Bale Jabar

Pengusaha Berbagi Cara Kembangkan Usaha di Tengah Pandemi

×

Pengusaha Berbagi Cara Kembangkan Usaha di Tengah Pandemi

Sebarkan artikel ini
Webinar SBM ITB Sabtu (27/6/20).
Webinar SBM ITB Sabtu (27/6/20).

BANDUNG, Balebandung.com – Bisnis saat ini berada dalam ketidakpastian. Tidak hanya dari sisi disrupsi teknologi ataupun perang dagang, tapi juga terkena imbas pandemi Covid-19. Pandemi ini memperlihatkan ketidaksiapan hampir semua sektor, seperti perekonomian.

Dekan Sekolah Bisnis Manajemen Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Utomo Sarjono Putro mengatakan, Covid-19 memaksa pelaku usaha mengakses digital dengan baik. Persoalannya, rata-rata UMKM di Indonesia bermasalah dengan akses digital. UMKM membutuhkan teknologi yang mudah digunakan.

“Untuk itulah kami menyelenggarakan webinar Grow Your Businesses in the Mid of Pandemic ini. Tema tersebut relevan dengan persoalan UMKM saat ini,” tutur Utomo dalam webinar, Sabtu (27/6/2020).

Webinar ini menghadirkan Director Incubator SBM/LPK ITB Dina Dellyana, Co Founder Bukalapak and Director Telkom Digital Fajrin Rasyid, Founder Upnormal Rex Marindo, dan Co-Founder Tiket.com, Geary Undarsa.

Director Incubator SBM/LPK ITB Dina Dellyana mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya melakukan penelitian terhadap 425 UMKM, didominasi fashion dan kuliner. Kuisioner yang dijawab daring pada 24 Maret-14 April 2020 ini ingin melihat imbas covid terjadap industri kreatif selama fase awal (fase kaget).

Hasilnya, 98 persen UMKM sektor industri kreatif terkena dampak negatif Covid-19. Sekitar 70 persen mengalami penundaan proyek atau pekerjaan. Lainnya 67 persen mengalami penurunan penjualan dan pemasukan.

Kemudian 59 persen mengalami pembatalan proyek. Ada 21 persen mengalami kesulitan mencari bahan baku. Hanya 8 persen yang mengalami penambahan omzet, ini terjadi di sektor games dan animasi.

Menghadapi ini, para UMKM mengambil langkah berbeda ada yang mengubah produk dan menambah layanan. Seperti UMKM fashion beralih membuat masker. Bahkan ada startup digital menjual kopi, yang penting cashflow berjalan.

Baca Juga  Nih, Gercep Bupati Tangani Zona Merah

Selain itu, industri kreatif lebih humanis. Efisiensi yang dilakukan lebih ke operasional. Sedangkan karyawan, menjadi hal terakhir yang mereka sentuh. Pelaku industri kreatif sangat tidak setuju dengan pengurangan karyawan karena tidak tega, kasihan.

“Mereka coba subsidi. Mereka tidak mau PHK, paling penundaan gaji terutama di top level. Mereka mencari sumber pemasukan baru, membuat produk baru sesuai kebutuhan pandemi,” ungkapnya.

Untuk itu, ada strategi jangka pendek, menengah, dan panjang yang diusulkan. Seperti kolaborasi dengan subsektor lain, mengubah cara pembayaran, kurangi pos yang tidak perlu. Kemudian, adaptasi dengan new normal, fleksibilitas budgeting, tingkatkan skill, stabilitas supply chain, lebih adaptif dalam merespons, dan lainnya.

Hadapi AKB
Salah satu perusahaan yang berhasil bertahan adalah Upnormal. Founder Upnormal, Rex Marindo menyampaikan 10 hal yang sebaiknya dimiliki UMKM kuliner memasuki era new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB). “Kesepuluh hal ini akan menjadi kelebihan dari UMKM kuliner tersebut,” sebut Rex.

Ke-10 hal itu yakni pertama, membangun database dan manajemen. Cara mudahnya dengan memanfaatkan WA business. Kedua, learning organization is a must atau perusahaan harus terus update dan mengejar ketertinggalan.

Ketiga, mengadaptasi perilaku new normal. Keempat, modal rendah, perputaran bisnis cepat. Kelima, digitalisasi. Ini adalah hal penting dan punya kontribusi besar di bisnis food and beverage.

