Bale Bandung

Gelar Razia, Polsek Nagreg Amankan Ribuan Obat Keras Illegal dan Ganja

×

Gelar Razia, Polsek Nagreg Amankan Ribuan Obat Keras Illegal dan Ganja

Sebarkan artikel ini
Jajaran Unit Reskrim Polsek Nagreg bersama barang bukti yang disita usai razia.

NAGREG – Ribuan obat-obatan keras dan satu paket ganja kering berikut satu botol minuman keras, berhasil disita petugas Polsek Nagreg, Polres Bandung, Sabtu (18/8/18) sore.

Pengaman barangbukti dilakukan saat Polsek Nagreg menggelar kegiatan Protap Razia minuman keras, obat-obatan terlarang dan premanisme di wilayah Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, dalam rangka antisipasi kerawanan malam minggu dan menjelang pelaksanaan Asian Games.

Kapolsek Nagreg Kompol Sudrajat menjelaskan ribuan obat-obatan keras tersebut didapat dari laki-laki berinisial KS alias ii, warga Kampung Pasanggrahan Kaler, Desa Citaman, Kecamatan Nagreg.

“Penangkapan pelaku berawal dari informasi warga bahwa di rumah pelaku menjadi tempat transaksi obat-obatan keras illegal, lalu kami melakukan penyelidikan dan pengecekan dipimpin Kanit Reskrim IPTU Yasep Nurjamil. SH, dengan cara salah satu anggota kami melakukan penyamaran sebagai pembeli. Setelah transaksi berhasil, kami pun langsung menangkap dan melakukan penggeledehan di rumah pelaku,” tutur Kapolsek.

Kompol Sudrajat menyebut sejumlah barang bukti berhasil diamankan, berupa ribuan butir obat-obatan keras illegal dan satu paket sedang ganja kering, berikut satu botol anggur cap orang tua. Obat-obatan yang disita antara lain, 545 butir Dextro TM, 27.525 butir Neomethor, 2.490 butir Dextromethorpan, 47.000 butir Dektro, 1.662 butir Sekedryl, 887 butir Samcodin, 403 butir Grantusif, total jumlah 80.512 butir.

“Selanjutnya tersangka dan barang bukti dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Bandung, guna proses pengembangan lebih lanjut,” pungkas Sudrajat.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]