Bale Bandung

16 Pasar di-Rapid Test Pemkab Bandung

×

16 Pasar di-Rapid Test Pemkab Bandung

Sebarkan artikel ini
Kadinkes Kab Bandung drg Grace M Purnami
Kadinkes Kab Bandung drg Grace M Purnami

SOREANG, Balebandung.com – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) telah menggelar rapid test di 16 pasar hingga 8 Juli 2020. Hal tersebut merupakan upaya mencegah munculnya klaster baru Covid-19 di Kabupaten Bandung.

“Sampai kemarin, kami telah melakukan rapid test di 16 pasar. Dari 2.107 peserta rapid, diketahui sebanyak 193 hasilnya reaktif. Tapi ketika dilakukan Swab / PCR Test, alhamdulillah 186 negatif dan sisanya masih menunggu hasil lab,” ungkap Kepala Dinkes Kabupaten Bandung Grace Mediana Purnami saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2020).

Selama beberapa hari ke depan pihaknya akan melakukan rapid test di tiga pasar lainnya. Yakni Pasar Arjasari dan Niagara di Kecamatan Majalaya pada Kamis (9/7), sementara Pasar Patrol Kecamatan Kutawaringin akan diselenggarakan pada hari senin (13/7).

“Tidak hanya pedagang, kami juga akan melakukan rapid kepada 9.418 anggota KPU dan Bawaslu, yang akan dilakukan dalam tiga hari yakni Kamis, Jumat dan Senin. Jika dijumlahkan, maka total rapid yang telah kami lakukan sekitar 18 ribu orang,” jelasnya.

Sedangkan untuk capaian PCR test, hingga 8 Juli 2020, Dinkes Kabupaten Bandung telah mengambil 4.095 sample. “Dengan hasil 3.060 negatif, 43 positif, dan 992 menunggu hasil lab,” urai Grace.

Kedepannya, Grace juga berencana melakukan rapid test di sejumlah tempat keramaian, misalnya mall dan sekolah. “Untuk sekolah dan pesantren, kami akan memberikan sosialisasi dan edukasi terlebih dahulu tentang penerapan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan pengecekan suhu tubuh. Jika suhunya melampaui 37,5 derajat, baru akan kami lakukan rapid,” jelas kadinkes.

Grace memaparkan, per 9 Juli 2020 jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Bandung mencapai 124 dengan kasus aktif sebanyak 25, sembuh 94 dan meninggal 5 orang.

“Adapun peningkatan angka kasus tersebut dikarenakan klaster baru, yakni 30 nakes (tenaga kesehatan) asal Kabupaten Bandung yang bekerja di Puskesmas Kota Bandung,” imbuh kadinkes.

Sementara untuk menangani pasien yang terpapar, pihaknya juga telah menyediakan ruang isolasi di Balai Latihan Kerja (BLK), Kelurahan Manggahang, Kecamatan Baleendah.

“Dari data terakhir, BLK telah merawat total 70 pasien. Alhamdulillah 58 telah dinyatakan sembuh dan selesai isolasi, dan 12 pasien masih dalam proses isolasi,” ucap Grace Mediana Purnami.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]