Bale Bandung

Nelly Auliani, Sang Inisiator Lapak Baca ‘Perintis Literasi’ Majalaya

×

Nelly Auliani, Sang Inisiator Lapak Baca ‘Perintis Literasi’ Majalaya

Sebarkan artikel ini
Nelly dan para pembaca lapak baca gratis "Perintis Literasi"
Nelly dan para pembaca lapak baca gratis “Perintis Literasi”

MAJALAYA – Siang itu, dua gadis belia naik motor boncengan membawa 90 buku dari kampungnya di kaki Gunung Manik. Sesampainya di Alun-alun Majalaya, beralaskan bekas spanduk, mereka menggelar lapak baca gratis di situ. Itulah awal hadirnya sebuah gerakan untuk meningkatkan minat baca terutama bagi anak-anak jalanan.

Hari itu 19 Maret 2018, Nelly Auliani Sulistian (18) asal Cikawao, dan Intan (19) dari Rancakentang, mencatat sejarah lahirnya Komunitas “Perintis Literasi”, Majalaya, Kabupaten Bandung.

Berkat dukungan teman-temannya yang terinspirasi sudah terkumpul sekitar 260 buku, sebagian dari para donatur. Karena bukunya bertambah banyak, akhirnya mereka bisa titipkan penyimpanan buku itu di Pos RW di Alun-alun Majalaya.

Bahkan kini lapak yang mereka gelar tak cuma perpustakaan gratis, tapi juga buat anak-anak belajar menggambar, mewarnai, dan bermain menyusun lego. Lebih dari itu juga mengedukasi anak jalanan untuk personal hygiene terutama bagi anak jalanan penyandang kecanduan penghisap lem.

Nelly&Intan

Nelly menuturkan, kegiatannya itu berawal ketika ia dan Intan baru lulus dari SMKN 1 Majalaya dan belum punya kegiatan lain.

“Waktu itu saya juga belum mendapatkan kerja. Karena saya hobi membaca sejak SMP, saya memutuskan saja untuk mengadakan lapak baca di Alu-alun Majalaya,” tutur Nelly mengawali cerita kepada Balebandung.com, Senin (7/1/19).

Ia mengajak teman dekatnya, Intan, yang sama-sama hobi membaca. Intan pun bersedia. “Mulailah pada hari itu, hari Senin 19 Maret 2018 saya dan Intan melapak di Alun-alun Majalaya. Sekarang nama lapak bukunya ‘Perintis Literasi’,” kata dia.

“Waktu itu saya dan intan ragu-ragu untuk melapak. Apalagi kebetulan waktu itu di alun-alun ada Satpol PP. Saya sama intan takut disangkanya berjualan dan digusur. Tapi dengan penuh keyakinan kami pun menggelar lapak,” kesannya.

Jam menunjukkan pukul 13.00 WIB, bertepatan dengan jam istirahatnya anak-anak SD Majalaya yang berada tepat di depan alun-alun. Ternyata anak-anak SD yang sedang beristirahat itu antusias. Mereka awalnya terlihat malu-malu.

“Mereka bertanya, “teteh, apa buku-buku ini gratis?” Dengan senang hati saya menjawab, “iya, ini gratis. Siapapun boleh baca. Mereka pun berbondong-bondong memenuhi lapak. Sungguh di luar dugaan. Saya dan intan tersenyum senang dengan sambutan di hari pertama melapak itu,” tutur Nelly.

Nelly&Komunitas Perintis Literasi

Karena saat ini Nelly sudah bekerja, lapak perpustakaan gratis Perintis Literasi ini buka tiap hari Minggu mulai jam 13.00 sampai 17.00 WIB. Dari awalnya hanya mereka berdua, Perintis Literasi kini beranggotakan 10 remaja yang tertarik ikut gabung di kegiatan mereka.

Tanpa sengaja, Nelly pun sudah membentuk sebuah komunitas literasi. Nelly mengakui, faktor lingkungan yang mendorongnya membuka lapak baca ini. Ia melihat dan mengkritisi lingkungannya.

