Bale Bandung

Bupati Bandung Apresiasi Program Kerja IDI dalam Percepatan Penurunan Stunting

×

Bupati Bandung Apresiasi Program Kerja IDI dalam Percepatan Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat Peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-116 Tingkat Kab Bandung di RSUD Otto Iskandar Di Nata, Soreang, Minggu (28/7/24).

SOREANG, Balebandung.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bandung mencanangkan Gerakan Bersama Penurunan dan Pencegahan Stunting Berbasis Geospasial (Gempur Pesat), saat peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-116 Tingkat Kab Bandung di RSUD Otto Iskandar Di Nata, Soreang, Minggu (28/7/2024).

Gempur Pesat merupakan program Komitmen Pentahelix IDI Kab Bandung dalam rangka percepatan penurunan stunting. Pada kesempatan itu Bupati Bandung Dadang Supriatna turut menandatangani Komitmen Pentahelix Gempur Pesat.

Bupati Bandung mengapresiasi peranan IDI Kab Bandung dalam upaya percepatan penurunan angka prevalensi stunting di Kab Bandung yang saat ini mencapai 29,2 persen. Menurut pendataan balita melalui Aplikasi e-PPGBM by name by address, kata bupati, Dinas Kesehatan Kab Bandung menginformasikan angka stunting sudah menurun hingga 11 persen.

“Saya apresiasi kepada IDI Kabupaten Bandung yang telah mencanangkan program kerja, langkah dan rencananya yang sangat luar biasa dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bandung,” ungkap bupati.

Pada kesempatan itu Bupati Dadang juga turut menyaksikan penandatanganan MoU antara IDI Kab Bandung Polresta Bandung dan Kodim 0624 Kab Bandung, tentang kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting di Kab Bandung. Penandatangan MoU antara IDI Kab Bandung dengan Polri dan TNI merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Jawa Barat bersama Ketua IDI Jawa Barat.

Bupati yang akran disapa Kang DS ini juga mengapresiasi IDI yang sudah melakukan kolaborasi dengan TNI-Polri. Menurutnya, tanpa kolabrasi suatu persoalan tidak akan selesai.

“Saya jadi ingat waktu pandemi Covid-19 kami berkolaborasi dengan TNI-Polri. Saya sudah merasakan betapa hebatnya kolaborasi. Karena itu, yuk kita bersama-sama kurangi angka stunting di Kabupaten Bandung,” seru Kang DS

Selain penandatanganan MoU dan pencanganan Gempur Pesat, kegiatan lain dalam rangka Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-116 Tingkat Kab Bandung antara lain Sepeda Santai Peduli Stunting yang diikuti 1.000 peserta. Ada juga Talkshow Peduli Stunting, Pemeriksaan Kesehatan Anak Stunting, Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil Kurang Energi Kronik

Ketua IDI Kab Bandung dr Azis Asopari mengatakan pada peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-116 Tingkat Kab Bandung ini pihaknya memang mengambil tema Sinergi Kolaborasi untuk Negeri. Dengan tema ini, pihaknya melibatkan seluruh komponen yang ada di wilayah Kabupaten Bandung ini untuk berkolaborasi dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Azis mengatakan, selain mencanangkan Gerakan Bersama Penurunan dan Pencegahan Stunting Berbasis Geospasial (Gempur Pesat), IDI Kab Bandung juga sebelumnya sudah mencanangkan program Doa Penting atau Dokter Asuh Anak Pencegah Stunting.

“Alhamdulillah, Program Doa Penting ini sudah berjalan dan program ini menjadi role model yang dicontoh oleh para dokter di kabupaten/kota lainnya, dan IDI Kabupaten Bandung menjadi pelopor program Doa Penting ada waktu itu,” ungkap Azis.

Azis berharap Gempur Pesat dan Doa Penting ini menjadi titik awal yang baik dan membawa keberkahan untuk IDI dalam membantu sesama.

Menurutnya, stunting merupakan suatu keadaan anak yang mengalami gizi kronik. Akibat gizi kronik, kata Azis, walaupun sekarang sudah lolos dari stunting-nya, namun dampak ke depannya lebih besar.

“Dia akan lebih rentan terhadap penyakit-penyakit yang lain. Misalkan hipertensi, diabetes melitus. Inilah yang akan menjadi fokus perhatian kita, maka kita harus lebih peduli terhadap stunting,” kata Azis.

Bebas dari stunting menurutnya merupakan cita-cita-cita bersama, untuk mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, dengan menurunkan angka stunting.

“Sehingga ke depan kita mendapatkan bonus demografi di mana kita mendapatkan anak-anak yang sehat dan terbebas dari stunting, yang akan menggantikan kita menjadi pemimpin-pemimpin yang akan datang,” ucap Azis.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bandung yang menargetkan 4.718 unit pada 2026 dinilai perlu diperkuat dari sisi kualitas agar bantuan benar-benar menghasilkan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki mengatakan, program Rutilahu tidak cukup hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki. Menurut dia, pemerintah […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bagi Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna, kepedulian terhadap lingkungan hidup dan sanitasi bukan lagi sekadar program pelengkap, melainkan kebijakan mutlak yang tidak dapat ditawar-tawar. Demikian ditegaskan Toto Izul Fatah, Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, dalam kajiannya yang menyoroti peran Bupati Bandung Dadang Supriatna di bidang sanitasi dan pelestarian lingkungan. Ada […]

Bale Bandung

PANGALENGAN, balebandung.com — Kondisi Jembatan Cisangkuy yang menjadi akses menuju kawasan Dodik Secata Rindam III/Siliwangi, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, mendapat perhatian setelah bagian pondasi atau abutment dilaporkan bergeser lebih dari satu meter dan tanah di sekitar struktur mengalami penurunan. Kondisi tersebut mencuat pada 23 September 2026 setelah video kondisi pondasi jembatan beredar di media sosial. […]

Bale Bandung

BANDUNG — Nama KH. Yusuf Ali Tantowi dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya dikenal dalam lingkungan Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung, tetapi juga melalui kiprahnya sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung. Kedua posisi tersebut membuat pengalaman Yusuf berada pada persimpangan antara organisasi keumatan, pengelolaan lembaga, penghimpunan dana masyarakat, pemberdayaan, serta hubungan dengan berbagai […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Nonton bareng film Ibadah dan Cinta menjadi momen emosional bagi kader Fatayat NU Bandung Raya. Bukan hanya karena pesan keluarga, cinta dan keikhlasan yang dibawa film tersebut, tetapi juga karena kehadiran sosok almarhumah Margaret Aliyatul Maimunah yang ikut bermain dalam film itu. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti mengatakan, keterlibatan Margaret dalam […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com — Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Bandung menggelar nonton bareng (nobar) film Ibadah dan Cinta bersama sekitar 40 kader Fatayat NU se-Bandung Raya, termasuk dari Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi kader untuk menikmati […]