Bale Jabar

LKS Tripartit Siap Awasi Perusahaan

×

LKS Tripartit Siap Awasi Perusahaan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menerima LKS Tripartit di Gedung Pakuan, Jumat (20/1). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menerima LKS Tripartit di Gedung Pakuan, Jumat (20/1). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menerima Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit, yang terdiri dari perusahaan, pemerintah, juga buruh, di Gedung Pakuan, Jumat (20/1/17).

Dalam pertemuan ini dibahas bahwa lembaga Tripartit tidak hanya akan memutuskan soal upah para buruh. Namun, ke depan juga akan melakukan pengawasan terhadap para pengusaha atau dunia usaha di mana para buruh bekerja.

“Bahwa tugas Tripartit tidak hanya akan memutuskan berapa upah buruh dalam bentuk UMP dan UMK. Tapi pada saat yang bersamaan juga bagaimana Tripartit itu membicarakan pengawasan,” ungkap Aher usai audiensi.

“Pengawasanya terhadap para pengusaha atau dunia usaha yang melaksanakan usahanya di tempat masing-masing. Apakah mereka mentaati peraturan atau ketentuan, apakah mereka melaksanakan UMK dengan benar. Karena boleh jadi ada di antara mereka yang perlu diawasi karena melanggar, katakanlah mereka melanggar ketentuan UMK yang ada pada SK Gubernur tanpa mengajukan keberatan atau penangguhan,” imbuhnya.

Mulai tahun ini, kewenangan pengawasan tersebut ada pada pemerintah provinsi yang sebelumnya dipegang pemerintah kabupaten/kota. Pengawas ini nantinya akan disebar ke semua kabupaten/kota secara proporsional. Untuk mendukung hal ini, Pemprov Jawa Barat akan membentuk Balai Pelayanan Pengawasan Ketenagakerjaan.

“Satu pengawas itu setahun nanti akan mengawasi 70 sampai 90 perusahaan. Kalau kemudian satu pengawas sudah ratusan perusahaan diawasi itu sudah tidak optimal kan, itu bebannya sudah terlalu berat,” tukas Aher.

Untuk itu pihaknya akan melatih para pengawas baru jika Jawa Barat kekurangan tenaga pengawas atau jumlah rationya sudah tidak memadai. Jumlah pengawas ini harus proporsional atau disesuaikan dengan kondisi atau jumlah perusahaan yang ada.

Selain itu, pada pertemuan tersebut juga dibahas mengenai kemungkinan kerjasama dengan BPJS. Rencananya Tripartit akan mengusulkan kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait kerjasama BPJS dengan semua perusahaan yang ada, serta BPJS Kesehatan terkait kesehatan pekerja atau K3, masa depan atau jaminan hari tua, kecelakaan, dan jaminan kematian pegawai.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa Barat Ferry Sofwan Arif mengatakan pihaknya akan membangun Kantor Balai Pelayanan Pengawasan Ketenagakerjaan di empat wilayah, yaitu Cirebon, Bogor, Purwakarta, dan Priangan. Jumlah pengawas sendiri saat ini hanya 191 orang, terdiri dari 186 orang dari kabupaten/kota dan lima orang dari provinsi, sementara jumlah perusahaan wajib lapor di Jawa Barat mencapai 32.000.

“Kami nanti akan coba melatih tenaga pengawas yang baru, bisa merekrut dari PNS yang ada, karena ada persyaratan yang diterapkan dari sisi kesarjanaan yang ada. Akan kerjasama juga dengan Kementerian Tenaga Kerja pola pelatihannya seperti apa, pemahaman dan pengetahuannya juga,” kata Ferry.

Latar belakang pendidikan tenaga pengawas bisa merupakan Sarjana Teknik, Hukum, dan juga Sarjana Ekonomi. Namun, mereka juga nanti akan mendapat pelatihan lebih lanjut mengenai pengawasan tersebut.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]