Bale Jabar

SKK Migas Akui Perizinan Masih Hambat Eksplorasi

×

SKK Migas Akui Perizinan Masih Hambat Eksplorasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Taslim Z Yunus saat jadi pembicara Kuliah Umum Aktifitas Tata Kelola Migas Sektor Hulu, di Bandung, Jumat (10/3). by iwa/bbcom
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Taslim Z Yunus saat jadi pembicara Kuliah Umum Aktifitas Tata Kelola Migas Sektor Hulu, di Bandung, Jumat (10/3). by iwa/bbcom

BANDUNG – Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengakui eksplorasi migas di Tanah Air masih menghadapi berbagai hambatan, seperti peraturan pemerintah daerah dan perizinan. Akibatnya, minat investor untuk menanamkan modalnya di sektor ini menurun.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Taslim Z Yunus mengatakan, seharusnya Indonesia mempermudah proses investor asing yang ingin melakukan eksplorasi migas.

“Banyak sekali kendala dari sisi perizinan ini. Ada sekitar 35 persen tingkat kesulitan non-teknis melakukan eksplorasi minyak di Indonesia adalah terhambat pada aturan pemerintah daerah, masyarakat, perizinan dan lainnya. Lebih parahnya lagi kalau ada oknum tertentu seperti para calo tanah yang turut menghambat perizinannya. Hambatan seperti ini kan membuat minat investor menurun,” ungkap Taslim kepada Balebandung.com usai jadi pembicara Kuliah Umum Aktifitas Tata Kelola Migas Sektor Hulu, di Bandung, Jumat (10/3/17).

Pihaknya berharap pemda dan masyarakat turut mendorong eksplorasi migas untuk meningkatkan investasi migas baik dari penanaman modal dalam negeri maupun penanaman modal asing (PMA). “Kita paling banyak di PMA karena investasi migas ini kebanyakan resikonya tinggi. Sementara untuk risikonya menengah dan rendah kita kasih ke BUMN atau swasta. Sebab berdasarkan pengalaman ternyata ada sekitar 30% PMDN itu tidak punya modal yang cukup sehingga kegiatan eksporasi pun terbengkalai,” kata Taslim.

Makanya itu SKK Migas cukup gencar mensosialisasikan pentingnya investasi bagi negara dan kemudahan perizinan bagi investasi eksplorasi migas. Hal ini perlu dilakukan karena tingkat keberhasilan eksplorasi minyak memiliki persentase yang kecil, walaupun sudah memiliki modal yang besar. Sehingga apabila masih dipersulit dengan faktor non-teknis yang banyak, maka akan membuat tingkat keberhasilan semakin mengecil.

“Secara peluang, cekungan-cekungan di Indonesia masih memiliki potensi minyak yang besar, banyak juga daerah yang belum semua dieksplorasi. Hanya saja hal tersebut memerlukan biaya serta teknologi yang tidak murah, maka investor asing bisa menjadi salah satu solusi,” kata Taslim.

Secara teknis, Taslim memaparkan bahwa potensi sebanyak 300 juta barel ekuivalen migas masih bisa didapatkan tahun ini di Indonesia. Hal ini sekaligus menunjukkan masih tersedianya potensi-potensi migas diantara sekitar 70-an cekungan baru yang sudah ditemukan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]