Bale Jabar

Reformasi Agraria, 1.250 Petani Garut Peroleh Hak Atas Tanah

×

Reformasi Agraria, 1.250 Petani Garut Peroleh Hak Atas Tanah

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan dalam penyerahan sertifikat hak atas tanah kepada 1.250 petani di Lapangan Badega Desa Cipangrametan Kab Garut, Rabu (13/4). by Humas Pemprov jabar
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan dalam penyerahan sertifikat hak atas tanah kepada 1.250 petani di Lapangan Badega Desa Cipangrametan Kab Garut, Rabu (13/4). by Humas Pemprov jabar
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan dalam penyerahan sertifikat hak atas tanah kepada 1.250 petani di Lapangan Badega Desa Cipangrametan Kab Garut, Rabu (13/4). by Humas Pemprov jabar

GARUT – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan dalam penyerahan sertifikat hak atas tanah kepada 1250 petani di Desa Cipangramatan dan Desa Karamatwangi Kecamatan Cikajang, serta Desa Jayabakti, Bojong dan Tanjungjaya Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut.

Penyerahan sertifikat hak atas tanah seluas total 343,94 Hektare dari Badan Pertanahan Nasional melalui program Reforma Agraria ini dilaksanakan di Lapangan Badega Desa Cipangrametan Kabupaten Garut, Rabu (13/04/16).

Gubernur menyambut baik dan mengapresiasi jajaran BPN atas komitmennya dalam menjalankan program reforma agraria untuk mensejahterakan masyarakat khususnya masyarakat Jawa Barat.

“Ini peristiwa yang bersejarah, selamat kepada 1.250 petani dan terimakasih kepada jajaran BPN yang sudah bekerja keras mensukseskan program reforma agraria ini di Kabupaten Garut,” kata Heryawan.

Aher pun berpesan kepada masyarakat penerima hak atas tanah agar memanfaatkan lahan sebaik-baiknya dan menegaskan untuk tidak menjualnya kepada pihak pemilik modal.

“Jangan tergiur tawaran dari pemilik modal yang akan membeli tanah. Tanah ini harus tetap jadi lahan produktif, ini untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, membuka lapangan kerja dan ketahanan
pangan,” tegasnya.

Aher beralasan meski sektor pertanian berada pada posisi ketiga penyumbang PDRB Jabar, namun belum mampu mensejahterakan pelakunya. Banyaknya pelaku yang berprofesi sebagai buruh tani dengan upah yang masih rendah dan kepemilikan lahan yang masih terbatas hanya di bawah 1 hektare. Ini mengakibatkan petani di pedesaan masih banyak yang berada dalam kategori miskin.

Pemprov Jabar, kata Aher, memiliki komitmen untuk mengembangkan sektor pertanian. Karena itu dia menginstruksikan kepada jajaran OPD terkait untuk memberikan pendampingan dan advokasi di lapangan guna mendorong para petani penerima sertifikat ini untuk bergabung dengan kelompok-kelompok tani berbadan hukum agar bantuan dari Pemprov Jabar dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan optimal.

“Kami punya program dan komitmen untuk meningkatkan sektor pertanian. Saya akan perintahkan OPD dan dan instansi di Pemkab Garut untuk mendampingi dan mengadvokasi para petani agar bantuan dari kami dapat tersalurkan,” jelas Aher.

Melalui program reforma agraria, BPN menyerahkan tanah seluas 383 Ha yang merupakan bekas tanah hak guna usaha yang telah dilepaskan atas nama PT Surya Andaka Mustika dan telah ditetapkan menjadi tanah negara oleh Kementerian ATR/ BPN dan dari 343 hektarnya diberikan untuk masyarakat secara gratis.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]