“Anak-anak sekarang lebih suka bermain gadget dan kecanduan game. Orang-orang di lingkungan saya gampang percaya dengan berita, tanpa memastikan dulu apakah berita itu benar atau hoaks. Orang-orang menjadi individualis karena dunia yang semakin modern. Mungkin salah satu alasan itu semua terjadi karena kurangnya minat membaca,” terangnya.

Ditambah lagi, kata dia, memang tidak tersedia perpustakaan umum di sekitar majalaya. “Saya pikir meskipun dunia semakin modern, tetap kebiasaan untuk membaca buku ataupun membaca lingkungan sekitar mesti terus ditanamkan. Agar kita peka dan kritis terhadap keadaan sekitar. Karena manusia itu memang mahluk sosial yang harus peka satu sama lain,” tuturnya.

Melalui kegiatan, ini Nelly mengaku merasa senang bisa berbagi ilmu dan kebahagiaan. “Kalau dari kegiatan lapakkan alhamdulillah anak-anak pada senang bermain sambil belajar. Remaja-remaja seumuran saya suka minjem buku lapakkan untuk dibaca di rumah. Orangtua yang bawa anak di alun-alun suka titipin anaknya untuk belajar,” kata dia.

Nelly berharap, lapak baca gratis Perintis Literasi bisa menjadi lentera bagi masyarakat. “Semoga makin banyak memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ucapnya.

Solusi problem sosial bisa dilakukan siapapun, walau bermula dari inisiatif dua gadis belia dan teman-temannya. Are you? *** by Denni Hamdani/Balebandung.com.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – KONI Kabupaten Bandung tetap optimistis membidik 100 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026, meskipun menghadapi keterbatasan anggaran. Optimisme tersebut bertumpu pada pola pembinaan atlet yang telah berjalan sejak awal serta potensi sejumlah cabang olahraga andalan untuk mendulang medali. Ketua KONI Kabupaten Bandung, Yana Suryana yang akrab disapa […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Kabupaten Bandung membidik 100 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Target tersebut menjadi sasaran 1.464 atlet, pelatih, dan ofisial yang dikukuhkan dan dilepas menuju ajang olahraga tingkat provinsi itu di Gedung Gymnasium SOR Si Jalak Harupat, Kecamatan Kutawaringin, Sabtu (24/10/2026). Dari total kontingen tersebut, sebanyak 929 merupakan […]

Bale Bandung

CIPARAY, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) mengajak masyarakat memperkuat doa, rasa syukur, dan introspeksi diri sebagai ikhtiar bersama dalam menjaga keselamatan serta mendorong kemaslahatan Kabupaten Bandung. Ajakan tersebut disampaikan KDS saat menghadiri kegiatan istighosah dan doa bersama untuk keselamatan dan kemaslahatan Kabupaten Bandung di Pondok Pesantren Al-Munawwaroh Sapan, Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Sabtu […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Paduan suara FatNU Voice yang diinisiasi Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Bandung melalui Bidang Seni dan Budaya tampil perdana dalam Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kabupaten Bandung di Lapang Upakarti, Soreang, Kamis (22/10/2026). Kehadiran FatNU Voice menjadi langkah awal PC Fatayat NU Kabupaten Bandung dalam mengembangkan potensi kader perempuan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Polresta Bandung menggelar operasi penindakan premanisme dan pelanggaran penyakit masyarakat di wilayah Kecamatan Banjaran dan Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Kamis (22/10/2026). Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB tersebut, petugas mengamankan 21 orang yang diduga melakukan aktivitas berkedok pedagang asongan, juru parkir liar, dan pak ogah, serta menyita sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Sebagai bentuk komitmen dalam membangun generasi Qur’ani, BAZNAS Kabupaten Bandung turut mendukung kesejahteraan 1.012 guru ngaji melalui program bisyarah BAZNAS. Dukungan ini menjadi wujud kepedulian terhadap para pendidik Al-Qur’an yang selama ini berperan penting dalam membimbing anak-anak dan masyarakat mempelajari kitab suci. Di tengah besarnya tantangan pendidikan keagamaan, keberadaan guru ngaji menjadi […]