Bale Bandung

Perkuat Edukasi Pengurangan Sampah Plastik

×

Perkuat Edukasi Pengurangan Sampah Plastik

Sebarkan artikel ini
Kepala DLH Kab Bandung Asep Kusumah saat pencanangan Gerakan Rampok Plastik di seluruh kecamatan se-Kab Bandung. di Alun-alun Soreang, Selasa (6/3/18). by Humas Pemkab Bdg

SOREANG – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Asep Kusumah menyatakan, Gerakan Rampok Plastik dilakukan dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2018. Salah satu rangkaian kegiatanya adalah memperkuat edukasi terkait pengurangan sampah plastik.

“Kebetulan kita bekerja sama dengan GIDKP (Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik), melakukan kegiatan edukasi, dalam bentuk aplikasi di lapangan dengan menukar tas belanja kantong keresek dengan tas yang ramah lingkungan,” ujar Asep Kusumah, saat pencanangan Gerakan Rampok Plastik di seluruh kecamatan se-Kab Bandung. di Alun-alun Soreang, Selasa (6/3/18).

Asep mengungkapkan, dari sisi jumlah pengguna keresek saat ini dinilai berat. Tapi menurut Asep point pentingnya adalah sebuah pesan pada masyarakat, untuk bagaimana semua terlibat mengurangi penggunaan plastik.

“Sengaja langsung bertemu dengan warga, melibatkan pelajar, berbagai komponen masyarakat lain, juga aparat. Kita harapkan dengan kegiatan ini, nanti akan banyak stakeholder yang bergabung, mereka bisa bantu tas ramah lingkungan atau bantu kegiatan untuk sosialisasinya,” ucapnya.

Saat melakukan ‘rampok sampah’ lanjutnya, ada warga yang menggunakan banyak keresek untuk membungkus segala barang. Mayarakat memang dimudahkan dalam hal tersebut. Contohnya dalam satu keresek di dalamnya berisi plastik- plastik kecil, seperti untuk membungkus cabai, telur, ikan asin dan bumbu dapur lainnya.

“Secara fakta kita lihat bahwa sampah plastik menjadi persoalan pertama dari sisi volume, kemudian bercampur dengan sampah organik, sehingga tidak semua masuk ke daur ulang. Kalau itu bisa terpisah, sebetulanya masih bisa direduksi oleh daur ulang, karena kita punya data, ada 4 perusahaan daur ulang yang siap menampung. Mereka perhari bisa mengolah sampai 750 ton. Tapi masih banyak yang belum diolah karena sampahnya tercampur,” terang Asep.

“Jadi gerakan ini sebenernya awal mula untuk bisa menyadarkan masyarakat, juga ketika nanti peraturan sudah ada, masyarakat tidak kaget dan sudah terbiasa,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu pula, Communication and Program Manager GIDKP Adhitya Santi Sofia menyatakan, pihaknya turut berpartisipasi dalam peringatan HPSN tahun ini. Dipilihnya Kabupaten Bandung dalam Gerakan Rampok Plastik karena dinilai sebagai pemerintah yang sangat konsen terhadap lingkungan.

“Kita mengadakan kegiatan di Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi, karena pemerintahan sini kami perhatikan, sangat peduli dan serius terhadap kerusakan lingkungan. Untuk itu, kita mau mengimbau masyarakat terutama generasi muda untuk bisa mengurangi penggunaan kantong plastik saat berbelanja,” jelasr Adhitya.

Pihaknya berharap dengan mengadakan Rampok Plastik masyarakat membiasakan diri untuk bisa sering membawa kantong belanja sendiri. []

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]