Bale Jabar

Aher Ingin Gubernur Penerusnya Prioritaskan Pendidikan

×

Aher Ingin Gubernur Penerusnya Prioritaskan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bersilaturahim dengan para guru dan kepala sekolah SMU, SMK, SLB negeri dan swasta se-wilayah BKPP IV Jabar, di Aula SMUN 8 Kota Bandung, Rabu (5/7/17).
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bersilaturahim dengan para guru dan kepala sekolah SMU, SMK, SLB negeri dan swasta se-wilayah BKPP IV Jabar, di Aula SMUN 8 Kota Bandung, Rabu (5/7/17). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berharap gubernur terpilih nanti di tahun 2018, mampu meneruskan program peningkatan pendidikan dengan baik khususnya yang kini tengah dijalani yaitu alih kelola SMU/SMK ke Pemerintah Provinsi.

Kebijakan alih kelola tersebut telah berlangsung sejak 1 Januari 2017 dan Pemprov Jabar telah menyatakan kesiapan untuk mengelolanya baik dari segi anggaran maupun infrastruktur. Untuk itu siapapun penerusnya nanti Aher meminta untuk memprioritaskan program tersebut.

“Siapapun pengganti saya nanti, saya titip lanjutkan dan lebih majukan dunia pendidikan di Jabar ke arah lebih baik lagi,” ucap Aher usai bersilaturahim dengan para guru dan kepala sekolah SMU, SMK, SLB negeri dan swasta se-wilayah BKPP IV Jabar, di Aula SMUN 8 Kota Bandung, Rabu (5/7/17).

Gubernur Aher sendiri yang telah memimpin Jabar selama dua periode dari tahun 2008 akan berakhir masa jabatannya pada bulan Juni 2018.

Dari sisi anggaran, untuk tahun 2018 APBD Jabar akan banyak diserap oleh agenda Pilkada untuk 17 daerah termasuk provinsi. Sedangkan untuk tahun 2019 tidak ada agenda apapun yang membutuhkan anggaran besar. Untuk itu Aher meminta agar memanfaatkan momentum tersebut untuk fokus pada pendidikan. Seperti membangun sekolah-sekolah baru, ruang kelas, laboratorium baru, hingga peningkatan sumber daya manusia. Sehingga selain banyaknya kesempatan masuk ke SMU/ SMK, di saat yang sama juga kualitasnya semakin baik.

“Siapapun yang menjadi gubernurnya nanti harus berfikir dengan keras manfaatkan anggaran tersebut, kan tidak ada momentum Pilkada atau PON, jadi bisa fokus ke infrastruktur sekolah dan SDM sehingga bisa semakin maju,” kata Aher.

Tidak hanya meningkatkan kualitas sekolah negeri, sekolah swasta pun harus mendapat perhatian khusus dan tidak ada diskriminasi. Aher mengatakan, pendidikan adalah hak seluruh anak bangsa.

“Swasta juga anak bangsa, dua-duanya harus kita majukan. Kalau kita mengabaikan salah satunya sama dengan mengabaikan anak bangsa, ga boleh diskriminasi, pendidikan adalah hak segala bangsa. Siapapun warga Jawa Barat berhak mendapatkan pendidikan terbaik,” pesannya.

Karenanya, sekolah negeri maupun swasta telah dicanangkan oleh Pemprov Jabar sebagai penyelenggara pendidikan terbaik.”Oleh karena itu sekolah swasta dan negeri akan kita canangkan sebagai penyelenggara pendidikan terbaik di Jabar,” pungkas Aher.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Jabar Ahmad Hadadi mengungkapkan, pasca alih kelola SMU/ SMK sampai saat semuanya berjalan lancar, termasuk hak bagi para guru yang setelah menjadi pegawai Pemprov Jabar berhak atas Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) setiap bulannya.

“Kami para guru dan pengawas di Jabar mengucapkan terima kasih untuk Pak Gubernur, semua perhatian Pak Gubernur baik untuk guru, kepala sekolah, Kasubag Tata Usaha dan pengawas sudah diterima dengan utuh hak-haknya termasuk TPP yang sebelum alih kelola tidak ada,” kata Hadadi.

Sementara itu, Bunda Literasi Jawa Barat, Netty Heryawan menegaskan anak-anak di Jabar semuanya harus sekolah. Jika tidak tertampung di sekolah negeri, maka tidak ada salahnya masuk ke sekolah swasta saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berlangsung.

Netty juga sangat mengapresiasi mulai banyaknya spanduk-spanduk yang menyerukan “Semua Bisa Sekolah”, termasuk di medsos Dinas Pendidikan. Diharapkannya tagline ini diiringi dengan sebuah perbaikan dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak Berbasis Bebas Kekerasan.

“Suksesnya Sekolah Ramah Anak Berbasis Bebas Kekerasan ini harus ditunjang oleh tiga komponen. Pertama, aspek hardware berkaitan dengan lingkungan sekolahnya. Kemudian metode dan kurikulum, terakhir aspek brainware yang berkaitan dengan sumber daya manusianya,” pungkas Netty.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]