Bale Bandung

Hailuki Minta Audit Forensik Ulang Proyek SMKN 1 Soreang Usai Plafon Atap Roboh

×

Hailuki Minta Audit Forensik Ulang Proyek SMKN 1 Soreang Usai Plafon Atap Roboh

Sebarkan artikel ini

SOREANG, balebandung.om – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki menyoroti serius insiden robohnya plafon ruang kelas di SMKN 1 Soreang yang menyebabkan sejumlah siswa menjadi korban.

Ia meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat untuk bersikap terbuka dan transparan terkait pihak pelaksana proyek pembangunan tersebut, mengingat bangunan tersebut diketahui baru sekitar enam bulan digunakan.

“Saya minta Disdik Jabar transparan mengumumkan siapa nama pemborong dan pengawas proyeknya. Jangan sampai kejadian seperti ini hanya dianggap musibah biasa tanpa ada pihak yang bertanggung jawab,” tegas Hailuki, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, fakta bahwa bangunan baru dipakai sekitar enam bulan menunjukkan proyek tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan oleh pihak pelaksana. Karena itu, tanggung jawab tidak bisa dilepaskan begitu saja.

“Kalau baru enam bulan dipakai berarti masih dalam masa perawatan oleh pihak pelaksana. Ini harus menjadi tanggung jawab pemborong, bukan justru dibebankan kembali kepada sekolah atau pemerintah,” tandasnyanya.

Selain melakukan perbaikan menyeluruh terhadap plafon yang roboh, Hailuki juga menegaskan bahwa pihak pemborong wajib menanggung biaya pengobatan siswa yang menjadi korban akibat insiden tersebut.

“Selain harus memperbaiki plafon, pihak pemborong juga harus menanggung biaya pengobatan siswa korban. Keselamatan siswa tidak bisa dianggap sepele,” kata Luki.

Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bandung ini juga meminta Inspektorat untuk turun langsung melakukan audit forensik ulang terhadap proyek pembangunan tersebut guna memastikan kelayakan konstruksi dan menghindari potensi masalah serupa di bangunan lainnya.

“Kepada Inspektorat saya minta agar dilakukan audit forensik ulang terhadap proyek tersebut guna memastikan kelayakannya. Jangan sampai ada kelalaian yang berulang dan membahayakan keselamatan peserta didik,” tegasnya.

Menurutnya, kejadian ini harus menjadi evaluasi serius dalam pengawasan proyek-proyek pembangunan sarana pendidikan, khususnya yang menggunakan anggaran publik.

Ia menegaskan bahwa kualitas pembangunan sekolah harus menjadi prioritas utama karena menyangkut keselamatan generasi muda dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran pendidikan.

“Sekolah itu tempat anak-anak belajar dengan aman, bukan tempat yang justru menimbulkan rasa takut. Maka kualitas proyek dan pengawasan harus benar-benar menjadi perhatian,” pungkas Luki.

Sebelumnya diberitakan, plafon dua ruang kelas di SMKN 1 Soreang roboh saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung, Senin (27/4/2026) sore.

Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah siswa mengalami luka ringan dan sempat memicu kepanikan di lingkungan sekolah.

Berdasarkan pantauan, ruang kelas roboh tersebut merupakan bagian dari enam ruang kelas baru yang belum lama selesai dibangun dan diserahterimakan pada Desember 2025 oleh Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah VIII Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait insiden tersebut dan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.

“Setiba di lokasi, benar terdapat enam ruang kelas baru dan dua di antaranya mengalami roboh pada bagian atap,” ujar Aldi di lokasi kejadian.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat mengecam keras aksi seorang oknum yang mengaku wartawan dan mengamuk di SDN 2 Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Ketua PWI Jawa Barat Terpilih Tantan Sulthon Bukhawan menegaskan, tindakan tersebut tidak mencerminkan perilaku seorang wartawan dan telah mencederai marwah profesi kewartawanan. “PWI Jawa Barat mengecam keras tindakan oknum yang […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prakarsa DPRD tentang pencegahan pembuatan, penyebarluasan dan penggunaan pornografi serta penanganan terhadap anak yang menjadi korban pornografi. Menurut Dadang, regulasi tersebut memiliki arti penting di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin terbuka. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS mendorong seluruh sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Kabupaten Bandung tidak hanya meningkatkan kompetensi medis, tetapi juga memperkuat kemampuan komunikasi, empati, sikap, dan etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurut KDS, kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis tenaga kesehatan. Sikap […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyiapkan skema insentif bagi pemilik lahan yang mempertahankan sawahnya sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Salah satunya berupa pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi lahan yang telah ditetapkan sebagai LP2B. Kebijakan tersebut disiapkan seiring proses penetapan LP2B Kabupaten Bandung yang mencakup sekitar 24.200 hektare atau 87 persen dari […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya untuk mempercepat sertifikasi sekitar 10.000 bidang tanah wakaf dan sarana keagamaan di Kabupaten Bandung. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memberikan kepastian hukum terhadap aset keagamaan sekaligus mewujudkan kemaslahatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan KDS saat menghadiri Sosialisasi Sertifikasi Tanah Wakaf dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Rumah bukan sekadar tempat tinggal. Hunian yang layak, aman, sehat, dan terjangkau menjadi salah satu fondasi penting bagi keluarga untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Momentum Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2026 menjadi pengingat bahwa pemenuhan kebutuhan hunian harus terus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Perumahan, […]