Bale Jabar

Video Musik Jadi Kategori Baru di FFJB 2016

×

Video Musik Jadi Kategori Baru di FFJB 2016

Sebarkan artikel ini
Wagub Jabar Deddy Mizwar bersama penyelenggara FFJB 2016 di Ruang Papandayan Gedung Sate, Jumat (29/9). by Humas Pemprov Jabar
Wagub Jabar Deddy Mizwar bersama penyelenggara FFJB 2016 di Ruang Papandayan Gedung Sate, Jumat (29/9). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat kembali menggelar Festival Film Jawa Barat (FFJB) 2016. Banyaknya para pelaku film lokal (independen), serta pengetahuan audio visual dan kreativitas yang makin meningkat jadi latar belakang digelarnya kembali FFJB.

Maka FFJB hadir sebagai peluang bagi para pelaku film pendek di Jawa Barat untuk menghasilkan sebuah karya, termasuk karya Video Musik yang menjadi kategori baru pada gelaran FFJB 2016.

Di tahun kedua peyelenggaraan FFJB ini, FFJB ingin merangkul karya-karya kreatif dari warga Jawa Barat yang bersifat kompetitif dan apresiatif dengan kriteria umum (all segment). Untuk itu, syarat dan ketentuan festival ini diantaranya adalah bebas tahun produksi, bebas/boleh mengirimkan sebanyak-banyaknya karya, boleh mengirimkan karya yang sudah pernah mengikuti festival lain, sehingga tema yang diangkat yaitu “Kebebasan Menembus Batas”.

Film-film yang masuk dalam FFJB terlebih dahulu akan diseleksi di empat wilayah BKPP di Jawa Barat. Lalu film yang terpilih akan mendapat kesempatan untuk mengikuti acara pemutaran film di masing-masing wilayah BKPP selama dua hari. Tiga film nominasi dan satu video musik di tingkat BKPP akan memperoleh penghargaan sekaligus kompetisi kembali di tingkat provinsi.

Di tingkat provinsi akan memperebutkan penghargaan dalam enam kategori, yaitu Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Penulis Cerita Terbaik, Penata Kamera Terbaik, Video Musik Terbaik, dan Poster Film Terbaik. Berbeda dengan tahun sebelumnya, FFJB 2016 menghadirkan kategori baru yaitu Video Musik Terbaik.

Penyelenggara FFJB 2016, Aria Kusumadewa mengatakan pihaknya sengaja menambah kategori Video Musik Terbaik karena ingin satu langkah lebih maju dalam mengembangkan teknologi film. Menurut Aria, teknologi film saat ini telah menjadi teknologi rumahan yang bisa dibuat oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja.

“Tahun ini kita one step a head mencoba mengembangkan program-programnya di mana sekarang ada Kategori Video Musik,” kata Aria saat press conference FFJB 2016 di Ruang Papandayan Gedung Sate, Jumat (29/9/16).

“Kenapa? Karena sekarang teknologi film sudah menjadi teknologi rumahan, sehingga siapapun pada saat melihat kamera sudah bisa berimajinasi untuk membuat visual,” imbuhnya.

Aria juga mengatakan kategori tersebut ada untuk merangsang para generasi muda pembuat film atau bukan pembuat film. Dengan begitu, mereka bisa lebih ekspresif dalam berimajinasi serta membuat visualisasi dari imajinasi yang ada dalam pikirannya itu.

FFJB pertama tahun 2015 lalu telah sukses digelar. Di luar dugaan event ini mendapat sambutan luar biasa dari generasi muda Jabar khususnya para pelaku film indie dan film pendek di Jabar. Aria mengatakan film yang masuk pada FFJB 2015 mencapai 251 film, namun film yang resmi diterima penyelenggar ada 236 film.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengharapkan FFJB ini bisa dijadikan peluang bagi generasi muda di Jabar untuk berkarya. FFJB bisa jadi sarana atau ruang berekspresi bagi mereka, sehingga akan tumbuh rasa percaya diri dalam menghasilkan sebuah karya.

“FFJB ini salah satu ruang ekspresi untuk mereka. Kita hanya memfasilitasi saja, supaya ada keyakinan diri, kepercayaan diri mereka bahwa mereka bisa membuat film dengan baik. Bisa mengekapresikan pikiran-pikiran mereka melalui medium film,” ungkap Wagub.

Sebagai bentuk apresiasi dari karya-karya yang nantinya hadir dalam FFJB, para pemenang akan mendapat hadiah berupa trofi dan uang tunai sebesar Rp 15 juta – Rp 30 juta. Nilai hadiah ini bahkan lebih besar dari hadiah uang tunai yang ada di Festival Film Indonesia (FFI).

“Sebagi bentuk apresiasi hadiahnya tentu di FFJB lebih gede daripada FFI,” tutur Wagub. “Jadi supaya mereka bisa membuat lagi film dengan baik, mereka juga bisa membeli peralatan dengan baik,” tambahnya.

Melalui ajang ini, diharapkan film-film yang hadir di FFJB akan bisa ikut serta dalam festival film tingkat nasional atau bahkan internasional. Selain itu, penyelenggara juga berharap tahun depan FFJB bisa menjadi event nasional yang bisa diikuti para pelaku film dari seluruh nusantara.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]