Bale Bandung

Menduk Bangga: Tim Pendamping Keluarga Diberdayakan Dalam Distribusi MBG Bumil, Busui dan Balita

×

Menduk Bangga: Tim Pendamping Keluarga Diberdayakan Dalam Distribusi MBG Bumil, Busui dan Balita

Sebarkan artikel ini
Menduk Bangga Wihaji menyerahkan bantuan paket MBG kepada ibu hamil dan menyusui, di di Kp Jongor Baru, Desa Serangmekar, Kec Ciparay, Kab Bandung, Selasa (18/2/25)

CIPARAY, Balebandung.com – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (MendukBangga) / Kepala BKKBN Wihaji meninjau langsung simulasi pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) khusus ibu hamil dan menyusui serta balita, di Kampung Jongor Baru, Desa Serangmekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Selasa (18/2/2025).

Menduk Bangga menjelaskan kunjungan lapangannya ini guna memastikan ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui) dan balita bisa mendapatkan Program MBG dengan lancar dalam pelaksanaannya mulai April 2025.

Pada kesempatan itu menteri juga meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Serangmekar, kemudian berdialog dengan 200-an para bumil dan busui untuk mendengar aspirasi dari mereka, serta memberikan bantuan MBG dan telur ayam.

“Hari ini masih simulasi seperti di daerah lainnya sebelum nantinya April 2025 dilaksanakan se-indonesia. Kita pelan-pelan saja, cari tahu masalahnya apa di lapangan, jalan keluarnya bagaimana serta distribusi MBG-nya seperti apa,” ungkap Wihaji kepada wartawan.

Untuk pendistribusian MBG kepada bumil, busui dan balita ini nantinya akan memberdayakan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang sudah ada, dibantu petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

“TPK akan diberikan tugas tambahan yaitu memastikan distribusi MBG tepat sasaran ke rumah masing-masing penerima manfaat, berdasarkan data dari Kemenduk Bangga yang nantinya diserahkan ke Badan Gizi Nasional,” kata Menteri Wihaji.

Menu makanan bagi para bumil, busui dan balita pun nantinya berbeda-beda. “Juga jangan sampai ketika makanan sudah sampai ke penerima manfaat atau bumil dan busui, malah dimakan sama anggota keluarganya yang lain,” tukasnya.

Menurut Wihaji, pemberian MBG kepada bumil dan busui yang menjadi program Presiden Prabowo menurutnya penting dalam rangka menurunkan angka prevalensi stunting yang saat ini mencapai 21,5 persen.

“Anak-anak dari bumil dan busi ini merupakan cikal bakal generasi penerus bangsa yang hebat untuk masa depan bangsa. Maka negara hadir untuk mengurus bumil, busui dan balita dengan memberikan asupan gizi,” ujarnya.

Ditanya mengenai skema dan target distribusinya, menteri memaparkan pada April disalurkan MBG tahap pertama, kemudian tahap kedua di Agustus, sehingga pada akhir tahun 2025 diharapkan bisa selesai target tahun ini sebanyak 2,4 juta bumil,busui dan balita.

Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional Nyoto Suwignyo menambahkan, skema dan target pemberian MBG terdiri dari dua segmen yaitu peserta didik mulai dari PAUD sampai SMA hingga pesantren. Segmen kedua adalah non peserta didik yaitu bumil, busui serta balita.

“Total anggarannya disiapkan Rp71 triliun. Dua kali pencairan aman sudah. Skemanya untuk satu dapur 3.500 paket MBG untuk 14 sekolah. Sisanya untuk 200-an bumil busui dan balita,” papar Nyoto.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna melontarkan kritik terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), khususnya dalam penataan jaringan utilitas telekomunikasi dan implementasi ducting. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) mempertanyakan masih ditemukannya kabel telekomunikasi yang melintang dan tidak tertata dan semrawut, sementara Pemerintah Kabupaten Bandung telah memiliki regulasi yang mengatur pipa bersama […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) atau Basic Class Korps Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Bandung Angkatan XV diduga diwarnai praktik perpeloncoan dan kekerasan fisik terhadap peserta. Dugaan tersebut disampaikan salah seorang orang tua peserta berinisial Yn warga Kabupaten Bandung. Kepada balebandung.com, Yn mengaku anaknya mengalami trauma setelah mengikuti Diklatsar yang berlangsung sekitar setahun […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com — Bazar UMKM Kodam III/Siliwangi yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI langsung dipadati warga. Sejak pagi, masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya berdatangan ke Taman Merdeka Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh No. 69, bahkan sebelum bazar resmi dibuka. Salah satu daya tariknya adalah harga produk yang ditawarkan lebih rendah dibanding harga pasar. Di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Musim kemarau 2026 membawa peningkatan risiko kebakaran di Kabupaten Bandung. Dalam paparan data penanganan kebakaran 2026 yang disampaikan pada rapat koordinasi rutin bersama organisasi perangkat daerah (OPD) di Gedung M. Toha, Soreang, Selasa (22/9/2026), tercatat 577 kejadian kebakaran dengan luas area terdampak mencapai 47,61 hektare. Bupati Bandung Dadang Supriatna atau akrab disapa […]

Bale Bandung

BANDUNG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Linggaria Festival Hari Kedua tidak hanya diisi tausiah dan penyerahan santunan. Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., mengaitkan momentum Maulid dengan makna kemerdekaan dan tanggung jawab sosial umat. Yusuf menyampaikan hal itu saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 […]