Bale Jabar

Unjuk Rasa Menolak UU Cipta Kerja Dimotori Operator Politik

×

Unjuk Rasa Menolak UU Cipta Kerja Dimotori Operator Politik

Sebarkan artikel ini
Guru Besar Unpad Bidang Keamanan Dalam Negeri Prof Muradi
Guru Besar Unpad Bidang Keamanan Dalam Negeri Prof Muradi

BANDUNG, Balebandung.com – Guru Besar Unpad (Universitas Padjadjaran) Bidang Keamanan Dalam Negeri Prof Muradi menilai bahwa unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja yang terjadi serempak dimulai Selasa (6/10/2020) hingga Kamis (8/10/2020) ditunggangi oleh operator politik.

“Aksi unjuk rasa pekan lalu masih dalam batas wajar, hal ini karena isu, massa dan penggerak masih bisa terbaca arahnya, sehingga yang ada dalam aksi kemarin itu hanya operator politik saja,” ungkap Muradi saat dihubungi, Selasa (13/102020).

Muradi melihat, langkah pemerintah cukup tegas dengan melakukan penangkapan kepada sejumlah tokoh pasca aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh disejumlah daerah. “Ini bukti pemerintah tegas, dan sudah melakukan langkah menjaga situasi,” jelasnya.

Menurut Muradi, jika dibandingkan dengan gerakan aksi 1998 silam dengan unjuk rasa pada pekan lalu tentu tidak sama. “Berbeda sekali. Termasuk dengan aksi unjuk rasa tahun 2019 lalu pun saat menolak RUU KPK, masih sangat jauh” jelasnya.

Muradi memandang apa yang dilakukan Polri hari ini menunjukkan bahwa memang aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh ada yang menunggangi. “Ini ketegasan pemerintah melalui Polri, dan ini akan terus ditelusuri Polri sampai kepada siapa donatur dari aksi ini,” terangnya.

Saat ditanya, adakah afiliasi ke partai Politik, Prof Muradi menyatakan bahwa hal ini akan dibuktikan oleh Polri, dari ditangkapnya sejumlah tokoh seperti Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat. “Kita percayakan kepada Polri untuk penegakan hukum, agar bisa mengungkap hingga tuntas siapa dalang dari aksi unjuk rasa yang berakhir kericuhan,” pungkasnya. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]