Bale Bandung

Sungai Citarum 70% Dicemari Limbah Domestik

×

Sungai Citarum 70% Dicemari Limbah Domestik

Sebarkan artikel ini
Petugas BPLH Kab Bandung sedang mengambil sampel air limbah yang dibuang salah satu pabrik di Desa Waluyu, Kec Cicalengka, Kab Bandung beberapa waktu lalu. by iwa/bbcom
Petugas BPLH Kab Bandung sedang mengambil sampel air limbah yang dibuang salah satu pabrik di Desa Waluyu, Kec Cicalengka, Kab Bandung beberapa waktu lalu. by iwa/bbcom

SOREANG –  Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Kabupaten Bandung Atih Witartih mengatakan pencemaran yang terjadi di Sungai Citarum wilayah Kabupaten Bandung lebih didominasi sampah domestik selain limbah industri.

“Ada sampai 70 persen pencemaran di Citarum justru dari sampah domestik. Limbah industri malah tidak sebesar itu kontribusinya,” ungkap Atih kepada wartawan usai acara Gebyar Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Bale Rame Sabilulungan, Soreang, Kab Bandung, Rabu (7/9/16). .

Atih menuturkan, penyebab kondisi tersebut karena masih banyak warga yang dirumahnya tidak terdapat septictank. Akibatnya, kotoran tersebut langsung dibuang ke Sungai Citarum. Selain limbah domestik, pencemaran juga berasal dari kotoran hewan ternak yang dipelihara di sekitaran hulu Sungai Citarum.

“Kan di hulu Citarum itu memang banyak yang punya hewan ternak. Warga suka pelihara hewan ternak di rumahnya, kotorannya dibuang ke sungai,” ungkapnya.

Atih mengaku langkah BPLHD Kab Bandung mengatasi pencemaran Sungai Citarum memang sering terhambat beberapa kendala. Misalnya terkait kewenangan di mana terdapat beberapa instansi yang tersangkut dalam persoalan di Citarum, seperti dinas yang membidangi peternakan, dinas yang membidangi kebersihan, dan dinas perindustrian. Sehingga, dibutuhkan koordinasi yang matang dalam pembenahan Sungai Citarum. “Tapi kita akan terus koordinasi dengan dinas-dinas terkait,” kata dia.

Selain itu, batas kewenangan BPLHD Kabupaten Bandung pun terbatas sebab hanya memegang kewenangan anak-anak sungai Citarum. Karena itu, terang Atih, kegiatan yang jadi prioritas selama ini yaitu menyosialisasikan kepada masyarakat mengenai cara melestarikan alam dan mendorong agar masyarakat di hulu membuat septictank di rumahnya atau di permukimannya.

“Kita tetap ekstra dalam sosialisasi tentang lingkungan kepada masyarakat. Saya harap masyarakat bisa ikut menjaga Sungai Citarum, masyarakat juga harus terlibat,” ucapnya.

Lebih dari itu upaya pihaknya dalam memantau Sungai Citarum dan anak-anak sungainya selama ini memang terbatas karena personil BPLHD sendiri sedikit. Tak hanya itu, anggaran di BPLHD juga tergolong terbatas sehingga pihaknya sulit memaksimalkan kinerja pemantauan terhadap pencemaran di sungai.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]