Bale Bandung

Di Balik Logo Si Jalak Harupat, Ada Filosofi Ayam Jantan Petarung Julukan Oto Iskandar di Nata

×

Di Balik Logo Si Jalak Harupat, Ada Filosofi Ayam Jantan Petarung Julukan Oto Iskandar di Nata

Sebarkan artikel ini
Logo Stadion Si Jalak Harupat

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung memastikan logo yang tertera di dinding pintu utama Stadion Si Jalak Harupat menggambarkan seekor ayam jantan “Jalak Harupat” yang dijadikan julukan bagi Oto Iskandar di Nata, Pahlawan Nasional asal Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah (Bapperida) Marlan mengatakan, kepastian itu ditetapkan berdasarkan Peraturan Bupati Bandung pada masa itu dijabat Obar Sobarna.

Menurut Marlan, logo tersebut melambangkan ayam jantan jalak harupat dengan posisi tubuh yang sedang diadu atau bertarung dengan ayam jantan lainnya.

“Nama sekaligus logo Stadion Si Jalak Harupat itu sudah ditetapkan dalam Perbup yang keduanya merupakan hasil sayembara,” ungkap Marlan di Soreang, Senin 8 Juni 2026.

Jalak Harupat sendiri merupakan ayam jantan petarung (ayam laga), yang merepresentasikan karakter Si Jalak Harupat: pemberani, tangguh, pantang mundur, suara vokalnya nyaring dan siap bertarung. Selain sebagai julukan dari Oto Iskandar di Nata, Jalak Harupat juga melambangkan semangat atlet yang bertarung di event pertandingan atau kejuaraan cabang olahraga.

Ditanya terkait wacana perubahan logo tersebut dalam rangka menyambut disahkannya Perda Penyelenggaraan Keolahragaan , Marlan menyatakan hal itu bisa dikembalikan ke stakeholder terkait.

“Tinggal dibahas saja antara pelaku olahraga, Dispora termasuk KONI juga,” ujarnya.

Senada dengan Marlan, pemenang sayembara nama Stadion Si Jalak Harupat, Apun Agustin Purnawan juga menyatakan bahwa Si Jalak Harupat diambil dari julukan Oto Iskandar di Nata.

“Maka jangan hanya menyebut dengan nama Jalak saja, karena konotasinya bisa jadi ke burung jalak. Tapi harus menyebutnya Jalak Harupat sebagai ayam jantan atau ayam adu, agar tidak bingung ini ayam atau burung,” ujar Apun.

Karena itu kata dia, logo Stadion Si Jalak Harupat pun harus menggambarkan ayam jago atau jantan yang di distilisasikan atau digayakan (diperindah).

Hal senada diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung bahwa Jalak Harupat artinya ayam jantan.

“Artinya simbol petarung untuk Oto Iskandar di Nata. Jadi, bukan burung jalak,” tukas Hailuki.

Menurutnya, baik untuk stadion maupun Bank BPR Kerta Raharja yang diperlukan adalah rebranding dan logo perlu dipertegas lagi.

“Logo itu alah satu bagian dari rebranding. Logo tetap Jalak Harupat, tapi bentuknya bisa diganti yang lebih valuable,” ujar Luki.***

Toni Permana: Momentum Perda Keolahragaan Harus Diikuti Penguatan Identitas Si Jalak Harupat

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]

Bale Bandung

balebandung.com – Komitmen dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan, komunikasi, dan pemberdayaan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Community Service International Collaborationyang melibatkan Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Indonesia (FORKOMMI) Malaysia, Sanggar Bimbingan (SB) Broga, Negeri Sembilam, Malaysia serta Dosen FKS, Bandung, Telkom University, Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, (2/8) diselenggarakan di Sanggar Bimbingan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menargetkan 172 Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kabupaten Bandung dilengkapi mesin motah sehingga mampu mengolah sedikitnya 600 ton sampah per hari. Target tersebut disampaikan usai meresmikan TPS3R Tegalluar Lestari di Kampung Sapan, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Jumat (7/8/2026). “Saat ini ada 172 TPS3R di Kabupaten […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terus memperkuat upaya penanganan banjir melalui program Pentahelix dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, pemerintah desa, TNI-Polri, dunia usaha, hingga masyarakat. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Sungai Cikeruh di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang. Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan monitoring dan peninjauan langsung kegiatan normalisasi […]