Bale Jabar

Jabar Serahkan 3 Inovasinya ke 17 Provinsi

×

Jabar Serahkan 3 Inovasinya ke 17 Provinsi

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bersama 17 gubernur dan Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Jumat (25/11). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bersama 17 gubernur dan Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Jumat (25/11). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyerahkan tiga inovasinya yang telah ditetapkan KPK menjadi pilot project dalam hal pelayanan publik dan pencegahan korupsi kepada 17 provinsi untuk direplikasi di daerahnya masing-masing.

Ketiga inovasi Jabar tersebut yaitu aplikasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), aplikasi SKP Online berbasis Tunjangan Perbaikan Penghasilan Pegawai dan aplikasi e-Samsat. Aplikasi ini akan langsung diterapkan di Provinsi Aceh, Bengkulu, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Penandatanganan nota kesepahaman bersama pemanfaatan aplikasi ini dilakukan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan 17 gubernur dan disaksikan langsung Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Jumat (25/11/16).

Gubernur Ahmad Heryawan bangga dan merasa terhormat, aplikasi miliknya diimplementasikan provinsi lain demi untuk kebaikan masyarakat terlebih lagi bisa mencegah terjadinya tindakan korupsi maupun pungutan liar.

“Ini menjadi sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi kami, sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan inovasi lagi,” kata Aher kepada media.

Walaupun tiga aplikasi ini juga telah dimiliki provinsi lain, namun KPK menilai aplikasi milik Jabar lebih baik dan layak diterapkan di daerah lain. “Kita bersyukur apa yang kita lakukan dipandang lebih baik oleh KPK sehingga bisa direplikasi provinsi lain,” ujar Aher.

Dari sisi pelayanan perizinan, inovasi PTSP Jabar yang sudah berjalan sejak tahun 2012 merupakan pelayanan yang tercepat dan termudah dalam prosesnya. Kemudian dari sistem manajemen kepegawaian aplikasi SKP Online Jabar merupakan sistem yang secara online bisa memantau kinerja seluruh pegawainya.

Hasil kinerja inilah yang kemudian berbuah TPP bagi pegawai. Program TPP ini telah ada sejak tahun 2009 dan besarannya tergantung dari kinerja yang dihasilkan. Dengan adanya sistem SKP Online, Pemprov Jabar telah menghapus biaya honor karena dengan adanya TPP kesejahteraan pegawai pun menjadi meningkat.

Sedangkan aplikasi e-Samsat Jabar yang telah diluncurkan sejak 2014 lalu dinilai bisa menghilangkan praktek percaloan dan pungutan liar. Masyarakat Jabar yang akan membayar pajak kendaraan bermotor tidak perlu datang ke Kantor Samsat, mereka bisa membayarnya melalui seluruh ATM milik Bank BJB, BRI, BNI, BCA dan CIMB Niaga.

Sebelumnya Jabar juga telah memiliki program Samsat Gendong, yaitu layanan jemput bola petugas pajak kepada wajib pajak yang berada di pelosok yang jauh dari pusat kota dan kemudian bisa dibayar di tempat tersebut secara online. Dengan adanya aplikasi samsat inipun Pendapatan Asli Daerah Jabar meningkat cukup drastis.

Aher berharap, tiga inovasi ini bisa diterapkan tidak hanya di 17 provinsi saja, tapi di seluruh provinsi di Indonesia. “Semoga ini bisa diterapkan di seluruh provinsi, kita siap mentransfer pengalaman yang kita miliki,” ucapnya.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengapresiasi apa yang dilakukan Gubernur Jabar yang sudah memberikan aplikasinya dan bersedia memberikan pelatihan bagi staf di 17 pemerintah provinsi. “Kita apresiasi untuk Gubernur Jabar dan aplikasi ini diberikan secara gratis,” kata Basaria.

Ia melanjutkan, KPK akan terus memonitoring penerapan aplikasi ini hingga betul-betul bisa diterapkan minimal bisa menyamai Jabar, bahkan lebih baik lagi. “KPK akan memonitoring mulai Januari 2017 sampai sejauh mana 17 provinsi mereplikasi ini,” ujarnya.

“Gubernur yang bersangkutan pun harus terus memantau pelaksanaannya, jangan sampai dibiarkan, minimal bisa menyamai Jabar,” tambah Basaria.

Menurutnya, aplikasi Jabar ini telah sejalan dengan instruksi Presiden Jokowi untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menghilangkan praktek pungli. “Ini telah sesuai dengan instruksi Presiden mengenai peningkatan pelayanan dan menghapus praktek pungli,” terangnya.

Bila aplikasi ini telah berhasil diterapkan di 17 provinsi, maka KPK berencana akan menerapakan juga di seluruh provinsi. “Kita tunggu saja, sekarang 17 provinsi dulu karena butuh proses, mudah-mudahan tahun depan bisa di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]