Bale Bandung

Pelaksanaan Perda Fasilitasi Pesantren Kab Bandung Terhambat SE Menag tentang Larangan Terima Dana APBD

×

Pelaksanaan Perda Fasilitasi Pesantren Kab Bandung Terhambat SE Menag tentang Larangan Terima Dana APBD

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Bandung, di Sutan Raja Soreang, Kamis (19/12/24).

SOREANG, Balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menghadapi kendala dalam mengalokasikan dana hibah yang bersumber dari APBD untuk membantu memfasilitasi pesantren.

Hal ini disebabkan adanya Surat Edaran Kementerian Agama, yang melarang penggunaan dana APBD untuk pesantren. Meskipun Undang-undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Banduung tentang Penyelenggaraan Fasilitasi Pesantren telah disahkan.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Bandung Dadang Supriatna saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Bandung, di Sutan Raja Soreang, Kamis (19/12/2024.

“Makanya, Surat Edaran Menteri Agama yang melarang APBD membantu pesantren itu harus dicabut,” tandas Bupati Bandung.

Biar tidak bingung, bupati lantas mengajak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung dan Forum Pondok Pesantren untuk bersilaturahmi langsung ke Kementerian Agama. Sekaligus guna mendiskusikan pembagian dana yang jelas antara APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten.

“Saya juga ingin ada kejelasan. Apakah anggaran dari APBN berbasis siswa, jumlah santri, atau jumlah ruangan pondok? Regulasi ini harus diperjelas,” ungkap Kang DS, sapaan karib bupati.

Di hadapan ratusan peserta Musda Forum Pondok Pesantren (FPP), Bupati Bedas juga menitipkan pesan agar pesantren bisa lebih kreatif seperti dengan mengembangkan koperasi berbasis produktif.

Menurutnya, model usaha ini sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam program makan bergizi gratis bagi siswa dan santri mulai Januari 2025.

“Program makan bergizi ini akan membutuhkan hampir Rp 2,4 triliun per tahun. Jika 40 persen saja dikelola oleh pesantren, maka ada peluang sebesar Rp 800 miliar yang bisa dimanfaatkan,” ungkap Kang DS.

Ia mendorong pesantren untuk mengembangkan usaha seperti peternakan ayam petelur, ayam potong, atau pun budidaya ikan. Dengan peluang ini, pesantren diharapkan mampu menciptakan kemandirian finansial sehingga biaya pendidikan dapat digratiskan.

“Jika pesantren memanfaatkan peluang ini, uang akan berputar di daerah, dan pesantren tidak akan kesulitan mencari dana operasional,” kata Kang DS.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna memberikan kesaksian dalam persidangan perkara PT Bandung Daya Sentosa (BDS) di Pengadillan Negeri Kota Bandung, Selasa (29/9/2026). Kehadiran bupati yang akrab disapa KDS ini merupakan bagian dari proses hukum yang sedang berjalan dan bentuk pemenuhan kewajibannya untuk memberikan keterangan sesuai pengetahuan dan kapasitasnya. Dalam konteks kepemilikan Pemerintah Kabupaten […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bandung yang menargetkan 4.718 unit pada 2026 dinilai perlu diperkuat dari sisi kualitas agar bantuan benar-benar menghasilkan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki mengatakan, program Rutilahu tidak cukup hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki. Menurut dia, pemerintah […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bagi Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna, kepedulian terhadap lingkungan hidup dan sanitasi bukan lagi sekadar program pelengkap, melainkan kebijakan mutlak yang tidak dapat ditawar-tawar. Demikian ditegaskan Toto Izul Fatah, Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, dalam kajiannya yang menyoroti peran Bupati Bandung Dadang Supriatna di bidang sanitasi dan pelestarian lingkungan. Ada […]

Bale Bandung

PANGALENGAN, balebandung.com — Kondisi Jembatan Cisangkuy yang menjadi akses menuju kawasan Dodik Secata Rindam III/Siliwangi, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, mendapat perhatian setelah bagian pondasi atau abutment dilaporkan bergeser lebih dari satu meter dan tanah di sekitar struktur mengalami penurunan. Kondisi tersebut mencuat pada 23 September 2026 setelah video kondisi pondasi jembatan beredar di media sosial. […]

Bale Bandung

BANDUNG — Nama KH. Yusuf Ali Tantowi dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya dikenal dalam lingkungan Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung, tetapi juga melalui kiprahnya sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung. Kedua posisi tersebut membuat pengalaman Yusuf berada pada persimpangan antara organisasi keumatan, pengelolaan lembaga, penghimpunan dana masyarakat, pemberdayaan, serta hubungan dengan berbagai […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Nonton bareng film Ibadah dan Cinta menjadi momen emosional bagi kader Fatayat NU Bandung Raya. Bukan hanya karena pesan keluarga, cinta dan keikhlasan yang dibawa film tersebut, tetapi juga karena kehadiran sosok almarhumah Margaret Aliyatul Maimunah yang ikut bermain dalam film itu. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti mengatakan, keterlibatan Margaret dalam […]