Bale Bandung

Bupati Bandung Ini Selamat Dari Berbagai Upaya Pembunuhan (4)

×

Bupati Bandung Ini Selamat Dari Berbagai Upaya Pembunuhan (4)

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung ke-10 RAA Martanegara
Bupati Bandung ke-10 RAA Martanegara
Bupati Bandung ke-10 RAA Martanegara. Repro by RA Garlika Martanegara

BALEBANDUNG – Pada 29 Juni 1893, Asisten Residen Sukapura Kolot, Paten, memberitahukan tentang adanya telegram dari Residen Harders yang berisi keputusan Gubernur Jenderal di atas kepada RAA Martanegara.

Patih Sumanagara yang juga mendapat pemberitahuan tentang pengangkatan itu, merasa kecewa dan sakit hati. Ia pun segera mengadakan pertemuan dengan para pendukungnya. Mereka sepakat untuk membunuh bupati yang baru diangkat dan para pejabat Belanda, yaitu residen, asisten residen, dan kontrolir.

Caranya, meledakkan beberapa tempat keramaian dengan dinamit agar menarik perhatian para pejabat untuk datang ke sama. Tempat-tempat tersebut adalah arena pacuan kuda Tegalega dan Jembatan Cikapundung. Bila para pejabat datang ke sana, disitulah para pembunuh akan beraksi. Selain itu, di bagian bawah kereta residen akan dipasang dinamit pada waktu tengah malam supaya kereta meledak bila sedang dipakai.

Untuk melicinkan rencananya, Patih Sumanagara menjanjikan akan memberikan hadiah dan kedudukan bila ia sudah menjadi Bupati Bandung. Misalnya, Raden Kartadireja (Wedana Conggeang) dijanjikan akan dijadikan Patih Bandung, sementara R Wira Sudibja akan dijadikan sesepuh Kabupaten Bandung. Juga, Patih Sumanagara menyuruh mencari para jawara untuk melaksanakan pembunuhan dengan janji akan diberi f500,00 bila berhasil membunuh para pejabat. Sementara Patih Sumanagara sibuk mempersiapkan pesta penyambutan bupati baru di pendopo kabupaten, pembantu-pembantunya sibuk memasang dinamit.

Pada 10 Juli 1893, RAA Martanegara tiba di Bandung dan pada 14 Juli 1893 (malam hari). Saat pesta penyambutan bupati dilangsungkan, dinamit meledak di Tegalega dan di Jembatan Cikapundung. Ternyata, RAA Martanegara hanya menyuruh Patih Sumanagara dan Raden Kartadireja untuk memeriksa ledakan itu. Para pejabat Belanda juga tidak datang ke lokasi.

Pada 15 Juli 1893, RAA Martanegara dilantik sebagai Bupati Bandung dengan dihadiri oleh patih, wedana-wedana, camat-camat, para juru tulis, kepala desa se-Afdeling Bandung, serta para pejabat Eropa beserta istri.

Baca Juga  Panwaslu Kab Bandung Gandeng Polres dan Kejaksaan Launching Gakumdu

Mengetahui bahwa rencananya gagal, Patih Sumanagara berusaha melemparkan kesalahan kepada orang lain. Ia menyuruh Natanagara dan Lurah Ciateul menyimpan dinamit di rumah Raden Nata Ambia, saudara bupati yang baru meninggal. Sebagian lagi disimpan di rumah penduduk di daerah Kejaksaan agar hoofd jaksa dituduh terlibat. Selanjutnya, disebarluaskan berita simpang siur tentang peledakan itu untuk membingungkan polisi.

Hasil penyelidikan polisi yang dibantu oleh mata-mata (telik sandi) bantuan Bupati Sumedang, Garut dan Cianjur membuktikan bahwa Patih Sumanagara dengan kawan-kawannya telah merencanakan pembunuhan. Sebelum Sumanagara ditangkap (karena penyidikan itu memerlukan waktu cukup lama), ia sempat dimutasikan menjadi Patih Sukapura Kolot.

Patih Sumanagara ditangkap dan diadili. Hukuman pengasingan harus dijalaninya di Ternate hingga meninggal di sana. Kelak ia sering disebut sebagai Patih Ternate. Para pendukungnya, yaitu Raden Rangga Kartadireja, dibuang ke Banjarmasin, Raden Demang Suriadipraja dibuang ke Pontianak, Raden Wira Sudibja dibuang ke Menado, Raden Danunagara dibuang ke Tanjung Pinang, Raden Natanagara dibuang ke Timor, Argawijaya dan Kiai Abdul Kahar dibuang ke Ambon, sedangkan Ba Kamsiah dan Jahali dibuang ke Padang.

Khusus mengenai Raden Natanagara, dalam besluit Gubernur Jenderal 20 Spetember 1893 dinyatakan bahwa sering terlibat dalam berbagai pencurian dan terlibat dalam percobaan pembunuhan yang gagal. Raden Natanagara dilaporkan telah menyuruh Haji Bahar dan Muhalin membeli cyankalium untuk meracuni sumur Bupati RAA Martanegara. Tetapi usahanya itu gagal.

Selain itu, ia juga dilaporkan pernah meminta bantuan Konsul Inggris di Batavia dan Susuhunan Surakarta untuk melakukan pemberontakan terhadap Belanda. Sebagai akibat dari kejahatan yang bertubi-tubi ini, Raden Natanagara yang semula didakwa melakukan tindakan kriminal biasa, menjadi terdakwa politik dengan tuduhan mengacau keamanan dan ketertiban. [Hanca]

Baca Juga  Rajiv Blusukan Menyapa Masyarakat Sambil Membagikan Paket Sembako

Di-online-kan Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Kab Bandung ke-375, 20 April 2016.
Sumber :
– Garlika Martanegara
– Nina H Lubis, Konflik Elite Birokrasi; Biografi Politik Bupati RAA Martanagara

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pemkab Bandung bekerjasama dengan Lanud Sulaiman dan Lanud Husein Sastranegara merealisasikan teknik penebaran benih pohon melalui udara secara massif dengan menggunakan pesawat, Sabtu 31 Januari 2026. Teknik yang disebut aeroseeding ini membawa 8 ton benih pohon berupa biji-bijian pohon keras maupun buah-buahan untuk disebar dengan menggunakan pesawat. Penebaran dilakukan ke lahan-lahan kritis […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Rancaekek Kabupaten Bandung dipermasalahkan orang tua siswa karena menu yang dihidangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga rawan keracunan. Kekhawatiran ortu siswa ini cukup beralasan mengingat banyaknya kasus keracunan yang beredar luas di media massa maupun media sosial dengan korban ribuan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Memperingati Satu Abad Hari Lahir NU (Masehi) yang jatuh pada 31 Januari 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang bendera NU maupun bendera Banom NU, di tiap sekretariat seluruh tingkatan dan pondok pesantren maupun lembaha pendidikan NU mulai Kamis 29 Januari hingga Minggu 1 Februari […]

Bale Bandung

SOREANG – Polresta Bandung melalui Unit III Ranmor telah melaksanakan Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dalam perkara tindak pidana pengrusakan yang terjadi di wilayah Pangalengan. Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara menyebut sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bandung. Sebagai bentuk langkah preventif, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung. Surat edaran ini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Pemkab Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan penetapan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kabupaten Bandung berhasil meraih nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) tertinggi se-Jawa Barat. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Deputi BPKP Nomor PE.09.04/S-456/D4/04/2025 tanggal […]