Bale Bandung

Bupati Dorong 700 Perusahaan Segera Daftar BPJS

×

Bupati Dorong 700 Perusahaan Segera Daftar BPJS

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Naser hadiri acara puncak peringatan Hari Buruh Sedunia tingkat Kab Bandung di Bale Rame Soreang, Sabtu (13/5). by Vita Kominfo Kab Bdg
Bupati Bandung Dadang Naser hadiri acara puncak peringatan Hari Buruh Sedunia tingkat Kab Bandung di Bale Rame Soreang, Sabtu (13/5). by Vita Kominfo Kab Bdg

SOREANG – Dari 1.944 perusahaan di Kabupaten Bandung, sekitar 700-an perusahaan lainnya belum jadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Karenanya Bupati Bandung H.Dadang M.Naser, SH.,M.Ip mendorong agar perusahaan tersebut segera ikut serta program BPJS Kesehatan maupun BPJS Ktenagakerjaan.

“Ada 700 perusahaan harus segera mengikuti program BPJS. Hal itu harus segera terwujud, supaya mereka mendapatkan jaminan perlindungan kerja, terutama JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JK (Jaminan Kematian), yang nantinya akan turut meningkatkan etos kerja dan loyalitas kepada perusahaan sendiri,” ucap Bupati usai acara puncak peringatan Hari Buruh Sedunia tingkat Kabupaten Bandung di Balerame Soreang, Sabtu (13/5/17).

Sejak berlakunya BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Bandung sekitar tahun 2014, animo masyarakat untuk program BPJS Ketenagakerjaan sangat tinggi. Menurutnya sudah jadi tanggung jawab pemerintah untuk memfasilitasi keikutsertaan perusahaan dalam program BPJS melalui regulasi.

“Sudah seharusnya dan menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk memasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui regulasi. Kita akan terus sosialisasikan agar semua perusahaan di Kabupaten Bandung mengikutiseetakan tenaga kerjanya sebagai peserta BPJS,” kata Dadang.

Bupati menuturkan, tahun 2017 mencapai 1.600.852 angkatan kerja, dan Pemda sendiri sudah menetapkan beberapa kebijakan yang salah satunya yakni untuk peningkatan kualitas tenaga kerja.

“Selain mewajibkan perusahaan ikut BPJS, kami juga fasilitasi anggaran peningkatan kualitas tenaga kerja sekitar Rp 20 miliar yang digunakan untuk pelatihan kerja, magang dan pengembangan TTG (Teknologi Tepat Guna),” imbuhnya.

Dadang menandaskan pihaknya akan terus menyisir perusahaan yang belum mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, karena sudah jelas menurut undang-undang mengenai perlindungan tenaga kerja. Kang DN berharap semua perusahaan di Kabupaten Bandung bisa bekerja sama untuk segera mendaftar, karena BPJS menguntungkan perusahaan nantinya.

“Saya ingatkan pada perusahaan untuk mentaati aturan. Kewajibam memberikan jaminan sosial dan keselamatan kerja sudah ada aturannya. Jika tidak bisa melindungi tenaga kerjanya, tentu saja akan ada sanksi nya,” tandas DN.

Kepala BPJS Kabupaten Bandung dr.Irmayanti Lande Batara membenarkan, dorongan pemerintah pada perusahaan untuk keikutsertaan BPJS sudah maksimal. Menurut Irma, adanya kerjasama antara pihak BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan dengan pemerintah setempat, jumlah perusahaan yang mendaftarkan karyawannya makin signifikan.

“Kami sangat berterima kasih. Dengan kerjasama ini, terjadi peningkatan setiap tahun mengenai keikutsertaan perusahaan dalam program BPJS Kesehatan maupun Kesejhateraan di Kabupaten Bandung,” ucap Irma.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) turut hadir dalam dalam peringatan Hari Buruh Sedunia tingkat Kabupaten Bandung ini. Karenanya Irma berharap kehadiran Apindo bisa mendukung terwujudnya penerapan perlindungan sosial dan jaminan keselamatan kerja pada seluruh perusahaan khususnya yang ada di Kabupaten Bandung. _ Vita

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]