Bale Bandung

Pelaku Usaha Disanksi Kalau Abaikan 3 Hal Ini

×

Pelaku Usaha Disanksi Kalau Abaikan 3 Hal Ini

Sebarkan artikel ini
Kepala DLH Kab Bandung, Asep Kusumah di sela sosialisasi pengelolaan sampah dan penyediaan pohon peneduh bagi pelaku usaha di Jl Kopo Sayati, Kec Margahayu, Kab Bandung, Selasa (7/3). by ist
Kepala DLH Kab Bandung, Asep Kusumah di sela sosialisasi pengelolaan sampah dan penyediaan pohon peneduh bagi pelaku usaha di Jl Kopo Sayati, Kec Margahayu, Kab Bandung, Selasa (7/3). by ist

MARGAHAYU – Pemkab Bandung mewajibkan para pelaku usaha yang beroperasional di wilayah Kabupaten Bandung untuk melaksanakan pengelolaan sampah dan penyediaan pohon peneduh di halaman tempat usahanya.

Hal litu disampaikan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung kepada para pelaku usaha atau kegiatan, saat sosialisasi pengelolaan sampah dan penyediaan pohon peneduh bagi pelaku usaha di sepanjang Jalan Kopo Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Selasa (7/3/17).

Kepala DLH Kab Bandung Asep Kusumah menerangkan sebagaimana tercantum dalam dokumen lingkungan hidup dan perizinan operasional, maka setiap pelaku usaha wajib menjaga lingkungannya dengan tidak melakukan pembuangan sampah, kotoran dan barang bekas lainnya di tempat umum.

“Para pelaku usaha juga harus menyediakan sarana berupa tempat sampah terpilah untuk sampah bahan berbahaya dan beracumn (B3), organik dan organik, serta menyediakan tanaman atau pohon peneduh,” sebut Asep di sela sosialisasi.

Pihaknya memberi tenggat waktu selama tujuh hari bagi para pelaku usaha untuk memenuhi kewajiban tersebut. Adapun sanksi bila membuang sampah sembarangan di tempat umum, maka berdasar Pasal 48 ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Bandung No 15 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas Perda Kab Bandung No 21/2009 tentang Pengelolaan Sampah, maka diancam hukuman pidana kurungan paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta.

“Sedangkan kalau tidak menyediakan tempat sampah terpilah dan pohon peneduh, maka dokumen lingkungan hidup dan perizinan operasional kegiatannya, akan dilakukan peninjauan kembali,” tandas Asep.

Saat sosialisasi, dari 100-an toko hanya sekira 10% saja yang menaati aturan tersebut. “Kalau mereka tidak memiliki tempat sampah, berarti mereka membuang sampah sembarangan. Kita beri waktu tujuh hari. Kita lihat responnya seperti apa. Kalau tidak ada tindak lanjut, kita berikan teguran. Sekarang kita edukasi mengingatkan kembali kewajiban yang harus dipenuhi,” terang Asep.

Jika peringatan tidak digubris, pihaknya mengancam bakal memberi sanksi tegas berupa penolakan terhadap perpanjangan izin usaha. “Bicara regulasi, pasti bicara hak dan kewajiban. Hak usahanya kita berikan oleh pemerintah daerah. Tapi mereka juga punya kewajiban yang sudah diatur dalam perda, peraturan bupati, di mana itu mengikat bagi semua warga di Kabupaten Bandung,” tegasnya.

Menurutnya kewajiban tersebut juga dalam rangka mensukseskan gerakan Sabilulungan Peduli Sampah, menuju Kabupaten Bandung Bersih Sampah 2020. “Sebetulnya kalau dilihat dari sisi teknis, di pertokoan tidak mungkin ada tanaman besar karena ruangnya terbatas.  Kalau ruangnya terbatas kan ada taman vertikal. Yang penting ada komitmen dan sumbangsih kewajibannya dilaksanakan , untuk membantu perubahan iklam,” imbuh Asep.

Guna menggenjot implementasi regulasi tersebut, ia mengaku telah mengumpulkan para camat se-Kabupaten Bandung. Para camat diberi tugas untuk mengedukasi dan mengawasi pemilik usaha untuk menjalankan kewajibannya.

Asep juga mengharapkan agar peraturan tersebut dipatuhi seluruh pemilik usaha di Kabupaten Bandung, terutama bagi mereka yang membuka toko di jalur protokol. Sehingga mimpi penghijauan di Kabupaten Bandung dapat diwujudkan.

“Kita akan coba dorong penghijauan di semua jalur protokol. Minimal semua jalur protokol yang menjadi kawasan ekonomi utama,” harapnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.om – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki menyoroti serius insiden robohnya plafon ruang kelas di SMKN 1 Soreang yang menyebabkan sejumlah siswa menjadi korban. Ia meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat untuk bersikap terbuka dan transparan terkait pihak pelaksana proyek pembangunan tersebut, mengingat bangunan tersebut diketahui baru sekitar enam bulan digunakan. “Saya […]

Bale Bandung

KATAPANG, balebandung.com – Kondisi Jembatan Junti Hilir di Jalan Raya Katapang–Andir Baleendah, tepatnya di Kampung Junti Hilir, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, kini mengkhawatirkan. Jalan di sisi jembatan mulai ambles dan pondasi terancam tergerus aliran Sungai Cikasungka, namun hingga kini belum terlihat penanganan nyata dari Dinas PUTR Kabupaten Bandung. Air sungai yang terus mengikis badan jalan […]

Bale Bandung

BALEENDAH, balebandung.com – Jembatan Hijau Cijeruk yang menghubungkan Kecamatan Bojongsoang dan Baleendah kembali menjadi sorotan warga. Belum genap beberapa bulan sejak diresmikan Bupati Bandung Dadang Supriatna pada 9 Januari 2026, akses masuk jembatan itu justru harus diperbaiki karena dinilai terlalu curam, sempit, dan menyulitkan pengendara sepeda motor. Padahal saat peresmian, jembatan sepanjang 60 meter tersebut […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali menorehkan prestasi tingkat nasional dengan menerima Outstanding Achievement in Free Nutritious Meals & Food Security Award di Food Summit 2026 di Jakarta, Senin (27/4/2026). Penghargaan ini diberikan atas pencapaian luar biasa Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Dalam […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian atas prestasinya meraih predikat “Berkinerja Tinggi” dalam hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) tahun 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan diberikan dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 yang digelar secara hybrid dan dipusatkan di Kantor […]

Bale Bandung

KERTASARI, balebandung.com – Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat Nahdlatul Ulama, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Kabupaten Bandung menggelar giat penanaman 1.000 bibit pohon kopi, di Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Minggu 26 April 2026. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara Kelompok Tani Fatayat Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung. Ketua PC Fatayat Kabupaten […]