BANDUNG, balebandung.com – Aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bandung terus menunjukkan geliat positif. Hingga Triwulan II 2026, Kabupaten Bandung tercatat sebagai daerah dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar kedua di Jawa Barat, sekaligus masuk lima besar penyaluran kredit UMKM di provinsi tersebut.
Data tersebut disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat Darwisman dalam Media Update Triwulan II 2026 OJK Jawa Barat di Kota Bandung, Kamis (30/7/2026).
Menurut Darwisman, tingginya penyaluran KUR menunjukkan semakin besarnya kepercayaan lembaga keuangan terhadap kemampuan pelaku UMKM di Kabupaten Bandung dalam mengembangkan usahanya.
“Kabupaten Bandung berada di posisi kedua penyaluran KUR di Jawa Barat dan juga masuk lima besar penyaluran kredit UMKM. Ini menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM, tumbuh cukup baik,” ujarnya.
Ia mengatakan, keberhasilan tersebut menjadi sinyal positif bahwa akses pembiayaan bagi pelaku usaha semakin terbuka. Ketersediaan modal diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas lapangan kerja, hingga memperkuat daya saing usaha lokal.
Darwisman menilai KUR tetap menjadi instrumen penting pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama bagi pelaku usaha yang selama ini belum memiliki akses pembiayaan yang memadai.
Meski demikian, ia mengingatkan agar penyaluran kredit tetap diimbangi dengan kualitas pembiayaan yang sehat. Karena itu, OJK terus mendorong perbankan menerapkan prinsip kehati-hatian sekaligus memperluas edukasi keuangan kepada para pelaku UMKM.
“Kami berharap akses pembiayaan ini benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan produktif sehingga usaha masyarakat dapat tumbuh secara berkelanjutan,” katanya.
OJK juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, perbankan, serta berbagai pemangku kepentingan agar penyaluran kredit produktif semakin merata dan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di daerah.
Capaian Kabupaten Bandung tersebut memperlihatkan bahwa sektor UMKM masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah, sekaligus menjadi motor penggerak pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.***







