikan.
Job Fair ke-4 Tahun 2026 tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan RI sekaligus Kepala KCD Wilayah VIII Jawa Barat Sriyuda Ermansyah, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Humaira Zahrotun Noor, Camat Majalaya Rofiran, dan Kepala SMKN 1 Majalaya Catur Sujatmiko.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, sekolah, dan lembaga pelatihan semakin kuat. Dengan tersedianya lebih dari 300 lowongan dari 11 perusahaan, para pencari kerja diharapkan dapat memanfaatkan peluang yang ada sekaligus mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan masing-masing perusahaan.***







