Bale Bandung

Gagasan SIM Seumur Hidup PKS Siap Diuji Publik

×

Gagasan SIM Seumur Hidup PKS Siap Diuji Publik

Sebarkan artikel ini

BANDUNG – Pengamat Politik Universitas Padjadjaran, Prof Muradi, PhD menyatakan di media bahwa janji PKS untuk memberlakukan SIM seumur hidup merupakan hal mustahil, ngawur, ekstrim, berlebihan dan membahayakan banyak pihak.

Prof Muradi beralasan karena di banyak negara berlaku lima tahun, SIM menunjukkan kapasitas dan kemampuan seseorang dalam mengemudikan kendaraan bermotor, serta SIM melibatkan banyak orang.

“Pernyataan Prof Muradi menunjukkan kebelumpahaman beliau atas komitmen perjuangan PKS terkait SIM seumur hidup. Di beberapa negara maju sudah diberlakukan SIM seumur hidup. Jadi gagasan SIM seumur hidup jelas bukan hal yang mustahil,” kata Sekjen Gema Keadilan Jawa Barat Dr Indra Kusumah dalam rilisnya, Kamis (21/3/19).

Indra yang juga mantan Presiden BEM UNPAD 2005 pun menyatakan PKS bukan yang pertama di Indonesia mengusulkan pemberlakuan SIM seumur hidup. Sebelumnya, IPW (Indonesia Police Watch) secara terbuka mengusulkan pemberlakuan SIM seumur hidup sebagai upaya menghapus praktik korupsi dalam proses pengurusan SIM dan karena di beberapa negara maju pun sudah diberlakukan SIM seumur hidup.

Gagasan PKS untuk memberlakukan SIM seumur hidup, kata Indra, sejatinya adalah kritik solutif atas pengelolaan SIM selama ini. Perpanjangan SIM setiap lima tahun selama ini lebih ke formalitas semata.

Menurutnya, kalaupun ada yang beralasan itu untuk menguji kemampuan mengemudi, faktanya tidak ada tes ulang kemampuan mengemudi, yang ada tes kesehatan itupun notabene formalitas semata. Orang yang harus dites ulang adalah yang terlambat bayar.

Orang yang terlambat bayar ada dua kemungkinan, yang bersangkutan lalai atau tidak punya uang sampai batas terakhir perpanjangan. Orang yang tidak punya uang untuk bayar perpanjangan jelas bukan orang kaya, tapi orang miskin.

“Jadi, inti perpanjangan SIM selama ini adalah bayar uangnya dan tidak ada tes ulang kemampuan mengemudi. Kondisi itu menyebabkan orang miskin yang tidak punya uang untuk bayar biaya perpanjangan SIM sebagai korban. Padahal kemampuan mengemudinya tidak hilang hanya karena tidak punya SIM,” beber Indra yang juga caleg DPR RI Dapil Jabar 1 (Kota Bandung dan Cimahi).

Indra membantah kekhawatiran terhadap kondisi ekstrim seperti pemilik SIM yang mengalami kelumpuhan atau tuna netra. Ia beralasan orang-orang yang mengalami kondisi ekstrim seperti itu insya Allah tahu diri dan tidak akan mengemudi kendaraan.

“Saya belum pernah menemukan ada orang lumpuh atau tuna netra yang memaksa mengemudikan kendaraan dan ugal-ugalan di jalan dengan alasan masih punya SIM. Justru yang banyak melakukan pelanggaran dan ugal-ugalan adalah para pemilik SIM yang sehat,” tukas Indra.

Ini menunjukkan ada yang salah dalam pengurusan SIM selama ini. Oleh karena itulah selain memperjuangkan SIM seumur hidup yang didapatkan dengan proses ketat, PKS pun mendorong penegakan hukum atas pelanggaran peraturan lalu lintas.

Komitmen PKS memperjuangkan RUU untuk pemberlakuan SIM seumur hidup adalah hasil kajian lama dan mendalam di internal PKS. PKS pun menyatakan kesiapan uji publik gagasan-gagasan perjuangannya di institusi kampus sebagai lembaga intelektual.

“Kami siap berdiskusi secara terbuka dengan berbagai elemen masyarakat terkait SIM seumur hidup dan gagasan PKS lainnya yang menjadi komitmen perjuangan PKS di parlemen periode 2019-2024. Gagasan PKS pun siap diuji publik di kampus. Saya yakin kampus yang dihuni insan intelektual sejati tidak akan sembarangan menerima atau menolak sebuah gagasan tanpa melakukan kajian mendalam,” pungkas Indra.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]