Bale Bandung

Kang Deding Ishak : Bantuan Disesuaikan Kebutuhan Warga

×

Kang Deding Ishak : Bantuan Disesuaikan Kebutuhan Warga

Sebarkan artikel ini
Balonbup Bandung dari Partai Golkar, Deding Ishak (kopiah putih) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di di Kampung Bojongpulus, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Senin (23/3/20). IST/VISI
Balonbup Bandung dari Partai Golkar, Deding Ishak (kopiah putih) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di di Kampung Bojongpulus, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Senin (23/3/20). IST/VISI

RANCAEKEK, Balebandung.com – Bakal calon Bupati Bandung dari Partai Golkar Deding Ishak kembali menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Bandung. Setelah di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, kali ini Deding menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kampung Bojongpulus, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Bantuan sosial diberikan berupa kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) yang diterima Kepala Desa Bojongloa Ayeng didampingi perangkat desa dan perwakilan tokoh masyarakat dan warga RW 07 Kampung Bojongpulus. Bantuan berupa sembako di antaranya mi instan, minyak kelapa, dan biskuit.

“Berbagai bantuan yang diberikan ini menyesuaikan aspirasi dan kebutuhan warga,” kata Deding Ishak, Selasa (24/3/20).

Memang jumlahnya tak banyak, tukas Deding. Namun setidaknya bisa membantu masyarakat tatkala nanti menghadapi musibah banjir kembali.

“Kita tentu berdoa dan berusaha agar jangan sampai musibah banjir datang kembali. Sehingga masyarakat tidak menjadi susah dan menderita,” ucap mantan anggota DPR RI dua periode ini.

Bantuan tidak hanya bagi warga yang terdampak banjir di Kampung Bojongpulus Rancaekek, namun juga bagi masyarakat kurang mampu pada umumnya agar bisa sejahtera.

“Sekaligus meningkatkan kesadaran dan kesetiakawanan sosial. Apalah artinya hidup ini tanpa berbagi kepada sesama warga,” imbuh Deding.

Kepala Desa Bojongloa Ayeng menilai bantuan yang diberikan Deding sangat bermanfaat. “Walaupun banjir sudah surut, perhatian Kang Deding kepada masyarakat Bojongpulus Rancaekek tetap besar,” ucap Ayeng.

Ia mengungkapkan banjir beberapa kali terjadi selama musim hujan. Karena secara lintasannya, daerah tersebut dilewati Sungai Cikeruh Sumedang yang berakibat pada pelimpahan debit air yang melewati sungai dan disertai tebalnya lumpur. “Warga juga kesulitan menyelamatkan harta bendanya,” ujarnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]