Bale Bandung

Syarikat Islam Jaga Jarak dengan Parpol, tapi…

×

Syarikat Islam Jaga Jarak dengan Parpol, tapi…

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Dr Hamdan Zoelva SH MH saat menjadi keynote speech pada Inspiring Seminar yang digelar Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kab Bandung, di Aula Madrasah YPI Qoryah Cikoneng, Kec Ciparay, Kab Bandung, Sabtu (7/5). by Mang Bale
Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Dr Hamdan Zoelva SH MH saat menjadi keynote speech pada Inspiring Seminar yang digelar Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kab Bandung, di Aula Madrasah YPI Qoryah Cikoneng, Kec Ciparay, Kab Bandung, Sabtu (7/5). by Mang Bale
Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Dr Hamdan Zoelva SH MH saat menjadi keynote speech pada Inspiring Seminar yang digelar Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kab Bandung, di Aula Madrasah YPI Qoryah Cikoneng, Kec Ciparay, Kab Bandung, Sabtu (7/5). by Mang Bale

CIPARAY – Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Dr Hamdan Zoelva SH MH menegaskan Syarikat Islam tidak akan menjadi partai politik dan akan menjaga jarak dengan semua partai politik. Kendati begitu pihaknya akan mempersilahkan kader-kader SI untuk terjun berpolitik praktis di parpol manapun.

“Tapi secara organisasi, SI akan menjaga jarak dengan parpol manapun,” tandas Hamdan kepada Balebandung.com, usai menjadi keynote speaker pada Inspiring Seminar yang digelar Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kab Bandung, di Aula Madrasah YPI Qoryah Cikoneng, Kec Ciparay, Kab Bandung, Sabtu (7/5/16).

Akan tetapi, tukas Hamdan, hal itu bukan berarti SI meninggalkan politik sama sekali. “Nanti kita ada Dewan Politik di mana kita akan punya sekolah-sekolah atau kursus-kursus politik bagi kader SI. Nanti hasil dari kursus politik inilah yang akan menyebar para kader ke setiap parpol yang ada,” terangnya.

Menurutnya, sekolah politik Syarikat Islam akan melahirkan kader-kader politik Indonesia yang Islami, berkahlakul karimah serta tulus dalam mengawal Indonesia untuk memajukan kesejahteraan rakyat. “Menjadikan sekolah kader politik yang kadernya akan kami persembahkan kepada parpol-parpol yang ada. Semoga ini akan ikut memperbaiki keadaan kita dan parpol-parpol yang pragmatis dan mengalami kemunduran dalam idealisme,” harap Hamdan.

Terkait image atau citra SI yang dicap ada kedekatan emosional dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hamdan bilang hal itu lantaran salah satu pendiri SI adalah orang PPP. Tapi kenyataannya saat ini, banyak kader SI yang ikut bergabung ke berbagai parpol lainnya selain PPP.

“Sekarang ini kader SI ada di hampir semua parpol yang ada. Bahkan ketua-ketua SI di berbagai cabang ada orang PPP, PBB, Golkar, orang Gerindra, Hanura, macam-macam parpol hampir ada semua.” sebutnya.

Inspiring Seminar yang digelar PC Pemuda Muslimin Kab Bandung, di Aula Madrasah YPI Qoryah Cikoneng, Kec Ciparay, mengambil tema Tomorrow Will Be Better; “Peluang dan Tantangan Generasi Muda Indonesia dalam Masyarakat Ekonomi Asean” ini juga dihadiri anggota DPR RI Dadang Rusdiana dan Ketua Pengurus Besar Pemuda Muslimin Indonesia yang juga Sekretaris Bidang Siyasah Syarikat Islam Ervan Taufik.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]