Keenam, menjadikan inovasi sebagai DNA. Ketujuh, menjaga merek, karena merek sesuatu yang penting. Delapan, mencari channel dan pendapatan alternatif.

Kesembilan, giving and caring. Yang dipedulikan customer saat ini, brand yang peduli. Karena itu jangan melulu berjualan, tapi buat kegiatan yang bisa mengikat emosi costumer. Terakhir, model bisnis yang cepat dan berskala.

Memulai Bisnis
Dalam webinar tersebut, Co Founder Tiket.com, Gaery Undarsa menyampaikan bagaimana perusahaannya bertahan meskipun dampak buruk pandemi menghantam usahanya habis-habisan.

Baca Juga  Nekad Antar Pemudik, Travel Gelap Ditindak Polisi

Salah satu yang membuat Tiket.com bertahan adalah budaya atau nilai perusahaan yang dipegang yakni 3F. Pertama, fast atau cepat. Bagaimana perusahaan merespons dengan cepat berbagai persoalan, tidak bertele-tele. Begitupun saat Covid-19 menghantam.

Kedua, fleksibel. Ketiga, hal yang sering dilupa, yakni friendly. Indonesia terkenal paling bersahabat. Bahkan hidup di Indonesia, punya relasi lebih penting dibanding punya uang.

Sementara itu, Fajrin Rasyid, Co Founder Bukalapak yang kini menjadi Direktur Digital Telkom membagikan cara membangun startup. “Rumusnya why, how, and what. Jadi dari luar dulu baru ke dalam,” tutur Fajrin.

Why dalam artian temukan apa masalahnya, mengapa masalah itu terjadi, seberapa besar masalah itu mengganggu dan berpengaruh pada seberapa banyak orang.

Setelah menemukan masalahnya, bagaimana solusi yang ditawarkan, kenapa solusi itu penting. Dari sana, baru berbicara produk, keluarkan ide briliannya dan eksekusilah.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BALEPAKUAN, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna dilantik menjadi Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat (MUI Jabar) masa khidmat 2025-2030 di Bale Pakuan, Kota Bandung, Selasa (27/1/2026). Turut menyaksikan pelantikan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, Wagub Jabar Erwan Setiawan, Sekda Jabar Herman Suryatman dan jajaran Forkompimda Jabar […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Peristiwa Malari (Malapetaka Lima Belas Januari 1974) bukan sekadar catatan kerusuhan yang tak bisa lepas dari sosok Hariman Siregar. Di balik itu ada pesan moral kuat yang masih relevan untuk saat ini. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menanggapi peringatan Malari yang digelar hari ini di Universitas […]

Bale Jabar

PANGANDARAN, balebandung.com – Tim SAR Gabungan mendapatkan informasi dari nelayan Cilacap KM Murah Rezeki di Perairan Pangandaran atas ditemukannya jasad seorang atlet terjun payung, sekitar pukul 07.45 WIB, Jumat 2 Januari 2026. Jasad dengan tanda-tanda korban yang dicari atas nama almarhumah Purn Korpasgat Widiasih (58) ditemukan mengapung di Perairan Bagolo dengan jarak 9 Nautical Mile […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sepanjang tahun 2025, Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat telah menyelesaikan 503 permohonan sengketa informasi publik dari total 775 register sengketa yang ditangani. Ini bukan sekadar deret angka administratif. Ini adalah kesaksian tentang amanah kekuasaan dan keberanian negara untuk hadir ketika hak warga diuji. Angka ini bukan hanya indikator kinerja kelembagaan, melainkan potret […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ajakan rutin untuk sholat tahajud lewat whatsApp Grup keluarga besar alumni Pondok Pesantren Ibadurrahman YLPI Tegallega Sukabumi berbuah apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan. Apresiasi itu disampaikan Erwan secara spontan melalui Ketua Umum IKAL Pondok Pesantren tersebut, Toto Izul Fatah, di Bandung, Selasa (30/12/2025). Kegiatan dilakukan dalam rangkaian program […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Surat yang berisi intruksi DPD Gerindra Jawa Barat kepada seluruh DPC dan para kadernya untuk  tidak merayakan tahun baru dengan pesta pora dan menggantinya dengan Doa Bersama, sangat layak jadi inspirasi kebijakan nasional. Terutama, dalam suasana duka musibah banjir di wilayah Sumatra yang menelan banyak korban jiwa. “Instruksi Ketua Gerindra Jabar soal […]