Bale Bandung

Ramadhan adalah Bulan Revolusi Mental

×

Ramadhan adalah Bulan Revolusi Mental

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi X DPR RI  H. Dadang Rusdiana SE,M.Si di hadapan warga muslimat NU Kec.Arjasari, Kab Bandung, saat tabligh akbar menyambut Ramadhan di Mesjid Besar Arjasari,Minggu (30/4). by ist badar
Anggota Komisi X DPR RI H. Dadang Rusdiana SE,M.Si di hadapan warga muslimat NU Kec.Arjasari, Kab Bandung, saat tabligh akbar menyambut Ramadhan di Mesjid Besar Arjasari,Minggu (30/4). by ist badar

ARJASARI – Ramadhan merupakan bulan berkah di mana diturunkannya Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia. Umat Islam harus senantiasa dekat dan mendalami dengan baik Al Quran dalam upaya membangun masyarakat yang berkualitas.

Anggota Komisi X DPR RI H. Dadang Rusdiana SE,M.Si mengatakan, terwujudnya manusia yang beriman dan bertakwa merupakan tujuan utama pembangunan nasional.

“Yang kita bangun adalah manusianya. Jadi, kemegahan apapun yang diwujudkan dalam sebuah peradaban, maka akan tak berarti manakala manusianya tak berakhlak. Lambat laun bangsa itu karam dari panggung sejarah,” kata Dadang di hadapan warga muslimat NU Kec.Arjasari, Kab Bandung, saat tabligh akbar menyambut Ramadhan di Mesjid Besar Arjasari.

Oleh karena itu, imbuh Darus, bulan Romadhon harus dijadikan sebagai sarana perbaikan akhlak bangsa. “Mengimplementasikan ajaran Islam sebagai konsep rahmatan lil alamin, saling peduli satu sama lain, saling memahami perbedaan dan tentunya bulan yang dapat dijadikan sebagai bulan kontemplasi,” tuturnya.

bb-darus-tabligh

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]