Bale Jabar

Pangdam; Jangan Biarkan Rakyat Berduka Terlalu Lama

×

Pangdam; Jangan Biarkan Rakyat Berduka Terlalu Lama

Sebarkan artikel ini
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Hadi Prasojo meninjau bencana banjir bandang dan longsor di Garut, Rabu (21/9). by Pendam III/Slw Bukan sekadar memberikan perintah dan petunjuk, pada saat itu juga Mayjen TNI Hadi Prasojo langsung turun ke lapangan untuk memimpin jalannya perbantuan yang dilakukan Prajurit Kodam III/Siliwangi yang dalam hal ini bertindak sebagi Komandan Satgas Bantuan adalah Letkol Arm Setyo Hani Dandim 0611/Garut.
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Hadi Prasojo meninjau bencana banjir bandang dan longsor di Garut, Rabu (21/9). by Pendam III/Slw

GARUT – Di tengah hingar-bingar pelaksanaan Pekan Olah Raga XIX di beberapa wilayah Jawa Barat dan Bandung, kabar menyedihkan datang dari wilayah Garut di mana 7 kecamatan terkena banjir bandang. Bencana ini membawa kerugian jiwa dan materil yang cukup banyak.

Mendengar hal tersebut Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Hadi Prasojo langsung menghubungi Danrem 062/TN dan Dandim 0611/Garut untuk segera mengambil tindakan yang diperlukan guna membantu korban bencana. Bahkan Pangdam langsung memberikan perintah untuk segera memobilisasi Prajurit Kodam III/Siliwangi yang posisi satuannya berada dekat dengan wilayah di mana terjadi bencana.

“Jangan biarkan masyarakat Garut berduka terlalu lama. Segera berikan bantuan apapun yang bisa Kodam, Korem, Kodim dan Koramil bisa lakukan untuk meringankan beban mereka,” perintah Pagdam ke Dandim 0611/Garut melalui HP, saat di perjalanan menuju ke tempat kejadian bencana, Rabu (21/9/16).

Bukan sekadar memberikan perintah dan petunjuk, pada saat itu juga Mayjen TNI Hadi Prasojo langsung turun ke lapangan untuk memimpin jalannya perbantuan yang dilakukan Prajurit Kodam III/Siliwangi yang dalam hal ini bertindak sebagi Komandan Satgas Bantuan adalah Letkol Arm Setyo Hani Dandim 0611/Garut.

Pada saat di lapangan, Pangdam didampingi Asops, Aster, Kabekang serta beberapa pejabat Kodam III/Siliwangi yang pada saat itu juga langsung melaksanakan penilaian di lapangan seperti Asops yang langsung melaksanakan titik mana saja yang membutuhkan tambahan prajurit untuk melaksanakan evakuasi.

Adapun jumlah pasukan dari Kodam III/Siliwangi yang langsung bergerak dan berada di tempat kejadian beberapa saat setelah bencana terjadi total sebanyak 700 orang yang terdiri dari Korem 062/TN 200 orang, Kodim 0611/Garut 250 orang, Yonif 301/PKS : 250 orang. Tidak hanya di situ, Kodam III/Siliwangi juga menerima perkuatan pasukan dari Divisi 1 Kostrad sebanyak 300 orang yang terdiri dari Yonif Kostrad 200 orang dan Yon Zipur 9 Kostrad 100 orang.

Bukan hanya personil, Kodam III/Siliwangi juga mengerahkan alat berat yang dimiliki Yon Zipur, perlengkapan dapur Den Bekangdam III/Siliwangi, fasilitas pengobatan lapangan dari Den Kesdam III/Siliwangi yang pada saat itu juga langsung tergelar di halaman Makorem 062/TN yang berjarak cukup dekat dari salah satu wilayah yang terkena banjir bandang. Sedangkan Aula Makorem 062/TN sendiri pada saat itu telah digelar velbed yang dapat menampung pengungsi hingga 200 – 300 orang.

“Rakyat Garut adalah Rakyat Jawa Barat, Jawa Barat adalah Siliwangi, maka sudah suatu keharusan Prajurit Kodam Siliwangi turun langsung, dan semaksimal mungkin daya dan upaya Kodam III/Siliwangi saya kerahkan untuk membantu mengatasi bencana ini, ” tandas Pangdam di lokasi bencana terparah,Kec Tarogong Kidul,Kab Garut.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]